Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Trilogi Game FPS Terbaik Sepanjang Masa

5 Trilogi Game FPS Terbaik Sepanjang Masa
Call of Duty 4: Modern Warfare (dok. Activision)
Intinya Sih
  • Artikel membahas lima trilogi game FPS legendaris yang dinilai sukses menciptakan pengalaman bermain saling melengkapi meski tiap serinya tidak selalu sempurna.
  • Kelima trilogi tersebut adalah Killzone, Resistance: Fall of Man, BioShock, Call of Duty: Modern Warfare, dan Halo yang masing-masing punya ciri khas gameplay serta cerita kuat.
  • Penulis menyoroti bagaimana setiap trilogi berkontribusi besar terhadap evolusi genre FPS melalui inovasi mekanik, karakter ikonik, dan dunia permainan yang berkesan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Sebuah trilogi game yang hebat tidak selalu berarti setiap game barunya harus sempurna karena menaikkan standar dua kali sekaligus dalam satu trilogi merupakan hal yang nyaris mustahil. Namun, yang terpenting adalah bagaimana ketiga game tersebut saling melengkapi dan bersama-sama menciptakan pengalaman bermain yang luar biasa. Di sepanjang sejarah industri gaming, telah lahir banyak trilogi game apik terutama yang mengusung genre FPS. Game-game tersebut luar biasa tidak hanya dari segi mekanisme gameplay, tapi juga orisinalitas dan kualitas secara keseluruhan. Berikut 5 diantaranya.

1. Killzone

Killzone hadir di PS2 dengan ambisi besar sebagai pesaing Halo, meski tidak pernah benar-benar mencapai popularitas yang sama. Kendati demikian, game ini punya daya tarik tersendiri lewat musuh ikoniknya yaitu Helghast, yang dikenal dengan mata oranye menyala dan suara yang khas. Sekuelnya, Killzone 2 di PS3, membawa peningkatan signifikan dari sisi gameplay dan skala pertempuran, meski tidak semegah yang dijanjikan trailer awalnya.

Lalu Killzone 3 hadir dengan pendekatan berbeda yaitu memperkenalkan misi-misi berlatar es yang menjadi angin segar di tengah dominasi warna gelap dua game sebelumnya. Meski skalanya lebih kecil, banyak pemain menilai Killzone 3 sebagai yang terbaik di serinya karena latarnya fresh dan membawa penutupan cerita perang yang memuaskan.

2. Resistance: Fall of Man

Resistance: Fall of Man merupakan game FPS yang menjadi launch-title untuk PS3, sekaligus menandai perubahan arah besar bagi Insomniac Games yang sebelumnya dikenal lewat game platformer seperti Ratchet & Clank. Berlatar dunia alternatif di era Perang Dunia 2, serinya mengisahkan perjuangan umat manusia melawan invasi alien. Latarnya berganti-ganti, mulai dari medan perang Eropa di game pertama, kemudian berpindah ke wilayah Midwest Amerika di game kedua, hingga dunia pasca-apokaliptik di game ketiga.

Meski pergantian protagonis utama dari Nathan Hale ke Joseph Capelli dan inkonsistensi antar game membuat serinya terasa kurang kohesif secara keseluruhan, kehadiran kembali senjata-senjata unik menjadi daya tarik tersendiri yang membuat pengalaman menembaki alien di ketiga game-nya terasa menyenangkan.

3. BioShock

Seri BioShock dimulai dengan game pertama yang dirilis untuk Xbox 360 di mana pemain diajak menjelajahi Rapture, sebuah kota bawah laut yang dulunya megah namun kini porak-poranda. Musuh-musuh seperti Splicer dan Big Daddy menjadi ikon tersendiri, sementara kekuatan Plasmid membuat gameplay-nya terasa fresh dan unik. Sekuelnya, BioShock 2, hadir dengan protagonis baru bernama Delta, seorang prototipe Big Daddy dan masih berlatar di Rapture.

Meski tidak sepionir pendahulunya, game ini menawarkan perbaikan gameplay yang nyata, salah satunya kemampuan menggunakan senjata dan Plasmid secara bersamaan. Serinya kemudian melompat ke langit dengan BioShock Infinite yang berlatar di Columbia, kota futuristik yang melayang di atas awan. Pada game ini lah konsep multiverse mulai diperkenalkan dan DLC Burial at Sea berhasil menyatukan benang merah antara Infinite dan game pertama.

4. Call of Duty 4: Modern Warfare

Call of Duty 4: Modern Warfare menjadi titik balik besar bagi seri COD dan genre FPS secara keseluruhan, karena game ini berani keluar dari tema Perang Dunia II yang saat itu mendominasi pasar. Game ini menawarkan mode campaign yang lebih fresh dengan latar perang modern, karakter-karakter ikonik seperti Captain Price, Soap MacTavish dan Simon “Ghost” Riley yang tak kalah legendaris dari Master Chief di Halo, serta mode multiplayer yang benar-benar mengubah standar genrenya.

Dua sekuelnya yaitu Modern Warfare 2 dan Modern Warfare 3 melanjutkan dan memperkuat apa yang membuat game pertama begitu spesial, mulai dari misi kontroversial "No Russian" hingga ending yang memuaskan. Ketiga game ini tetap relevan hingga sekarang, dan banyak yang berpendapat bahwa trilogi original ini jauh lebih baik dibandingkan trilogi terbarunya.

5. Halo: Combat Evolved

Halo: Combat Evolved merupakan game yang menyelamatkan Xbox di masa-masa awalnya. Lewat game ini, Bungie berhasil membuktikan bahwa game FPS bisa tetap seru dimainkan dengan kontroler, sesuatu yang sebelumnya dianggap mustahil tanpa mouse dan keyboard. Dunia game ini tampak epik, senjatanya memuaskan dan Master Chief tampil sebagai protagonis yang benar-benar memberi sensasi berkuasa bagi pemainnya.

Halo 2 sempat terasa kurang memuaskan karena terlalu singkat, namun mode multiplayer-nya yang luar biasa, fitur dual-wielding dan dua sudut pandang protagonis berhasil menebus kekurangan itu. Halo 3 kemudian hadir sebagai titik temu terbaik dari dua game sebelumnya. Game ini memadukan area yang luas seperti game pertama dengan cerita yang lebih personal seperti game kedua, sekaligus menjadi penutup yang layak bagi perjalanan panjang Master Chief selama enam tahun.

Itulah tadi ulasan sekaligus rekomendasi beberapa trilogi game FPS terbaik sepanjang masa. Ada trilogi game favoritmu?

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Achmad Fatkhur Rozi
EditorAchmad Fatkhur Rozi
Follow Us

Related Articles

See More