Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Aplikasi Google Paling Boros Baterai di Android
ilustrasi aplikasi Google (Unsplash/Brett Jordan)
  • YouTube menguras baterai lewat streaming, layar, koneksi internet, dan resolusi tinggi; penggunaan dapat ditekan dengan mematikan autoplay preview serta membatasi aktivitas latar belakang.
  • Chrome tetap menjalankan sinkronisasi, preloading, dan pertukaran data di latar belakang, sementara Gmail terus menyinkronkan email dan memunculkan notifikasi; keduanya bisa dibatasi lewat pengaturan baterai.
  • Google Maps boros karena GPS, internet, layar, dan pembaruan real-time, sedangkan Google Home memakai sinkronisasi cloud serta lokasi; peta offline, kecerahan rendah, dan pembatasan lokasi membantu menghemat daya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Dari tahun ke tahun, baterai HP terbaru memang jadi semakin besar, namun daya tahannya tetap sangat dipengaruhi oleh aplikasi yang digunakan. Beberapa aplikasi populer seperti TikTok, Facebook, Snapchat, dan Instagram memang dikenal cukup boros baterai, namun sejumlah aplikasi Google yang tampak sederhana ternyata juga bisa bekerja di latar belakang, menggunakan lokasi secara terus menerus, menyinkronkan data atau mengirim notifikasi sehingga konsumsi daya meningkat. Oleh karena itu, jika ingin HP-mu bisa bertahan seharian atau lebih, perhatikan aplikasi-aplikasi Google yang paling banyak mengonsumsi daya baterai dan batasi aktivitasnya di latar belakang bila perlu. Berikut beberapa diantaranya.

1. YouTube

YouTube (dok. Google)

Aplikasi streaming video seperti YouTube memang cenderung menguras baterai karena harus terus menggunakan koneksi Wi-Fi atau data seluler untuk memuat video, menyalakan layar dan mendekode gambar. Konsumsi daya biasanya semakin besar ketika menonton dalam resolusi tinggi seperti 4K. Untuk menghemat baterai, matikan fitur playback otomatis dari preview video melalui menu Playback in Feeds di pengaturan YouTube, lalu pilih Off. Pengguna Android juga bisa membuka Settings > Apps > YouTube > App Battery Usage dan nonaktifkan aktivitas di latar belakang, sedangkan pengguna iPhone bisa mematikan Background App Refresh melalui Settings > App > YouTube.

2. Google Chrome

Google Chrome memang sudah terpasang di sebagian besar HP Android dan cukup nyaman digunakan, tapi di sisi lain, browser ini bisa menguras baterai karena tetap menjalankan proses di latar belakang, bertukar data dengan server, melakukan preloading halaman serta menyinkronkan informasi antarperangkat. Di laptop, Chrome memiliki fitur Energy Saver, namun fitur serupa sayangnya belum tersedia di Android maupun iOS. Meski begitu, penggunaan baterai bisa dikurangi dengan membatasi aktivitas latar belakang. Di Android, buka Settings > Apps > See All Apps > Chrome > App Battery Usage, lalu nonaktifkan Allow Background Usage. Sementara di iPhone, masuk ke Settings > App > Chrome, kemudian matikan Background App Refresh.

3. Google Maps

Google Maps (dok. Google)

Tidak dapat dipungkiri bahwa Google Maps sangat membantu ketika bepergian ke kota lain atau luar negeri, tapi penggunaannya bisa cepat menguras baterai karena terus menggunakan GPS, koneksi internet, layar, pembaruan lalu lintas secara real-time, serta fitur seperti Live View. Untuk mengatasinya, Google menyediakan mode hemat daya dalam berkendara yang saat ini hanya tersedia di Pixel 10, Pixel 10 Pro, Pixel 10 Pro XL, dan Pixel 10 Pro Fold, serta aktif secara otomatis dan bisa digunakan dengan menekan tombol power. Untuk pengguna HP Android non-Pixel, beberapa solusi untuk menghemat baterai yang bisa diterapkan adalah mengunduh peta untuk diakses secara offline, menurunkan tingkat kecerahan layar dan membatasi aktivitas latar belakang Google Maps melalui pengaturan baterai di Android atau menonaktifkan Background App Refresh di iPhone.

4. Gmail

Gmail ternyata bisa ikut menguras baterai karena terus menyinkronkan email di latar belakang, baik melalui Wi-Fi maupun data seluler. Notifikasi email yang masuk hampir seketika juga bisa menambah konsumsi daya karena membangunkan layar, yang memang menjadi salah satu komponen paling boros baterai. Selain itu, penggunaan daya baterai juga akan semakin besar jika beberapa akun email terhubung sekaligus di satu HP. Untuk menguranginya, pengguna Android bisa membuka Settings > Apps > See All Apps > Gmail > App Battery Usage, lalu menonaktifkan Allow Background Usage. Sementara pengguna iPhone bisa masuk ke Settings > Apps > Gmail dan matikan Background App Refresh agar Gmail tidak terus mengambil data ketika tidak sedang digunakan.

5. Google Home

Google Home (dok. Google)

Yang terakhir adalah Google Home yang ternyata bisa mempercepat habisnya baterai HP karena aplikasi ini terus menyinkronkan data dengan layanan cloud. Konsumsi baterai juga bisa semakin besar ketika fitur presence sensing aktif, karena Google Home menggunakan lokasi HP untuk mengetahui apakah pengguna sedang berada di rumah atau tidak, lalu menjalankan otomatisasi perangkat pintar sesuai kondisi tersebut. Jika ingin menghemat baterai, akses lokasi Google Home bisa dinonaktifkan melalui pengaturan izin aplikasi. Selain itu, pengguna iPhone juga bisa mematikan Background App Refresh untuk aplikasi ini, sedangkan pengguna Android bisa melarang aplikasi berjalan di latar belakang melalui menu App Battery Usage di pengaturan.

Demikian tadi ulasan mengenai beberapa aplikasi Google paling boros baterai di Android. Selain 5 aplikasi di atas, aplikasi Google apa lagi yang menurutmu cepat menguras daya baterai HP?

Curated For You

Editorial Team

Related Article