Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi menggunakan aplikasi Gmail
ilustrasi menggunakan aplikasi Gmail (unsplash.com/Solen Feyissa)

Intinya sih...

  • Fitur AI Overviews memungkinkan pengguna mengajukan pertanyaan langsung di kolom pencarian Gmail menggunakan bahasa alami.

  • AI Inbox memprioritaskan email penting dan menyajikan ringkasan aktivitas terbaru, serta akan diluncurkan secara bertahap.

  • Ringkasan Percakapan AI Overview hadir untuk mengatasi kesulitan memahami utas email yang panjang, serta fitur AI Proofread membantu menyempurnakan pesan dalam email.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Era baru Gmail atau yang disebut sebagai Era Gemini kini resmi dimulai. Sejak tahun 2004, Google konsisten meluncurkan serangkaian alat kecerdasan buatan (AI) yang komprehensif. Tujuan utamanya yaitu untuk mengubah Gmail dari sekadar platform kirim pesan menjadi sebuah asisten pribadi yang lebih aktif dan personal.

Fitur-fitur Gmail yang digerakkan oleh model Gemini 3 dirancang untuk melakukan berbagai pekerjaan rumit penggunanya secara otomatis. Baik bagi pengguna yang mahir maupun yang sekadar ingin merapikan kotak masuk Gmail yang sudah penuh, pembaruan ini hadir untuk meringankan beban pengelolaan email. Penasaran dengan update Gmail tambahkan fitur AI? Yuk, baca selengkapnya informasi berikut.

1. Fitur mengajukan pertanyaan di kolom pencarian Gmail

ilustrasi mengajukan pertanyaan di kolom pencarian Gmail (blog.google)

Masa-masa mencari informasi dari suatu berkas dengan cara membongkar arsip email kini telah berakhir. Dengan fitur AI Overviews dalam kolom pencarian Gmail, kamu dapat mengajukan pertanyaan langsung menggunakan bahasa alami, seperti "Berapa harga penawaran dari tukang ledeng bulan Juli lalu?" atau "Temukan nomor konfirmasi penerbangan saya ke Tokyo." Gemini kemudian akan memindai riwayat emailmu dan memberikan jawaban ringkas secara instan, sehingga kamu tidak perlu lagi membuka banyak utas email hanya untuk mencari satu informasi kecil.

Fitur ini memiliki cakupan ketersediaan yang berbeda. Kemampuan AI Overview untuk merangkum utas percakapan dalam email akan diluncurkan secara bertahap ke semua pengguna tanpa biaya. Sementara itu, kemampuan pencarian yang lebih canggih untuk menjawab pertanyaan langsung seperti contoh di atas, baru tersedia bagi pelanggan berlangganan Google AI Pro dan Ultra.

2. Fitur AI Inbox

ilustrasi fitur AI Inbox (blog.google)

Perubahan paling mencolok yang hadir di Gmail adalah AI Inbox, sebuah tampilan kotak masuk baru yang sepenuhnya terpisah. AI Inbox dirancang untuk memprioritaskan hal-hal yang paling penting bagi pengguna. Alih-alih menampilkan email secara berurutan berdasarkan waktu, fitur ini menyajikan ringkasan yang dipersonalisasi yang menyoroti dua bagian utama, yaitu Prioritas dan Laporan Singkat. Bagian Prioritas berisi pesan mendesak dan tugas yang memerlukan perhatian segera, sementara bagian Laporan Singkat memberikan cuplikan aktivitas terbaru seperti pembelian, pengiriman, dan perubahan janji temu.

Tujuan fitur ini yaitu untuk mengurangi kesemrawutan di kotak masuk dan memastikan email penting, seperti tagihan atau pengingat, selalu berada di posisi teratas. Fitur AI Inbox ini akan diluncurkan secara bertahap, dimulai dari para penguji terlebih dahulu. Peluncuran yang lebih luas untuk pengguna global direncanakan akan segera hadir.

3. Ringkasan singkat untuk utas yang panjang.

ilustrasi fitur AI Overview untuk meringkas utasan (blog.google)

Gmail kini menghadirkan fitur Ringkasan Percakapan AI Overview untuk mengatasi kesulitan memahami utas email yang panjang. Fitur ini secara otomatis menghasilkan rangkuman yang ditempatkan di bagian atas percakapan grup atau utas email yang rumit. Inti dari rangkuman ini adalah menyajikan poin-poin kritis seperti keputusan penting yang telah diambil, langkah tindak lanjut yang disepakati, serta tanggung jawab atau pernyataan dari masing-masing pihak yang terlibat.

Dengan adanya ringkasan otomatis ini, pengguna tidak lagi perlu menyisir dan membaca secara manual puluhan hingga ratusan pesan dalam satu utas. Fitur ini secara khusus dirancang untuk mengembalikan waktu produktif pengguna, dengan mempermudah proses mengejar ketertinggalan informasi baik dalam email pekerjaan yang kompleks maupun percakapan pribadi yang panjang.

4. Fitur AI Proofread untuk jadikan tulisan lebih profesional

ilustrasi fitur AI koreksi tulisan di Gmail (blog.google)

Fitur AI Proofread hadir sebagai solusi canggih, khususnya bagi pengguna yang terkadang mengalami kesulitan dalam tata bahasa atau ejaan. Lebih dari sekadar pemeriksa ejaan biasa, alat ini secara aktif akan mengusulkan perbaikan jika pengguna menggunakan kata yang keliru konteksnya.

Tidak hanya memperbaiki kesalahan, fitur AI Proofread yang baru ini juga membantu menyempurnakan nada bicara dan kejelasan pesan dalam email. Inovasi ini menjadi perubahan signifikan bagi pengguna ponsel yang perlu mengirim email yang terlihat rapi dan profesional secara cepat, tanpa risiko kesalahan ketik yang tidak disengaja atau pemilihan frasa yang terdengar canggung.

Meskipun Gmail tambahkan fitur AI dan beberapa fitur baru lainnya, namun kemampuan AI yang lebih canggih hanya dapat diakses dengan berlangganan Google AI Pro atau Ultra. Tampilan AI Inbox masih dalam tahap uji coba terbatas, dan seluruh rangkaian fitur ini untuk sementara baru diluncurkan di Amerika Serikat. Dengan mengintegrasikan Gemini 3 secara langsung, pembaruan ini merupakan upaya nyata Google untuk mengubah kotak inbox Gmail menjadi asisten yang benar-benar bekerja untuk user. Jadi, apakah kamu tertarik mencoba fitur baru Gmail ini?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team