ilustrasi deepfake attack (pexels.com/Tima Miroshnichenko)
Jika disalahgunakan, deepfake bisa merugikan individu, organisasi, bahkan masyarakat luas. Berikut beberapa bahaya deepfake yang perlu kamu waspadai:
Deepfake sering dimanfaatkan pelaku kejahatan siber untuk membuat penipuan dan klaim palsu. Misalnya, video palsu yang menampilkan petinggi perusahaan seolah mengakui tindak kriminal atau menyampaikan pernyataan tertentu.
Salah satu dampak paling mengkhawatirkan dari deepfake adalah penyebaran pornografi tanpa persetujuan. Faktanya, sebagian besar konten deepfake di internet berupa konten semacam ini dan banyak menargetkan figur publik atau selebritas. Tak jarang, deepfake juga dipakai untuk revenge porn yang jelas merugikan korban secara psikologis dan sosial.
Deepfake juga bisa dipakai untuk menyebarkan disinformasi dan teori konspirasi secara otomatis. Video atau konten palsu yang tampak meyakinkan dapat dengan cepat menyebar di media sosial dan membuat orang sulit membedakan mana fakta dan mana rekayasa.
Teknologi deepfake memungkinkan pelaku kejahatan membuat identitas palsu atau meniru identitas orang lain, baik lewat wajah maupun suara. Dampaknya, korban bisa dirugikan secara finansial, misalnya lewat pembukaan akun palsu, transaksi ilegal, atau pembelian atas nama korban.