Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
game Indonesia 2026
game Indonesia yang layak ditunggu pada 2026 (dok. Berangin Creative/Kejora | dok. Eksil Team/Acts of Blood)

Game kini tidak lagi dipandang sebatas hiburan, melainkan telah berkembang menjadi industri dengan potensi finansial yang menjanjikan. Amerika Serikat, Jepang, dan Korea Selatan menjadi pionir dalam industri berkat praktik dan inovasi mereka yang berhasil. Berbekal kekayaan budaya dan kreativitas yang melimpah, Indonesia sebenarnya memiliki potensi untuk menunjukkan taringnya.

Sepanjang 2025, sejumlah karya developer lokal berhasil mencuri perhatian gamer. Di antaranya ialah Pikabuu: STOP! (2025) dari JoyKeratif yang mengangkat bahaya judi online serta 1998: The Toll Keeper Story (2025) garapan Gamechanger Studio dengan latar gejolak Reformasi '98. Memasuki 2026, deretan game buatan developer Indonesia berikut siap menawarkan konsep menarik dengan kualitas yang tak kalah dari studio luar negeri.

1. Kejora (2026)

cuplikan Kejora (dok. Berangin Creative/Kejora)

Kejora merupakan game indie besutan Berangin Creative yang digambar menggunakan tangan (hand-drawn). Ia berfokus pada kisah seorang gadis bernama Kejora yang mulai menyadari kejanggalan di balik desa tempat ia dibesarkan. Bersama dua sahabatnya, Kejora berusaha mengungkap misteri tersebut sambil bertahan dari teror makhluk mengerikan.

Kejora menampilkan gaya animasi 2D yang mengingatkanmu dengan film-film Studio Ghibli. Gameplay-nya memadukan elemen side-scrolling dengan teka-teki yang menarik untuk dipecahkan. Sekilas, Kejora terlihat mirip dengan A Space for the Unbound (2022) karena sama-sama menitikberatkan pada narasi mendalam dan atmosfer yang memikat.

Informasi Game

Judul: Kejora

Developer: Berangin Creative

Platform: PC, PS4, PS5, Nintendo Switch

Tanggal Rilis: 14 Januari 2026

2. Acts of Blood (2026)

cuplikan pertarungan dalam Acts of Blood (dok. Eksil Team/Acts of Blood)

Penasaran bagaimana jadinya jika Sleeping Dogs (2012) dan Sifu (2021) berlokasi di Tanah Air? Rasa ingin tahumu akan terjawab lewat Acts of Blood karya Eksil Team asal Bandung. Berlatar di kota fiktif Bandapa, game ini menempatkanmu sebagai Hendra yang berusaha membalaskan dendam atas kematian ayahnya.

Dalam ajang Summer Game Fest 2025, Acts of Blood membuktikan bahwa developer Indonesia mampu meracik game action berkelas internasional tanpa meninggalkan identitas lokal. Ia menghadirkan aksi brutal dengan beragam cara, mulai dari pertarungan tangan kosong hingga penggunaan senjata api. Sambil menunggu perilisannya, kamu sudah bisa bermain sebagai Hendra melalui demo yang tersedia di Steam secara gratis.

Informasi Game

Judul: Acts of Blood

Developer: Eksil Team

Platform: PC

Tanggal Rilis: Musim Panas 2026

3. Agni: Village of Calamity (2026)

Agni dalam Agni: Village of Calamity (dok. Separuh Interactive/Agni: Village of Calamity)

Acts of Blood bukanlah satu-satunya game Indonesia yang tampil di ajang internasional. Dalam Tokyo Game Show 2025 dan ID@Xbox Showcase Fall 2025, Separuh Interactive memperkenalkan karya perdana mereka di genre survival horror yang berjudul Agni: Village of Calamity. Kamu berperan sebagai Agni, seorang investigator yang menyelidiki sebuah desa terpencil.

Agni: Village of Calamity meramu mitologi Indonesia yang sarat nuansa horor dengan grafik modern berkat Unreal Engine 5. Pengaruh waralaba Resident Evil dan Silent Hill dapat kamu rasakan lewat atmosfer mencekam, kamera sinematik, serta tekanan psikologis yang intens. Untuk bertahan hidup, kamu harus terjun ke dalam pertarungan melawan monster-monster menyeramkan.

Informasi Game

Judul: Agni: Village of Calamity

Developer: Separuh Interactive

Platform: PC, Xbox Series X/S

Tanggal Rilis: TBA 2026

4. DreadOut 3 (2026)

Linda dalam DreadOut ketiga (dok. Digital Happiness/DreadOut 3)

DreadOut merupakan franchise horor yang telah dikenal luas, baik di tingkat nasional maupun internasional. Sejak debutnya pada 2014, ia menonjol melalui atmosfer horor khas Indonesia yang pernah menjadi mimpi buruk bagi para pengunjung warnet. Franchise legendaris ini akhirnya kembali lewat DreadOut 3 yang menceritakan Linda dalam menghadapi teror supranatural lintas dimensi.

Dari sisi teknis, DreadOut 3 menampilkan peningkatan grafik yang jauh lebih halus dibanding pendahulunya. Game ini tetap mempertahankan fitur ikonik Iris Phone untuk mendeteksi dan melawan makhluk halus. Untuk pertama kalinya, DreadOut 3 memungkinkanmu berganti perspektif first-person dan third-person secara bebas.

Informasi Game

Judul: DreadOut 3

Developer: Digital Happiness

Platform: PC, PS4, PS5, Xbox Series X/S

Tanggal Rilis: TBA 2026

5. Comanomaly (2026)

cuplikan gameplay Comanomaly (dok. Plexus Studio/Comanomaly)

Tak hanya bagi sutradara film, genre horor juga telah menggoda developer Indonesia untuk terus berkreasi. Comanomaly (sebelumnya Hanturium) menambah jajaran game horor pada 2026 yang siap memacu adrenalin. Ia berfokus pada Ida, seorang perawat yang mengalami kejadian mistis saat merawat pasien kaya raya di sebuah rumah sakit.

Comanomaly mengusung animasi khas komik klasik lokal yang menghadirkan nuansa nostalgia. Selain jumpscare, game ini juga menantangmu menebak pelaku di balik kejadian ganjil yang bisa berubah setiap kali permainan diulang. Comanomaly sudah bisa kamu mainkan sekarang melalui demo yang dapat diakses cuma-cuma di Steam.

Informasi Game

Judul: Comanomaly

Developer: Plexus Studio, Oray Studios

Platform: PC

Tanggal Rilis: TBA 2026

Tahun 2026 bukan hanya menjadi momen menyenangkan bagi gamer, tetapi juga panggung bagi developer Tanah Air yang semakin berani bereksperimen. Jangan ragu mendukung kelima game di atas dengan memasukannya ke dalam wishlist-mu!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team