7 Ancaman Keamanan yang Mengintai Pengguna Android, Hati-hati!

Jangan asal unduh aplikasi dan klik tautan

Dahulu, HP hanyalah perangkat yang ditujukan untuk menelepon dan berkirim pesan singkat. Meskipun perangkat modern tetap mempertahankan fungsi khusus ini, tetapi HP saat ini memiliki fungsi yang luar biasa banyak. HP menjadi media yang membawa dan menemani kita di dunia digital. Namun, dengan kekuatan seperti itu, muncul pula tanggung jawab untuk melindungi data kita yang berharga.

Banyak sekali risiko yang dihadapi pengguna perangkat seluler. Dan, baik penggunaan perangkat Android maupun iOS sama-sama memiliki risiko ancaman keamanan. Hanya saja, perangkat iOS memiliki sistem perlindungan yang lebih baik daripada Android. Karena alasan ini, pengguna Android harus bekerja lebih keras untuk melindungi perangkatnya karena memiliki ancaman yang lebih nyata.

Berikut adalah beberapa ancaman keamanan yang mengintai pengguna Android sehingga perlu waspada.

1. Aplikasi dari toko tidak resmi

7 Ancaman Keamanan yang Mengintai Pengguna Android, Hati-hati!ilustrasi aplikasi Android (unsplash.com/Christian Wiediger)

Salah satu kelebihan Android adalah memungkinkan pengguna mengunduh aplikasi dari luar toko resmi. Sayangnya, kemampuan ini dibarengi dengan masalah keamanan yang besar.

Misalnya, aplikasi tidak resmi menjadi salah satu cara yang digunakan penjahat dunia maya untuk memasang malware dan bahaya lainnya. Sayangnya, tindakan terbaik bagi pengguna untuk menghindari malware ini adalah menghindari menginstal aplikasi dari luar toko resmi.

2. Phishing

7 Ancaman Keamanan yang Mengintai Pengguna Android, Hati-hati!ilustrasi phising (IDN Times/Aditya Pratama)

Phishing terjadi ketika penjahat mengirimi kamu pesan palsu dengan tujuan menipu. Penjahat dunia maya berupaya mengarahkan calon korban agar membagikan informasi pribadi, mengeklik tautan berbahaya, mengunduh dan tanpa disadari menjalankan malware di perangkat, atau menyerahkan detail akun bank.

Phishing juga dapat digunakan untuk menginstal malware atau perangkat lunak mata-mata di perangkatmu. Phising biasanya dilakukan lewat email dan pesan singkat. Namun, phising bisa dilakukan lewat semua cara.

3. Vishing

7 Ancaman Keamanan yang Mengintai Pengguna Android, Hati-hati!ilustrasi vishing (freepik.com/rawpixel.com)

Vishing adalah kependekan dari voice phishing, yang merupakan vektor serangan lain yang semakin populer. Penyerang yang menggunakan metode ini akan menggunakan layanan suara untuk mencoba menipu korbannya.

Ini dapat mencakup meninggalkan pesan suara, menggunakan robocall otomatis, sistem pengubah suara, dan banyak lagi untuk mengelabui individu agar memberikan informasi sensitif.

Baca Juga: 4 Penyebab Memori HP Android Cepat Penuh dan Cara Mengatasinya

4. Keamanan fisik

7 Ancaman Keamanan yang Mengintai Pengguna Android, Hati-hati!ilustrasi memasukkan kata sandi (pixabay.com/Pexels)

Banyak dari kita lupa mengamankan perangkat seluler secara fisik. Jika kamu tidak menggunakan kode PIN, pola, atau pemeriksaan biometrik seperti pemindaian sidik jari atau retina, perangkat rentan terhadap gangguan.

Selain itu, jika kamu meninggalkan HP tanpa pengawasan, HP berisiko dicuri atau diakses secara tidak bertanggung jawab.

5. Surveillanceware, spyware, dan stalkerware

7 Ancaman Keamanan yang Mengintai Pengguna Android, Hati-hati!ilustrasi kejahatan spyware (pexels.com/Jules Amé)

Surveillanceware, spyware, dan stalkerware adalah ancaman keamanan yang ada dalam berbagai bentuk. Spyware digunakan untuk mencuri informasi identitas pribadi dan rincian keuangan.

Namun, perangkat surveillanceware dan stalkerware biasanya lebih bersifat pribadi dan tepat sasaran. Misalnya, suami atau istri mungkin memasang perangkat lunak mata-mata di HP pasangannya untuk melacak kontak, panggilan telepon, dan lokasi GPS. Terkadang, aplikasi ini dipasarkan sebagai perangkat kontrol orang tua atau karyawan.

6. Ransomware

7 Ancaman Keamanan yang Mengintai Pengguna Android, Hati-hati!ilustrasi ransomware (pixabay.com/geralt / 23714 images)

Ransomware dapat memengaruhi perangkat seluler dan PC. Ransomware akan mengenkripsi file dan direktori, menguncimu dari perangkat, dan akan meminta pembayaran dalam mata uang kripto sebagai imbalan untuk membuka kunci.

Dibanding iOS, perangkat Android lebih rentan terkena Ransomware karena perangkat lunak sistem operasi Android bersifat open source, artinya siapa pun dapat memodifikasinya. Jika pengembang membuat kesalahan, peretas akan lebih mudah menemukan dan mengeksploitasi celah keamanan tersebut

7. Trojan

7 Ancaman Keamanan yang Mengintai Pengguna Android, Hati-hati!ilustrasi trojan (pixabay.com/BiljaST)

Ada banyak varian malware seluler yang tak terhitung jumlahnya. Namun, dari semua keluarga malware, trojan berada di urutan teratas.

Trojan adalah bentuk malware yang dikembangkan secara khusus dengan mempertimbangkan pencurian data dan keuntungan finansial. Seringkali, malware dikemas sebagai aplikasi. Saat pengguna yang tidak waspada mengunduh aplikasi tersebut, trojan akan mendarat di perangkatmu dan mencuri data penting yang ada di sana.

Penting bagi pengguna Android untuk lebih bijak dan berhati-hati saat menggunakan perangkat selulernya. Misalnya, dengan memasang kata sandi dan PIN pada aplikasi penting, tidak sembarangan mengunduh aplikasi dan mengklik tautan, serta tidak meninggalkan perangkatnya di sembarang tempat.

Baca Juga: Daftar 7 Aplikasi Pemindai Dokumen Terbaik di Android

Topik:

  • Fatkhur Rozi

Berita Terkini Lainnya