benchmark GPT-Live (openai.com)
Inovasi GPT-Live tidak hanya terbatas pada kehalusan suara, tetapi juga pada cara sistem ini berpikir. Saat pengguna mengajukan pertanyaan rumit, sistem ini tidak akan membebani dirinya sendiri dengan proses komputasi yang berat. GPT-Live secara otomatis mendelegasikan tugas kompleks tersebut kepada model bahasa yang berjalan di latar belakang.
Pada versi peluncuran awal ini, seluruh tugas pencarian web atau penalaran diserahkan kepada model GPT-5.5. Sembari GPT-5.5 bekerja merumuskan jawaban, GPT-Live akan terus menemani pengguna mengobrol tanpa jeda. Transisi pengiriman jawaban dari model latar belakang ke modul suara pun berlangsung dengan cepat.
Pengguna juga diberikan fleksibilitas untuk memilih tingkat upaya penalaran saat menggunakan mode suara ini. Kamu bisa memilih mode Instant untuk respons kilat, Medium untuk pemikiran moderat, atau High untuk topik akademis yang rumit. Fitur pengaturan kecerdasan adaptif ini sangat berguna untuk mengontrol kedalaman jawaban yang akan diberikan oleh asisten virtual tersebut.
Lompatan kecerdasan ini terlihat pada hasil pengujian benchmark penalaran ilmiah tingkat lanjut bernama GPQA. Saat dijalankan pada mode penalaran tertinggi, GPT-Live-1 mencetak skor pengujian sebesar 84,2 persen. Angka tersebut merupakan peningkatan drastis jika dibandingkan dengan fitur Advanced Voice Mode generasi lama yang hanya menyentuh 45,3 persen.