Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
6 Game Menarik Buatan Sutradara Film Horor Ternama
Enslaved: Odyssey to the West (dok. Ninja Theory)
  • Enam sutradara film horor ternama seperti Jordan Peele, Guillermo del Toro, dan John Carpenter ternyata pernah terlibat langsung dalam pengembangan berbagai game dengan hasil yang beragam.
  • Kolaborasi lintas industri ini melahirkan proyek menarik seperti OD, Silent Hills, hingga Toxic Commando yang menunjukkan kedekatan dunia film horor dengan kreativitas dalam industri gaming.
  • Beberapa proyek sukses dirilis sementara lainnya gagal karena kendala dana atau publisher, menegaskan bahwa transisi dari layar lebar ke dunia game tidak selalu berjalan mulus.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Hubungan antara industri perfilman Hollywood dengan industri gaming memang tidak pernah mulus. Adaptasi game ke film maupun sebaliknya lebih sering mengecewakan ketimbang memuaskan. Menariknya, banyak sutradara besar yang ternyata penggemar berat game dan bahkan terlibat langsung dalam pengembangan sejumlah game. Namun di antara semua genre, horor tampaknya punya daya tarik tersendiri bagi para sineas, sehingga ada banyak sutradara film horor ternama yang tertarik merambah dunia game dengan hasil yang beragam. Ada yang melahirkan game luar biasa, ada yang kontroversial, dan tidak sedikit pula yang kandas di tengah jalan sebelum sempat dirilis. Berikut beberapa diantaranya.

1. Jordan Peele – OD

Jordan Peele adalah sutradara yang perjalanan kariernya terbilang unik. Awalnya dikenal sebagai komedian lewat duo Key & Peele, ia kemudian berhasil mengubah citranya secara drastis menjadi salah satu sutradara horor paling diperhitungkan di Hollywood, dimulai dari debutnya Get Out yang meraih Oscar. Di sisi lain, Hideo Kojima merupakan legenda industri gaming yang karyanya hampir selalu sinematik layaknya film.

Kini, keduanya bertemu dalam sebuah proyek kolaborasi yang cukup dinantikan yaitu game horor baru untuk Xbox berjudul OD. Peele diumumkan ikut terlibat sebagai bagian dari tim penulis yang dijuluki "The Avengers" dan OD digadang-gadang bakal menghadirkan pengalaman horor yang benar-benar berbeda dari yang pernah ada sebelumnya.

2. Alex Garland – Enslaved: Odyssey to the West

Alex Garland merupakan sutradara multitalenta dengan perjalanan kariernya cukup menarik untuk diikuti. Ia pertama kali dikenal sebagai novelis lewat The Beach, lalu beralih menjadi penulis naskah untuk 28 Days Later, sebelum akhirnya mantap menjadi sutradara film. Sebelum terjun penuh ke dunia perfilman, Garland ternyata sempat terlibat dalam industri gaming bersama Ninja Theory.

Di sana, ia ikut menulis cerita Enslaved: Odyssey to the West serta berkontribusi pada game reboot Devil May Cry. Setelah itu, Garland benar-benar fokus ke dunia film dan menghasilkan karya-karya luar biasa seperti Ex Machina, Annihilation, Men, Civil War dan Warfare. Kecintaannya terhadap game tampaknya belum padam dan itu dibuktikan lewat fakta bahwa ia kini sedang menyutradarai film adaptasi Elden Ring.

3. Guillermo del Toro – Silent Hills

Guillermo del Toro merupakan salah satu sineas paling unik di Hollywood. Bukan tanpa alasan, ia mampu menghadirkan horor puitis lewat Pan's Labyrinth, superhero dengan nuansa gelap lewat Blade II dan meraih Oscar lewat film makhluk misterius berjudul The Shape of Water. Selain itu, ia juga seorang gamer sejati yang selalu ingin berkontribusi pada industri gaming. Sayangnya, setiap proyek game yang ia sentuh berakhir tragis.

Sundown misalnya, mati karena masalah publisher, lalu inSane ikut tenggelam bersama bangkrutnya THQ dan yang paling memilukan adalah Silent Hills, proyek kolaborasinya dengan Hideo Kojima yang kandas akibat perpisahan panas antara Kojima dan Konami. Meski pada akhirnya gagal menggarap game-nya sendiri, ia sempat tampil sebagai salah satu karakter penting di game Kojima lainnya yaitu Death Stranding.  

4. George A. Romero – City of the Dead

George A. Romero bisa dibilang menjadi yang paling berjasa dalam membentuk tema zombie modern seperti yang dikenal sekarang. Lewat film horor low-budget berjudul Night of the Living Dead, ia menetapkan "aturan main" bagi zombie yaitu bergerak lambat, memangsa daging manusia, dan hanya bisa dihentikan dengan tembakan ke kepala. Di industri gaming, Romero ternyata sempat dua kali mencoba peruntungan.

Pertama, ia nyaris menjadi sutradara film adaptasi Resident Evil, sebelum akhirnya digantikan Paul W. S. Anderson. Kedua, pada pertengahan 2000-an, PH-nya mengembangkan City of the Dead, sebuah game FPS yang berlatar di semesta Living Dead dengan mekanisme mutilasi tubuh yang cukup canggih untuk zamannya. Sayangnya, game itu kandas di tahap pre-alpha setelah sang publisher, Hip Interactive, bangkrut pada 2005.

5. John Carpenter – John’s Carpenter Toxic Commando

John Carpenter, sutradara di balik film Halloween, The Thing, In the Mouth of Madness dan The Fog bukan hanya legenda di dunia horor, tapi juga penggemar berat game. Di sepanjang kariernya, ia beberapa kali mencoba masuk ke industri gaming, mulai dari cameo kecil di game The Thing, proyek game berjudul Snake Plissken yang kandas di tengah jalan, hingga game horor berjudul Psychopath yang gulung tikar karena masalah dana.

Satu-satunya yang benar-benar terwujud adalah perannya sebagai sutradara cutscene di F.E.A.R. 3. Kini, meski ia sudah pensiun dari industri perfilman, Carpenter justru menemukan petualangan baru yang lebih serius di industri gaming lewat Toxic Commando, game zombie co-op garapan Saber Interactive di mana ia terlibat langsung sebagai penulis sekaligus komposer.

6. James Gunn – Lollipop Chainsaw

Saat ini, James Gunn memang identik dengan film superhero. Ia menyutradarai film Superman terbaru, merampungkan trilogi Guardians of the Galaxy dan menjabat sebagai co-head DC Studios. Namun banyak yang lupa bahwa karier awalnya justru dibangun di dunia horor, mulai dari menulis naskah untuk film remake Dawn of the Dead hingga menyutradarai Slither. Latar belakang itulah yang mempertemukannya dengan industri gaming lewat Lollipop Chainsaw.

Gunn menyumbangkan dialog khasnya yang jenaka dan mengajak sederet aktor langganannya, sehingga game tersebut terasa seperti film horor berbalut komedi. Sejauh ini, Lollipop Chainsaw masih menjadi satu-satunya keterlibatan Gunn di industri gaming, meski ia sendiri sempat melontarkan keinginan untuk terlibat lebih jauh dalam pengembangan game-game berlisensi DC di masa depan.

Itulah tadi ulasan mengenai beberapa game menarik buatan sutradara film horor ternama. Selain 6 sutradara di atas, game buatan sutradara lain mana saja yang pernah kamu mainkan?

Editorial Team