Kenalan dengan 5 Seri Chipset Exynos, Apa Cukup Tangguh?

- Samsung menghadirkan berbagai seri chipset Exynos, mulai dari 800 untuk kelas entry-level hingga 2000 yang menjadi andalan flagship dengan performa tinggi dan efisiensi daya canggih.
- Setiap seri Exynos memiliki keunggulan berbeda, seperti dukungan jaringan 5G, kemampuan rekam video hingga 8K, serta fabrikasi modern mencapai 2nm pada seri tertingginya.
- Meskipun sempat dianggap kalah saing dari Snapdragon dan MediaTek, Samsung terus mengembangkan Exynos agar lebih kompetitif dan mendukung kemandirian ekosistem perangkatnya.
Snapdragon dan MediaTek merupakan dua chipset mobile yang merajai pasar chipset Android. Performa dan kemampuan keduanya tak bisa diragukan, entah soal gaming, rendering, hingga pemrosesan kamera. Namun, di antara keduanya ada satu chipset yang mencoba bersaing, yaitu Exynos buatan Samsung.
Exynos sendiri hanya dipakai di perangkat Samsung dan terkenal akan kemampuan fotografinya yang ciamik. Sayangnya, Exynos dianggap kurang bersaing, sering mengalami overheat, dan performanya terhitung rendah. Exynos juga memiliki banyak seri, seperti Exynos 800, 1000, hingga 200. Bahas semua seri Exynos di bawah ini, yuk!
1. Exynos 800 hadir buat HP entry level

Terdapat dua chipset di seri ini, yaitu Exynos 850 dan Exynos 880. Keduanya merupakan chipset entry level atau kelas bawah yang dipakai di HP murah seperti Samsung Galaxy A13, Galaxy A14, Galaxy A21s, dan Galaxy A04s. Exynos 850 hanya mendukung jaringan 4G sedangkan Exynos 880 sudah mendukung jaringan 5G.
Dilansir JagatReview, Exynos 850 punya konfigurasi delapan core, clock speed 2.0GHz, menggunakan GPU Mali-G52, dan hanya mendukung tipe penyimpanan eMMC 5.1 Exynos 880 sedikit lebih powerful dengan clock speed 2.0GHz, bisa merekam video hingga resolusi 4K, dan pakai GPU Mali-G76 MP5.
2. Exynos 900 punya dua produk

Sama seperti 800 series, Exynos 900 series hanya memiliki dua produk, yaitu Exynos 980 dan Exynos 990. Dilansir laman resmi Samsung, keduanya merupakan chipset 5G yang menggabungkan antara performa, jaringan ngebut, hingga kemampuan AI. Angkanya memang masih ratusan, tapi seri ini dipakai di berbagai HP flagship seperti Samsung Galaxy Note 20, Galaxy S20 Ultra, dan Galaxy S20 FE.
Exynos 980 dan 990 dirilis pada akhir 2019. Keduanya masih menggunakan proses fabrikasi 8nm, punya clock speed sekitar 2.2 hingga 2.7GHz, mendukung penyimpanan UFS 3.0, bahkan bisa merekam video hingga resolusi 8K 30 FPS. Samsung juga mengeklaim kalau Exynos 989 dan Exynos 990 sudah dilengkapi NPU yang terintegrasi.
3. Exynos 1000 jadi andalan HP mid-range

Beberapa chipset dari seri ini adalah Exynos 1280, Exynos 1380, Exynos 1480, dan Exynos 1580. Semua chipset di seri ini sudah mendukung jaringan 5G, bisa merekam video 4K, dan punya clock speed di atas 2GHz. Dilansir NanoReview, Exynos 1000 series menjadi andalan bagi HP mid-range Samsung seperti Samsung Galaxy A26, Galaxy A54, Galaxy A35, dan Galaxy A56.
Exynos 1000 series juga cukup bersaing dengan chipset mid-range lain. Performanya juga cukup ganas dengan perolehan skor AnTuTu mencapai 900 ribuan, skor Single Core 1300an, dan skor Multi Core di 3800an di Geekbench 6. Proses fabrikasinya juga canggih, mulai dari 5 hingga 4nm. Secara teoretis, hal tersebut membuat Exynos 1000 series lebih hemat daya dan efisien.
4. Exynos 2000 menghadirkan performa terbaik

Exynos 2000 series adalah puncak dari semua chipset Exynos. Spesifikasi seri ini juga yang tertinggi, mulai dari fabrikasi 2nm di Exynos 2600, clock speed 3.3GHz di Exynos 2500, hingga penggunaan GPU Samsung Xclipse 960. Perolehan skor benchmark Exynos 2000 series juga sangat tinggi, yaitu 2 jutaan di AnTuTu hingga 900-an di Single Core Geekbench 6. Dilansir GSMArena, HP flagship modern seperti Samsung Galaxy S21, Galaxy S23 Plus, dan Galaxy S22 Ultra merupakan beberapa model yang ditenagai chipset ini.
5. Chipset Exynos jadul yang sudah tidak digunakan

Selain semua chipset tersebut, ada juga beberapa seri zaman dulu yang saat ini sudah tidak digunakan. Beberapa di antaranya adalah Exynos 3000 series seperti Exynos 3110, Exynos 7000 series seperti Exynos 7904, Exynos 9000 series seperti Exynos 9825, dan Exynos 8000 series seperti Exynos 8895. Semua seri tersebut merupakan chipset yang diproduksi dan dirilis sebelum 2020. HP yang menggunakannya juga termasuk model yang sudah kuno, seperti Samsung Galaxy Note 10, Galaxy S8, dan Galaxy A30.
Sepak terjang chipset Exynos merupakan bukti dari keseriusan Samsung untuk bersaing di industri semikonduktor mobile. Agar bisa bersaing dengan Snapdragon dan MediaTek, Exynos juga terus berkembang dengan mengeluarkan seri terbaru yang menghadirkan teknologi paling canggih. Selain itu, penggunakan Exynos juga membuat Samsung bisa lebih leluasa dalam mengatur produknya.





![[QUIZ] Reaksi Kamu Saat Internet Lemot Ungkap Gaya Menghadapi Tekanan](https://image.idntimes.com/post/20240306/hal-sepele-yang-bisa-memancing-emosi-apa-saja-hal-sepele-yang-bisa-bikin-emosi-internet-lemot-9cde86371d7fc78c91ae80a6ffab250e-118c8610674753f052efac2a0a377ed3.jpeg)












