Kementerian Komunikasi dan Digital RI (Komdigi) meminta penjelasan resmi dari Meta selaku penyelenggara sistem elektronik (PSE) layanan Instagram terkait isu dugaan kebocoran data pengguna dan informasi yang beredar mengenai proses reset kata sandi. Pertemuan klarifikasi telah dilakukan pada 14 Januari 2026.
Sebelumnya, Malwarebytes, sebuah perusahaan perangkat lunak antivirus, awalnya melaporkan bahwa terjadi kebocoran data yang mengungkapkan informasi sensitif dari 17,5 juta pengguna Instagram.
Malwarebytes menambahkan bahwa kebocoran tersebut mencakup nama pengguna Instagram, alamat fisik, nomor telepon, alamat email, dan lainnya. Namun, Instagram menyatakan bahwa tidak ada kebocoran data dan bahwa akun pengguna "aman".
