Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Google Uji Fitur Ask YouTube, Cari Jawaban di Video Lebih Mudah
tampilan Ask Youtube (blog.youtube)
  • Google memperkenalkan fitur Ask YouTube di ajang Google I/O 2026, memungkinkan pengguna mengajukan pertanyaan alami dan langsung diarahkan ke bagian video paling relevan menggunakan teknologi AI generatif.
  • Ask YouTube menghadirkan pencarian video berbasis percakapan dengan dukungan ringkasan teks singkat serta kemampuan follow-up question untuk membantu pengguna menemukan konten yang benar-benar menjawab kebutuhan mereka.
  • Fitur ini memicu kekhawatiran dari kreator karena potensi penurunan durasi tonton, meski di sisi lain dapat meningkatkan visibilitas video relevan dan efisiensi pencarian informasi bagi pengguna.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Pernah bertanya-tanya bagian mana dalam video YouTube yang sebenarnya menjawab kebutuhanmu? Atau merasa kesulitan mencari informasi spesifik karena harus menonton video panjang dari awal hingga akhir? Google mencoba menjawab masalah tersebut lewat fitur baru bernama Ask YouTube.

Mengutip blog resmi YouTube (20/5/2026), fitur ini memungkinkan pengguna mengajukan pertanyaan secara lebih natural dan langsung diarahkan ke bagian video yang paling relevan. Ask YouTube tak hanya menampilkan daftar video terkait, tetapi juga mampu melompat langsung ke momen yang berisi jawaban yang dicari pengguna. Penasaran seperti apa kemampuan dan kecanggihan fitur Ask YouTube ini? Simak penjelasannya berikut!

1. Ask YouTube resmi diumumkan di Google I/O 2026

poster Google I/O 2026 (blog.google)

Google pertama kali memperkenalkan Ask YouTube secara resmi dalam rangkaian Google I/O 2026 yang digelar pada 19 Mei 2026. Sebelum diumumkan lebih luas, fitur ini sebenarnya sudah sempat diuji coba secara terbatas lewat program eksperimen YouTube Labs sejak April 2026. Kehadiran fitur tersebut menjadi bagian dari strategi Google untuk memperluas penggunaan AI generatif di berbagai layanan miliknya, termasuk YouTube.

Saat ini Ask YouTube baru tersedia untuk pelanggan YouTube Premium berusia 18 tahun ke atas di Amerika Serikat. Meski begitu, Google memastikan fitur tersebut akan diperluas ke lebih banyak pengguna dalam waktu mendatang, walaupun jadwal peluncuran globalnya belum diumumkan secara detail. Peluncuran bertahap ini dilakukan agar Google dapat menguji performa fitur sekaligus mengumpulkan masukan dari pengguna awal.

2. Ask YouTube hadirkan pencarian video berbasis AI

jawaban Ask YouTube yang memuat informasi perbandingan antara rem tangan dan rem pedal (blog.youtube)

Ask YouTube membawa pendekatan pencarian yang merujuk pada percakapan ke dalam platform YouTube. Pengguna bisa mengetik pertanyaan yang lebih kompleks seperti rekomendasi review game santai sebelum tidur atau cara mengajari anak naik sepeda. Setelah itu, sistem akan menampilkan berbagai video yang dinilai relevan, termasuk video Shorts dan konten berdurasi panjang.

Fitur ini juga mendukung pertanyaan lanjutan atau follow-up untuk mempersempit hasil pencarian. Google menyebut kemampuan tersebut mirip dengan AI Mode di Google Search, tetapi seluruh jawabannya difokuskan pada konten video. Selain itu, Ask YouTube turut menyertakan ringkasan teks singkat agar pengguna bisa mengetahui apakah video tersebut benar-benar menjawab kebutuhan mereka. Ringkasan tersebut diharapkan membantu pengguna memilih video yang paling relevan tanpa harus membuka semuanya satu per satu.

