ilustrasi google (pexels.com/Ling App)
Salah satu fakta menarik lainnya adalah bahwa proyek awal Page dan Brin berkaitan dengan penelitian tentang perpustakaan digital. Mereka membayangkan bagaimana teknologi web crawler bisa digunakan untuk mengindeks koleksi buku dalam jumlah sangat besar. Dari penelitian tersebut, mereka mengembangkan BackRub, yang menggunakan konsep analisis hubungan atau sitasi untuk memahami relevansi informasi.
Gagasan tersebut kemudian berkembang jauh melampaui penelitian awal mereka. Google Books yang muncul bertahun-tahun kemudian juga masih memiliki kaitan dengan visi untuk membuat informasi dalam buku lebih mudah ditemukan. Menurut Google Books, proyek tersebut telah membantu membuat lebih dari 40 juta buku dapat ditemukan dalam lebih dari 400 bahasa.
Memasuki usia 28 tahun, Google punya perjalanan yang cukup panjang sebelum menjadi mesin pencari yang dikenal sekarang. Proyek tersebut awalnya bernama BackRub, dikembangkan oleh dua mahasiswa Stanford, dan sempat beroperasi dari garasi sebelum berkembang menjadi perusahaan teknologi global. Bahkan Doodle pertama Google sudah muncul sebelum perusahaan resmi berdiri.
Menariknya, akar Google juga gak hanya berkaitan dengan mesin pencari. Ide awalnya berhubungan dengan bagaimana informasi dan buku bisa diorganisasi serta ditemukan menggunakan teknologi. Di balik halaman pencarian yang terlihat sederhana, ada perjalanan panjang yang dimulai dari eksperimen penelitian, komputer sederhana, dan gagasan tentang cara baru menemukan informasi di internet.