ilustrasi broadband internet router (unsplash.com/Compare Fibre)
Bagi banyak orang, koneksi WiFi menawarkan kenyamanan tanpa kompromi. Internet bisa diakses kapan saja tanpa perlu mendekati perangkat atau menyalakan sakelar secara manual. Fleksibilitas ini memungkinkan pengguna berpindah dari satu aktivitas ke aktivitas lain dengan mudah, mulai dari menonton Netflix hingga menyelesaikan pekerjaan yang tak mengenal waktu.
Namun, jarang yang benar-benar memikirkan konsekuensi energi di balik kemudahan tersebut. Router WiFi terhubung langsung ke sumber listrik selama 24 jam penuh, tanpa jeda. Dalam jangka panjang, perangkat kecil ini berpotensi menyumbang konsumsi listrik lebih besar dari yang dibayangkan, terutama jika dibiarkan bekerja tanpa pengelolaan yang tepat.
Selama Ramadan, peran router WiFi semakin sentral dalam aktivitas digital rumah. Aplikasi manajemen jaringan, distribusi koneksi ke berbagai perangkat, dan lalu lintas data yang meningkat membuat router bekerja tanpa henti. Aktivitas unggah dan unduh data cenderung melonjak pada waktu sahur dan malam hari, saat banyak anggota keluarga aktif bersamaan.
Mengutip Zembl, konsumsi daya router WiFi dapat berada di kisaran 2 hingga 20 watt, dengan rata-rata sekitar 6 watt. Angka ini mungkin tampak kecil, tetapi jika dikalikan waktu pemakaian nonstop, dampaknya terasa dalam akumulasi konsumsi listrik bulanan. Beban ini semakin bertambah ketika router mendukung berbagai layanan digital yang berjalan secara bersamaan.
Selain router itu sendiri, aplikasi berbasis cloud turut berkontribusi pada penggunaan energi. Layanan seperti Google Drive, iCloud, dan sistem backup otomatis terus melakukan sinkronisasi data selama perangkat terhubung ke internet. Proses ini berlangsung di latar belakang, sering kali tanpa disadari pengguna. Meski tak terlihat secara langsung, aktivitas sinkronisasi yang berkelanjutan tersebut memperpanjang waktu kerja perangkat dan jaringan. Jika dibiarkan tanpa pengaturan, kombinasi router WiFi dan aplikasi cloud dapat menjadi sumber konsumsi listrik yang konsisten sepanjang Ramadan.