Iklan Threads Bakal Diperluas, Meta Sasar Pengguna Global

- Uji coba iklan sudah berjalan sejak lama
- Format iklan beragam dan fleksibel
- Verifikasi keamanan lewat pihak ketiga
Meta mengumumkan iklan Threads bakal diperluas ke seluruh pengguna di dunia. Melalui pengumuman resmi pada Rabu (21/1/2026), perusahaan menjelaskan bahwa iklan akan ditayangkan secara bertahap agar pengalaman pengguna tetap nyaman. Menurut Meta, penayangan iklan secara global kemungkinan baru akan berjalan sepenuhnya dalam beberapa bulan ke depan.
Threads kini menjadi salah satu produk unggulan Meta. CEO Mark Zuckerberg menyoroti potensi aplikasi ini sebagai pesaing serius X (sebelumnya Twitter). Dengan lebih dari 400 juta pengguna aktif bulanan, ia yakin Threads memiliki peluang untuk mencapai 1 miliar pengguna dalam beberapa tahun ke depan.
Sejak diluncurkan pada Juli 2023, pertumbuhan Threads tergolong pesat, dari 200 juta pengguna pada pertengahan 2024, meningkat menjadi 320 juta pada Januari 2025, dan terus bertambah hingga menyentuh 400 juta pada awal 2026. Pertumbuhan ini menjadi dasar bagi Meta untuk mulai menambahkan fitur monetisasi melalui iklan, seiring kesiapan platform menjangkau pengguna secara global.
1. Uji coba iklan sudah berjalan sejak lama

Meski belum diterapkan secara penuh, Threads sudah mulai menguji iklan sejak setahun lalu di Amerika Serikat dan Jepang. Pada April 2025, Meta memperluas uji coba ini dengan membuka kesempatan bagi pengiklan global untuk mencoba berbagai format iklan. Langkah ini menunjukkan kesiapan Meta untuk memonetisasi Threads secara internasional, sekaligus mengukur respons pengguna sebelum iklan diterapkan secara global. Hasil uji coba ini membantu Meta menyesuaikan strategi iklan sambil tetap menjaga kenyamanan pengguna.
2. Format iklan beragam dan fleksibel

Meta mempermudah pengiklan menjangkau pengguna Threads melalui dua cara: otomatis menggunakan Advantage+ Meta atau melalui pengaturan manual. Format iklan yang didukung beragam, mulai dari gambar, video, carousel, hingga format rasio aspek baru 4:5. Selain itu, pengiklan dapat mengelola kampanye Threads bersamaan dengan iklan di Facebook, Instagram, dan WhatsApp, sehingga memudahkan posting silang antar platform dan meningkatkan efisiensi kampanye. Melalui berbagai opsi ini, pengiklan bisa menyesuaikan strategi mereka sesuai kebutuhan audiens dan tujuan kampanye.
3. Verifikasi keamanan lewat pihak ketiga

Untuk menjaga keamanan dan reputasi merek, Meta memperluas layanan verifikasi pihak ketiga yang sebelumnya hanya tersedia di Facebook dan Instagram ke Threads. Pengiklan kini dapat memanfaatkan Meta Business Partners untuk memastikan iklan mereka sesuai standar merek secara independen. Fitur ini juga membantu melindungi kampanye dari konten deepfake ilegal, masalah yang sedang menjadi perhatian bagi platform media sosial pesaing.
4. Penayangan awal masih rendah

Meski iklan akan hadir untuk pengguna global, Meta menegaskan bahwa pada tahap awal jumlah iklan yang muncul akan tetap rendah. Tujuannya agar pengalaman pengguna tetap nyaman, sekaligus memberi waktu bagi perusahaan untuk menyempurnakan sistem penayangan iklan. Pengguna bisa tetap menikmati Threads tanpa terganggu, sementara Meta dapat menilai efektivitas iklan sebelum diterapkan lebih luas.
Ekspansi iklan ini menjadi langkah penting bagi Meta untuk memonetisasi Threads tanpa mengorbankan kenyamanan pengguna. Pertumbuhan pengguna yang cepat membuat potensi platform ini sebagai sumber pendapatan baru semakin besar. Meta juga menegaskan bahwa perusahaan berfokus menyeimbangkan monetisasi dan pengalaman pengguna, sehingga Threads tetap menarik bagi audiens global.
Iklan Threads bakal diperluas dalam rangka upaya Meta untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan dan kenyamanan pengguna secara global. Ke depan, respons pengguna terhadap kehadiran iklan bakal menjadi faktor penting yang menentukan arah perkembangan platform tersebut.


















