wajah kesedihan ONIC setelah dipulangkan TLPH (youtube.com/MPL Indonesia)
Ada apa dengan ONIC? Sebelum dimulainya turnamen ini, ONIC diunggulkan sebagai salah satu tim terkuat yang akan melaju mulus ke grand final. Itu didasari akan performa mereka di M5, MSC 2025, dan MPL Indonesia. Namun, ternyata mereka sudah kesusahan sejak Swiss Stage. ONIC malah nyaris tereliminasi dini karena kalah melawan Yangon Galacticos (YG) dan Team Spirit (TS).
Faktor utama adalah draft yang memang kalah variatif. Tim lain sudah mempelajari gameplay ONIC karena mereka memang sering bermain di kancah internasional. Sementara, Alter Ego (AE) yang notabene baru debut setelah bertahun-tahun absen di M-Series, malah menang beruntun karena draft mereka yang segar.
Faktor kedua, ONIC sepertinya memang kurang persiapan dan kekompakan. Mereka tidak bersinergi dengan baik karena sering membuat kesalahan kecil. Hal tersebut, baru diperbaiki saat ONIC mulai on-fire setelah kekalahan. Karena itu, ONIC tidak bisa bermain efektif di pertandingan Best of 1 (Bo1).
Momen ONIC dipulangkan TLPH di Knockout Stage M7 memastikan tim landak kuning tersebut terhenti di peringkat ke-7. Sekarang tersisa AE saja harapan Indonesia untuk membawa pulang piala M7 World Championship. Sisihkan sebentar rivalitas antar superfans dan mari bersatu sebagai pendukung tim Indonesia, ya!