Ada jenis ketenangan khusus yang hanya muncul saat kita berdagang di dunia virtual. Angka-angka bergerak pelan, pelanggan datang dengan cerita kecil mereka, dan waktu terasa lebih ramah. Cozy game bertema dagang bukan tentang menjadi kaya raya, melainkan tentang ritme, relasi, dan rasa memiliki terhadap sebuah tempat. Lima rekomendasi game berikut merayakan hal itu dengan caranya masing-masing, seperti secangkir minuman hangat pada sore hari yang panjang.
5 Rekomendasi Cozy Game Bertema Dagang

Intinya sih...
Chef RPG (2024) menawarkan pengalaman mengelola restoran di kota fantasi White Ash Harbor dengan cerita eksplorasi dan identitas.
Coffee Talk (2020) menghadirkan kedai kopi malam di Seattle versi alternatif, tempat pelanggan berbagi cerita dengan barista sebagai bentuk empati.
Discounty (2025) menceritakan pemilik supermarket kecil di kota pesisir yang hampir terlupakan, menekankan ekonomi lokal dan hubungan sosial.
1. Chef RPG (2024) menawarkan dunia piksel yang berpusat di restoran
Dirilis dalam early access pada 2024, Chef RPG dikembangkan World 2 Studio dan diterbitkan Whitethorn Games. Game ini mengajak pemain mengelola restoran di kota fantasi White Ash Harbor, tempat sihir dan rutinitas harian hidup berdampingan. Sejak menit pertama, dapur kecil akan terasa seperti panggung petualangan yang bersahaja.
Di balik aktivitas memasak dan berdagang, Chef RPG menenun kisah tentang eksplorasi dan identitas. Bahan makanan dicari dari berburu, memancing, dan bertani, lalu dijual kembali dalam bentuk hidangan yang mencerminkan gaya bermainmu. Tiap pelanggan adalah potongan dunia dan tiap resep adalah cerita yang pelan-pelan kamu tulis sendiri.
2. Coffee Talk (2020), tempat pelanggan berbagi cerita dengan barista
Coffee Talk yang rilis pada 2020 dikembangkan dan diterbitkan Toge Productions dari Indonesia. Game ini berlatar di sebuah kedai kopi malam di Seattle versi alternatif, di mana elf, orc, dan manusia sama-sama butuh tempat untuk bercerita. Kamu berperan sebagai barista yang berdagang minuman sekaligus menjadi pendengar setia mereka.
Perdagangan di sini bukan soal laba, melainkan empati. Racikan kopi memengaruhi alur percakapan dan nasib pelangganmu, membuat tiap cangkir terasa penting. Cozy-nya datang dari dialog hangat, musik lo-fi, dan kesadaran bahwa bisnis terbaik adalah bisnis yang memberi ruang aman bagi orang lain.
3. Discounty (2025) menceritakan pemilik supermarket kecil
Dirilis pada 2025, Discounty dikembangkan Crinkle Cut Games dan diterbitkan PQube. Game ini menempatkanmu sebagai pemilik supermarket kecil di kota pesisir yang hampir terlupakan. Rak-rak toko dan harga diskon menjadi alat untuk menghidupkan kembali komunitas.
Di balik visual cerahnya, Discounty adalah cerita tentang ekonomi lokal dan hubungan sosial. Kamu berdagang sambil menyeimbangkan kebutuhan warga, gosip kota, dan ambisi pribadi. Tiap transaksi terasa seperti percakapan tidak langsung antara kamu dan seluruh kota.
4. Tiny Bookshop (2025) membuka toko buku keliling
Tiny Bookshop dikembangkan Neoludic Games. Ia dirilis pada 2025. Game ini mengisahkan sebuah toko buku kecil keliling yang berpindah dari kota ke kota. Buku-buku yang kamu jual bukan sekadar barang dagangan, melainkan jembatan emosi.
Gameplay-nya menekankan kurasi dan kepekaan. Kamu memilih buku yang tepat untuk pelanggan yang tepat, seolah membaca isi hati mereka. Perdagangan di sini terasa intim, seperti menyarankan novel favorit kepada seorang teman lama.
5. Traveller Rest (2020) menjadi tempat singgah para pelancong
Traveller Rest pertama kali rilis dalam early access pada 2020. Ia sendiri dikembangkan dan diterbitkan Isolated Games. Game ini mengajakmu mengelola penginapan dan kedai minum di dunia fantasi abad pertengahan. Tiap malam pun menjadi siklus kerja, produksi, dan interaksi sosial.
Berdagang minuman dan makanan menjadi tulang punggung cerita harian. Kamu memanen bahan, meracik bir, dan menjualnya kepada para pelancong dengan kisah mereka masing-masing. Cozy-nya muncul dari rutinitas yang stabil, seperti menjaga perapian agar tidak pernah padam.
Pada akhirnya, cozy game bertema dagang mengingatkan pemain kalau transaksi tidak selalu dingin dan mekanis. Di tangan developer yang tepat, jual beli bisa berubah menjadi medium bercerita tentang komunitas, keseharian, dan makna kerja. Lima game di atas, misalnya, menawarkan dunia-dunia kecil yang layak dihuni perlahan, tanpa terburu-buru. Dalam keheningan angka dan senyum pelanggan virtual, ada ketenangan yang malah terasa sangat nyata.