"Jadi ada dua websitenya, IGRS sama yang Steam. Itu belum connect. Jadi dia self-assessment. Mereka tadi pagi kirim email minta maaf karena ada miskomunikasi," ujarnya di Jakarta, pada Senin (06/04/2026).
Komdigi Sebut Steam Sudah Kirim Permohonan Maaf, Akui Miskomunikasi

- Steam mengirim surat permintaan maaf ke Komdigi setelah terjadi miskomunikasi terkait penggunaan rating IGRS pada sejumlah gim di platformnya.
- Komdigi menjelaskan bahwa Steam melakukan penilaian mandiri karena sistemnya belum terhubung dengan situs resmi IGRS dan belum ada MoU maupun integrasi API.
- Pertemuan antara Komdigi dan Steam dijadwalkan pada Mei untuk membahas MoU, sementara Komdigi terus memperkuat sistem verifikasi serta mengimbau masyarakat mengacu pada sumber resmi.
Steam mengirimkan permintaan maaf melalui surat elektronik ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) terkait dengan kesalahpahaman rating Indonesia Game Rating System (IGRS).
Komdigi menegaskan bahwa tampilan rating IGRS pada sejumlah gim di platform Steam bukan merupakan hasil klasifikasi resmi yang telah diverifikasi oleh pemerintah Indonesia.
Steam melakukan self-assessment
Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Direktorat Jenderal Ekosistem Digital, Sonny Hendra Sudaryana menjelaskan bahwa website Steam dan IGRS belum saling terkoneksi sehingga Steam melakukan penilaian mandiri.
Dijelaskannya bahwa Steam melewati satu langkah, di mana mereka seharusnya mengirim laporan ke Komdigi. Komdigi sendiri baru memberikan lampu hijau untuk platform distribusi gim itu untuk melakukan uji coba.
Pertemuan akan dilakukan pada Mei mendatang

Sampai saat ini belum ada memorandum of understanding (MoU) antara Steam dengan Komdigi. Bahkan untuk Application Programming Interface atau API-nya saja mereka belum pernah bicara antara sistem.
"Apalagi API, belum pernah ngobrol sistem-ke-sistem. Jadi ada misinformasi. Satunya kan yang dibahas di website Steam, sedangkan yang kita kerjain, yang bener-bener kita cek itu yang di website-nya IGRS. Itu sebenarnya kan common practices. Tiap negara itu punya rating sistem masing-masing," jelasnya lebih lanjut.
Komdigi dan Steam sendiri baru akan melakukan pertemuan pada bulan Mei yang akan datang, termasuk proses MoU. Lalu, setelah itu MoU akan disambungkan ke API.
Lembaga tersebut akan terus melakukan penyempurnaan sistem IGRS, termasuk penguatan mekanisme verifikasi dan pengawasan, guna memastikan sistem klasifikasi berjalan lebih akurat dan terpercaya. Komdigi menekankan bahwa pengawasan ruang digital tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata. Masyarakat diimbau untuk mengacu pada informasi resmi melalui laman IGRS dan kanal resmi Komdigi.













![[QUIZ] Reaksi Kamu Saat Ponsel Low Battery Ungkap Cara Kamu Mengelola Stres](https://image.idntimes.com/post/20250321/close-up-hands-charging-mobile-phone-53876-13956-7dc273c135a9419c4df8c9f0f777a2c3-3f9b0390fbe77d9b80abfaa0b634aa01.jpg)




