cuplikan teaser iklan Hims & Hers (youtube.com/hims)
Berbeda dari pendekatan dua merek sebelumnya, Hims & Hers justru mengambil nuansa yang lebih berani, provokatif, dan sarat muatan sosial. Lewat iklan bertajuk “Rich People Live Longer”, mereka menyoroti ketimpangan sistem layanan kesehatan di Amerika Serikat yang selama ini kerap luput dari perbincangan. Iklan tersebut menggambarkan realitas bahwa kelompok berpenghasilan tinggi cenderung memiliki akses perawatan kesehatan yang lebih baik sekaligus peluang hidup lebih panjang dibandingkan masyarakat kebanyakan.
Narasi iklan dibawakan oleh suara rapper Common, sementara visualnya menampilkan kontras tajam antara gaya hidup elit yang menikmati teknologi medis canggih dan kehidupan mayoritas masyarakat yang masih menghadapi keterbatasan layanan kesehatan. Pendekatan ini memicu beragam respons, mulai dari apresiasi atas keberanian mengangkat isu sensitif hingga kritik terkait kejelasan pesan produk yang disampaikan. Meski begitu, Hims & Hers tetap berhasil membawa isu ketidaksetaraan akses kesehatan ke dalam percakapan publik yang lebih luas. Dalam konteks Super Bowl, strategi ini terasa tidak lazim, tetapi justru menegaskan posisi health tech sebagai industri yang bersinggungan langsung dengan isu sosial.
Secara keseluruhan, deretan iklan health tech di Super Bowl LX 2026 menandai fase baru komunikasi industri kesehatan yang semakin inspiratif dan edukatif. Mulai dari kisah personal yang diangkat oleh Ro, pendekatan edukatif milik Novartis, hingga kritik sosial ala Hims & Hers, kampanye-kampanye tersebut menunjukkan bagaimana suatu merek memanfaatkan medium Super Bowl untuk menyampaikan pesan yang melampaui promosi produk semata. Kreativitas kini bukan lagi satu-satunya tolok ukur, melainkan juga dampak iklan dalam membentuk persepsi dan kesadaran publik. Seiring meningkatnya perhatian masyarakat terhadap isu kesehatan dan teknologi medis, tren ini diperkirakan akan terus berkembang. Dari seluruh iklan tersebut, mana yang paling membekas menurut kamu?