3. Bisa langsung lompat ke bagian video yang relevan sesuai pencarian

fitur Ask YouTube (blog.youtube)

Salah satu kemampuan utama Ask YouTube adalah membawa pengguna langsung ke bagian video yang memuat jawaban. Teknologi ini dikembangkan dari kemampuan Google Search yang sebelumnya sudah dapat mengenali momen paling membantu di video tutorial atau how-to dengan melewati bagian intro panjang dan segmen. Pengguna bisa langsung menemukan inti informasi hanya dalam beberapa detik.

Mengutip CNET, CEO Google Sundar Pichai menyebut Ask YouTube akan membuat informasi menjadi lebih mudah dipahami. Bagi pengguna, fitur ini berpotensi menghemat waktu karena proses menemukan informasi penting di video menjadi jauh lebih cepat tanpa harus menonton dari awal hingga akhir. Di sisi lain, fitur tersebut juga menunjukkan bagaimana AI kini semakin berperan dalam mengubah cara orang menikmati konten digital.

4. Kemunculan Ask YouTube juga mengundang potensi kritik dari kreator dan industri konten

AI Overviews (dok. Google Search)

Meski menawarkan kemudahan, Ask YouTube juga memunculkan sejumlah kekhawatiran. Kemampuan untuk langsung melompat ke bagian penting video dikhawatirkan dapat berdampak pada kreator yang mengandalkan watch time dan retensi penonton untuk pendapatan dan performa kanal mereka. Jika penonton hanya menyaksikan potongan tertentu, durasi tonton keseluruhan video bisa ikut menurun.

Kritik serupa sebelumnya muncul terhadap AI Overviews Google yang dianggap mengurangi klik ke sumber asli karena menyajikan ringkasan singkat dari berbagai situs. Jika pengguna hanya mengambil potongan informasi paling relevan, ada risiko mereka melewatkan konteks penting dalam video sekaligus memengaruhi pendapatan kreator. Di sisi lain, Ask YouTube tetap berpotensi membantu video yang relevan lebih mudah ditemukan sehingga dampaknya terhadap ekosistem kreator masih akan terus dipantau. Perdebatan mengenai keseimbangan antara kenyamanan pengguna dan keberlanjutan kreator diperkirakan akan semakin ramai ke depannya.

5. YouTube juga menambah fitur Gemini Omni dan remix Shorts

YouTube juga memperkenalkan integrasi Gemini Omni ke aplikasi Create dan fitur Shorts Remix (blog.youtube)

Selain Ask YouTube, YouTube turut memperkenalkan integrasi Gemini Omni ke aplikasi Create dan fitur Shorts Remix. Teknologi ini memungkinkan pembuatan video dari kombinasi berbagai input seperti teks, gambar, audio, hingga video dengan dukungan pengetahuan dunia nyata milik Gemini. Fokus awal Gemini Omni adalah menghasilkan video berbasis AI dengan kualitas yang lebih realistis dan kontekstual.

YouTube juga memperluas kemampuan Remix pada Shorts. Pengguna nantinya dapat menambahkan prompt atau gambar sendiri sambil tetap mempertahankan konteks video asli, termasuk menambahkan elemen visual baru atau filter artistik. Meski demikian, kreator Shorts tetap diberikan opsi untuk menolak penggunaan visual remix pada karya mereka. Langkah ini disebut sebagai upaya YouTube menjaga keseimbangan antara inovasi AI dan perlindungan hak kreator.

Kehadiran Ask YouTube menunjukkan arah baru YouTube yang semakin mengandalkan AI untuk membantu pencarian informasi. Fitur ini menjanjikan pengalaman yang lebih cepat dan praktis bagi pengguna, tetapi pada saat yang sama memunculkan pertanyaan baru mengenai dampaknya terhadap kreator dan pola konsumsi konten video di masa depan. Fitur ini kemungkinan akan menarik perhatian pengguna YouTube yang sering mencari jawaban cepat lewat video.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team