4 Robot AI Imut yang Tampil di CES 2026, Ada Mirumi dan Cocomo
- Mirumi, robot berbulu yang menantang Labubu dengan desain emosional dan interaktif.
- Cocomo, robot peliharaan dengan suhu tubuh manusia dan kemampuan merespons suara dan sentuhan.
- Inu, robot mungil untuk menemani pemiliknya di meja kerja dengan interaksi sederhana melalui suara dan gerakan.
Ajang bergengsi CES (Consumer Electronics Show) 2026 kembali digelar di Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat, pada 6 hingga 9 Januari. Sejak pertama kali diselenggarakan pada 1967, pameran teknologi ini sudah lama dikenal sebagai panggung utama bagi peluncuran berbagai inovasi mutakhir. Gak heran kalau hingga kini banyak perusahaan teknologi raksasa hingga startup dari berbagai negara berlomba-lomba memamerkan produk dan terobosan terbaru mereka lewat pagelaran ini.
Salah satu inovasi yang konsisten mencuri perhatian setiap tahunnya hadir dari sektor robotika. Di era serba AI seperti sekarang, makin banyak perusahaan yang menyematkan teknologi kecerdasan buatan ke dalam robot buatan mereka. Menariknya, meski begitu rupanya gak semua robot dirancang dengan kemampuan kompleks, lho! Sejumlah robot di bawah ini justru tampil dengan desain imut dan kemampuan interaktifnya untuk memikat hati pengunjung CES 2026. Penasaran apa saja robot-robot tersebut?
1. Mirumi si robot berbulu yang siap tantang Labubu

Setelah Labubu dan tren boneka bag charm buatan Pop Mart lainnya merajai linimasa media sosial sepanjang 2025, kini muncul penantang baru dari ranah robotika. Namanya Mirumi, robot berbulu asal Jepang yang mulai mencuri perhatian berkat desain emosional dan kepribadiannya yang interaktif. Sebenarnya, robot menggemaskan ini sudah diperkenalkan pada ajang CES 2025. Namun, Mirumi mencuri sorotan lagi setelah kembali dipamerkan oleh Yukai Engineering di CES 2026.
Berbeda dari robot pada umumnya, Mirumi lebih menonjolkan kesan emosional. Penciptaan Mirumi sendiri tersinspirasi dari makhluk mitologi Jepang bernama Yokai yang dikenal cukup jahil, namun, menggemaskan. Karakteristik tersebut diterapkan pada kemampuan Mirumi yang bisa melakukan gestur kecil, seperti mengangguk, memiringkan kepala, dan merespons sentuhan. Robot bag charm ini dijadwalkan tersedia untuk pre-order melalui Kickstarter mulai 21 Januari 2026 dengan pilihan warna, pink, beige, dan abu-abu.
2. Cocomo hadir sebagai robot peliharaan untuk menemani aktivitas di rumah
Cocomo hadir sebagai robot peliharaan yang dirancang untuk menemani aktivitas saat di rumah dengan cara mengikuti pemiliknya. Selain itu, ia juga bisa merespons suara dan sentuhan. Bentuk dasarnya didesain menyerupai telur berbulu. Namun, versi yang dipamerkan di CES tampil mengenakan kostum oranye dengan telinga yang membuatnya mirip boneka beruang. Untuk bergerak, Cocomo menggunakan roda di bagian bawah. Meski begitu, ia tetap dilengkapi kaki kecil yang membuatnya jadi bisa diangkat dan dipeluk.
Keunikan Cocomo buatan Ludens AI ini terletak pada interaksi emosionalnya. Bagian luar tubuhnya dijaga mendekati suhu tubuh manusia, sekitar 98,6 derajat Fahrenheit. Suhunya bisa meningkat hingga 102 derajat saat dipeluk. Meski belum bisa berkomunikasi melalui kata-kata, Cocomo didesain bisa mengeluarkan bunyi dengungan dan suara lembut. Untuk informasi harga dan jadwal rilisnya sendiri saat ini belum diumumkan. Namun, Ludens sudah mulai membuka daftar tunggu untuk kampanye crowdfunding mendatang.
3. Inu dirancang untuk menemani pemiliknya di meja kerja
Selain Cocomo, Ludens AI juga menghadirkan robot mungil bernama Inu yang digambarkan sebagai boneka robot berbentuk alien. Berbeda dengan Cocomo yang bisa bergerak mengikuti pemiliknya, keberadaan Inu dirancang khusus untuk menemani aktivitas pemiliknya saat di meja kerja. Meski ukurannya kecil, Inu tetap terasa hidup berkat interaksi sederhana melalui suara dan gerakan. Misalnya, seperti goyangan ekor kecil saat merespons sentuhan dan satu mata yang bisa berkedip. Ke depannya, Ludens berencana meluncurkan kampanye crowdfunding untuk Inu pada 2026 ini.
4. Sweekar tampil jadi Tamagochi versi robotika AI
Takway, startup yang menargetkan diri sebagai Nintendo di era robotika berbasis AI, memperkenalkan mainan virtual pet bergaya Tamagotchi di CES 2026. Robot bernama Sweekar ini hadir sebagai mainan mungil seukuran telapak tangan dengan desain berbentuk telur. Ia dilengkapi telinga kecil dan layar yang berfungsi sebagai wajahnya. Seperti Tamagotchi, Sweekar perlu diberi makan dan dirawat supaya tetap bahagia dan sehat. Rancangan penggunaan seperti ini mendorong terjadinya interaksi rutin antara perangkat dan penggunanya.
Keunikan Sweekar terletak pada memori AI yang memungkinkan perangkat ini bisa mengenali suara dan mengingat aktivitas yang dilakukan bersama penggunanya. Seiring pertumbuhannya, Sweekar bakal berkembang jadi peliharaan yang semakin mandiri. Lambat laun, ia bisa menjalani petualangan virtualnya sendiri. Robot mainan ini tersedia dalam tiga warna, yakni pink, kuning, dan biru. Meski harga resminya belum diumumkan, Sweekar diperkirakan bakal dibanderol di kisaran USD100 (sekitar Rp1,6 juta) hingga USD150 (sekitar Rp2,5 juta).
Gak seperti robot kebanyakan yang dirancang untuk kebutuhan kompleks, robot-robot imut di atas justru tampil dengan kemampuannya yang terbilang cukup sederhana. Keempat robot ini lebih berfokus pada desainnya yang dibuat memikat hati dan kemampuan interaksinya yang dirancang untuk menemani pemiliknya. Dari sejumlah robot berpenampilan menggemaskan ini, kamu tertarik buat memiliki yang mana, nih?



















