Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pakai Nana! ONIC Kalahkan RRQ 2-0 dalam Royal Derby di MPL ID S17
ONIC vs RRQ, Royal Derby ke-40 (id-mpl.com)
  • ONIC Esports menaklukkan RRQ Hoshi 2-0 dalam Royal Derby MPL ID S17 pekan keenam, menunjukkan dominasi penuh sejak game pertama hingga akhir pertandingan.
  • Keputusan ONIC memakai hero Nana di game kedua jadi kejutan besar; SANZ tampil gemilang dan dinobatkan sebagai MVP setelah strategi itu sukses menekan RRQ habis-habisan.
  • Kemenangan ini memastikan ONIC lolos ke babak play-off sebagai tim pertama, sementara peluang RRQ untuk melaju semakin kecil dengan persentase kelolosan di bawah satu persen.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Hari ketiga untuk pekan keenam Regular Season MPL Indonesia Season 17 (MPL ID S17) berjalan dengan meriah. Salah satu laga untuk hari penutup pekan keenam tersebut adalah royal derby antara RRQ Hoshi (RRQ) dan ONIC Esports (ONIC). Pertandingan dua tim berjuluk Sang Raja dari Segala Raja dan Raja Langit tersebut berakhir dengan kemenangan ONIC 2-0.

Royal derby ke-40 tersebut didominasi oleh ONIC. Bahkan, ada kejutan saat ONIC menggunakan Nana yang sebelumnya belum pernah digunakan di MPL ID S17. Penasaran bagaimana keseruannya? Yuk, simak pembahasannya di bawah ini!

1. Game pertama sudah berat sebelah, ONIC tidak memberi ampun dan sikat RRQ secepat mungkin

RRQ ditekan ONIC hingga tidak bisa keluar base (dok. Moonton/Mobile Legends: Bang Bang)

Pada game pertama, ONIC mengerahkan line-up andalan mereka, seperti Harley, Sora, dan Valentina. Sementara itu, RRQ juga menggunakan beberapa hero power, seperti Karrie dan Zhuxin. Kedua tim bermain dengan penuh kehati-hatian pada early game.

ONIC berhasil memimpin berkat team fight dalam perebutan Turtle pertama. Gak hanya mendapatkan objektif, mereka juga menumbangkan empat pemain RRQ, Purple Buff dan Turret secara berturut-turut. Dengan keuntungan sebanyak ini, ONIC makin berani memberikan tekanan. Mereka gak hanya puas menguasai jungle RRQ, tetapi juga gencar ganking EXP dan gold laner.

Baru memasuki menit ketujuh, ONIC telah memicu Holy Defense dari base RRQ dan memaksa mereka untuk memulai pertahanan penuh hingga tidak bisa keluar dari base. Meski telah dijaga mati-matian, efek snowball Harley (Kairi) dan Claude (Kelra) terlalu kuat. RRQ harus menyerah mempertahankan base pada menit ke-13. Game pertama berjalan berat sebelah dan tanpa ampun. ONIC benar-benar tidak memberikan napas kepada RRQ untuk bisa menata game plan mereka.

2. SANZ menjadi MVP di game kedua dengan pick Nana

SANZ dengan Nana berhasil melibas RRQ (dok. Moonton/Mobile Legends: Bang Bang)

Pada game kedua, ONIC membuat keputusan berani dengan pick Nana. Hero tersebut tidak termasuk hero META saat ini. Bahkan, ia adalah debut Nana di MPL ID S17. Pasalnya, kemunculan terakhirnya adalah pada MPL ID S16. Ngomong-ngomong, munculnya Nana malah jadi hero kejutan yang sangat menyulitkan RRQ.

Combo skill Molina Smooch dan Molina Blitz dari Nana malah tidak bisa dijawab oleh pemain RRQ. Apalagi, ia bersinergi apik dengan Kalea (Kiboy) dan sangat mendukung gaya permainan agresif Kairi dengan Lancelot-nya. Alhasil, RRQ kembali terketekan habis-habisan. Guinevere (SuperKenn) sempat dilibas Nana seorang diri.

Meskipun dari segi data draf RRQ lebih superior, ONIC membuktikan diri bahwa mereka bisa menciptakan META baru. Keadaan kembali seperti game pertama, RRQ kembali ditaklukkan pada menit ke-13 melalui gempuran tanpa ampun yang dilakukan ONIC.

3. Nasib kedua raja berbeda jauh, ONIC dipastikan melaju ke play-off sementara kesempatan RRQ makin menipis

ONIC sukses lolos ke play-off (dok. Moonton/Mobile Legends: Bang Bang)

Royal derby ke-40 ini lagi-lagi dimenangkan oleh ONIC. Alhasil, nasib keduanya setelah laga ini kini berbeda jauh. ONIC dipastikan menjadi tim pertama yang lolos ke play-off, mengisi slot Upper Bracket pertama. itu artinya, kalau masih terus konsisten, ONIC bisa melaju ke grand final dengan aman.

Sementara itu, RRQ harus menelan pil pahit kekalahan lagi setelah sempat bangkit. Ngomong-ngomong, berdasarkan hasil analisis resmi di akun Instagram MPL Indonesia, @mpl.id.official, kemenangan RRQ dalam laga melawan BTR pada Sabtu (2/5/2026) hanya membuat persentase mereka untuk lolos ke play-off naik dari 1,57 persen menjadi 3,26 persen saja.

Karena kalah lagi, serta Geek Fam ID (GEEK) makin bangkit, kemungkinan RRQ lolos ke play-off mungkin di bawah 1 persen. Sebuah keajaiban kalau mereka berhasil lolos ke play-off dengan situasi tersebut, sih. Namun, tidak ada yang tidak mungkin di MPL Indonesia, sih!

Apakah RRQ akan bisa menyusul ONIC ke play-off? Ataukah harapan mereka benar-benar sirna? Nantikan penentuannya pada pekan ketujuh mendatang, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team