Perkembangan kecerdasan buatan dianggap sebagai solusi bagi berbagai masalah manusia. AI membantu meningkatkan efisiensi kerja, mempercepat analisis data, hingga menciptakan inovasi baru di banyak sektor. Namun, di balik manfaat tersebut, terdapat dampak lingkungan yang jarang disorot secara mendalam.
Seiring meningkatnya penggunaan AI, kebutuhan sumber daya alam dan energi juga ikut melonjak. Infrastruktur digital yang menopang AI ternyata meninggalkan jejak karbon dan tekanan ekologis yang signifikan. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman sisi gelap AI agar perkembangannya tidak merugikan keberlanjutan Bumi. Dilansir berbagai sumber termasuk Earth.Org, berikut adalah lima dampak negatif AI bagi keberlangsungan lingkungan.
