Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Google Rilis Personal Intelligence, Gemini AI makin Kenal User

Personal Intelligence di Gemini
Personal Intelligence di Gemini (x.com/GeminiApp)

Google baru saja meluncurkan fitur beta canggih bernama Personal Intelligence untuk asisten AI Gemini. Fitur ini dirancang agar asisten virtual tersebut semakin mengenal penggunanya secara mendalam. Kehadiran teknologi ini menandai babak baru dalam evolusi asisten kecerdasan buatan (AI) milik Google.

Dengan Google rilis Personal Intelligence, Gemini dapat terhubung langsung ke berbagai layanan seperti Gmail hingga Google Photos. Kemampuan penalaran AI ini telah ditingkatkan untuk memberikan jawaban yang jauh lebih personal. Berikut penjelasan mengenai kecanggihan dan manfaat fitur Personal Intelligence dari Google Gemini!

1. Integrasi cerdas dalam ekosistem Google

Personal Intelligence memungkinkan Gemini terhubung dengan berbagai aplikasi utama seperti Gmail, Photos, YouTube, dan Search. Fitur ini ditenagai oleh model terbaru, Gemini 3, yang dirancang untuk menangani tugas-tugas dengan nuansa yang lebih kompleks. Mengutip dari The Verge, peningkatan utama pada teknologi ini terletak pada kemampuannya untuk melakukan penalaran (reasoning) di seluruh ekosistem data pengguna.

Berbeda dengan sistem lama yang hanya mengambil informasi mentah, kini AI bisa memahami konteks tanpa perlu diberi tahu di mana harus mencari data tersebut. Gemini akan secara proaktif menghubungkan informasi antar aplikasi, misalnya mengaitkan percakapan di email dengan video yang pernah kamu tonton. Hal ini membuat interaksi terasa lebih natural karena AI seolah memiliki ingatan jangka panjang tentang aktivitas digital kamu.

Saat ini, akses fitur ini tersedia bagi pengguna akun Google pribadi melalui platform web, Android, dan juga iOS. Namun, menurut laporan ZDNET, layanan ini belum tersedia untuk akun Workspace kategori bisnis, perusahaan, maupun pendidikan.

Pihak Google menjelaskan bahwa integrasi ini dibuat agar proses sinkronisasi data antar aplikasi menjadi sangat sederhana. Pengguna tidak perlu lagi berganti-ganti tab atau menyalin informasi secara manual dari satu layanan ke layanan lainnya. Dengan satu izin akses, seluruh informasi yang relevan akan langsung tersaji dalam jendela percakapan Gemini secara otomatis.

2. Manfaat Personal Intelligence dalam kehidupan sehari-hari

Personal Intelligence di Gemini
Personal Intelligence di Gemini (blog.google)

Dalam penggunaan praktis, fitur ini bisa sangat membantu saat kamu berada dalam situasi yang membutuhkan detail spesifik secara cepat. Josh Woodward selaku VP Google Labs menceritakan pengalamannya saat Gemini berhasil menemukan ukuran ban mobilnya hanya dengan menganalisis foto perjalanannya. Bahkan, AI tersebut mampu menarik informasi nomor pelat kendaraan dari galeri foto ketika pengguna lupa mengingatnya.

Selain untuk urusan teknis, Personal Intelligence juga sangat mumpuni dalam membantu perencanaan perjalanan atau liburan keluarga. Gemini bisa menganalisis riwayat email dan minat kamu untuk menyarankan rute perjalanan yang unik dan menghindari lokasi wisata yang terlalu padat. Kemampuan multimodal ini memungkinkan AI bekerja lintas teks, foto, hingga video untuk memberikan jawaban yang dipersonalisasi.

Agar pengguna merasa tenang, Gemini akan selalu menyertakan referensi atau sumber informasi yang digunakannya dalam menjawab. Jadinya, kamu bisa memverifikasi sendiri kebenaran data yang ditarik dari Gmail atau Photos milikmu. Jika AI membuat asumsi yang salah, seperti menganggap kamu suka hobi tertentu padahal tidak, kamu bisa langsung mengoreksinya melalui chat.

Setiap respons yang diberikan oleh AI juga dilengkapi dengan sistem umpan balik berupa tombol jempol. Langkah ini dinilai penting untuk memperbaiki masalah over-personalization di mana model AI mungkin menghubungkan dua topik yang sebenarnya tidak berkaitan. Dengan masukan rutin dari pengguna, Gemini diharapkan bisa terus belajar mengenali preferensimu dengan lebih akurat seiring berjalannya waktu.

3. Keamanan data dan cara mengaksesnya

perbandingan respons fitur Personal Intelligence di Gemini
perbandingan respons fitur Personal Intelligence di Gemini (x.com/Google)

Mengingat sifatnya yang cukup sensitif, Google memberi perhatian lebih untuk aspek privasi dalam mengembangkan fitur Personal Intelligence. Secara default, fitur ini dalam posisi mati sehingga pengguna harus mengaktifkannya sendiri secara manual. Kamu memiliki kendali untuk memilih aplikasi mana saja yang ingin dihubungkan, misalnya hanya memberikan akses ke Google Calendar tanpa menyertakan Gmail.

Google menyatakan pihaknya tidak melatih model AI mereka menggunakan isi kotak masuk Gmail atau galeri foto pribadi pengguna. Pelatihan AI hanya dilakukan pada data terbatas seperti perintah (prompt) pengguna dan respons model setelah identitas pribadi disamarkan secara ketat. Google memiliki guardrails khusus agar AI tidak membuat asumsi terkait data sensitif seperti riwayat kesehatan.

Fitur beta ini sudah mulai digulirkan untuk pelanggan berbayar paket Google AI Pro dan AI Ultra di wilayah Amerika Serikat (AS). Kamu bisa mengaktifkannya melalui menu Settings, lalu pilih Personal Intelligence, dan tentukan Connected Apps yang diinginkan. Jika kamu bukan pelanggan berbayar, jangan berkecil hati karena Google berencana memperluas fitur ini ke pengguna gratis di masa mendatang.

Google rilis Personal Intelligence diharapkan membuat AI menjadi sistem yang benar-benar memahami kebutuhan unik setiap individu. Rencana integrasi dengan AI Mode pada Google Search juga akan segera hadir untuk melengkapi ekosistem asisten cerdas ini. Jadi, apakah kamu tertarik mencoba versi Gemini yang semakin pintar dalam memahami hidupmu ini?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Debby Utomo
EditorDebby Utomo
Follow Us

Latest in Tech

See More

realme C85 4G vs C85 5G vs C85 Pro, Jangan Salah Pilih

17 Jan 2026, 10:18 WIBTech