Merriam-Webster menjadikan slop sebagai Word of The Year untuk 2025 karena popularitas penggunaan kata tersebut yang meroket tajam di internet. Istilah populer ini mengacu pada konten digital berkualitas rendah yang diproduksi secara massal dan cepat menggunakan bantuan kecerdasan buatan atau AI. Fenomena ini muncul bersamaan dengan pesatnya adopsi model bahasa besar (LLM) seperti ChatGPT serta AI pembuat gambar dan video.
Penggunaan kata slop mencerminkan kecemasan sekaligus sindiran masyarakat terhadap banjirnya konten artifisial yang tidak memiliki nilai substantif di ruang digital kita. Banyak pengguna internet kini semakin kritis dan merasa terganggu dengan materi visual maupun teks yang terasa aneh, tidak autentik, atau sekadar dibuat untuk mengejar klik semata. Yuk, pelajari lebih lanjut mengenai definisi, bentuk, statistik, hingga dampak slop dalam artikel berikut!
