Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Sinar Mas Hadirkan AI untuk Pendidikan hingga Layanan Kesehatan
Presiden Komisaris DSSA, David Fernando Audy (keempat dari kanan), Managing Director Sinar Mas, Ferry Salman (kelima dari kanan) dan Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Edwin Hidayat Abdullah (tengah) saat kunjungan ke kantor PT Brilian Teknologi Sejahtera (BTS) di Jakarta (01/10) (Dok. Sinar Mas)
  • Sinar Mas dan iFLYTEK melalui PT Brilian Teknologi Sejahtera mengembangkan solusi AI untuk sektor pendidikan dan kesehatan, guna menjawab kebutuhan nyata masyarakat.

  • BTS memperkenalkan smart board dan smart whiteboard berbasis AI yang membuat pembelajaran lebih interaktif serta membantu siswa memahami tahapan penyelesaian soal.

  • Di layanan kesehatan primer, AI membantu tenaga medis mencocokkan gejala dengan kemungkinan diagnosis dan mengevaluasi kesesuaian penggunaan obat, dengan penekanan pada tata kelola yang aman dan inklusif.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Perkembangan kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI) semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dari membantu proses belajar di ruang kelas hingga mendukung tenaga kesehatan dalam melakukan pemeriksaan, teknologi AI kini berkembang dari sekadar inovasi digital menjadi solusi yang dapat diterapkan untuk menjawab kebutuhan nyata masyarakat. Salah satu upaya menghadirkan teknologi tersebut dilakukan oleh Sinar Mas dan iFLYTEK melalui PT Brilian Teknologi Sejahtera (BTS), perusahaan patungan yang berfokus pada pengembangan solusi berbasis AI untuk berbagai sektor, termasuk pendidikan dan kesehatan.

Menurut Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Edwin Hidayat Abdullah, kehadiran AI sangat dibutuhkan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat. "Ini bagus sekali, luar biasa. Kalau kita lihat, ada inovasi-inovasi yang memang menyentuh kebutuhan kita. Dalam edukasi, hal itu menjadi sangat penting dalam membantu menghadirkan inovasi," ujar Edwin.

Solusi yang diperlihatkan hari ini menunjukkan bagaimana AI dapat digunakan untuk mendukung aktivitas keseharian, mulai dari proses pembelajaran hingga layanan kesehatan.

1. AI yang inklusif dan bertanggung jawab

Presiden Komisaris DSSA, David Fernando Audy (keempat dari kanan), Managing Director Sinar Mas, Ferry Salman (kelima dari kanan) dan Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Edwin Hidayat Abdullah (tengah) saat kunjungan ke kantor PT Brilian Teknologi Sejahtera (BTS) di Jakarta (01/10) (Dok. Sinar Mas)

Managing Director Sinar Mas, Ferry Salman menyoroti pentingnya memastikan perkembangan teknologi AI berjalan beriringan dengan tata kelola dan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat luas. "Semua ini harus sudah regulated. Jadi, harus ada surveillance dan control-nya juga. Namun, inclusivity adalah yang paling penting, supaya teknologi ini dapat memakmurkan masyarakat Indonesia dan membuat masyarakat Indonesia menjadi lebih sejahtera," ujar Ferry.

BTS memperlihatkan smart board dan smart whiteboard yang dirancang untuk membuat proses pembelajaran lebih interaktif. Teknologi tersebut tidak hanya berfungsi sebagai papan tulis digital, tetapi juga dapat memanfaatkan AI untuk membantu siswa memahami proses penyelesaian soal secara bertahap.

2. AI mendukung layanan kesehatan primer

Sinar Mas hadirkan AI untuk pendidikan hingga layanan kesehatan (dok. Sinar Mas)

Teknologi AI juga diperlihatkan dalam bidang kesehatan. Salah satu solusi yang diperkenalkan memanfaatkan AI untuk membantu tenaga medis dalam proses diagnosis, khususnya pada kebutuhan layanan kesehatan primer. Sistem ini dapat membantu mencocokkan gejala yang dialami pasien dengan kemungkinan diagnosis serta memberikan dukungan dalam mengevaluasi kesesuaian penggunaan obat.

3. Teknologi yang menjawab kebutuhan nyata

Presiden Komisaris DSSA, David Fernando Audy (keempat dari kanan), Managing Director Sinar Mas, Ferry Salman (kelima dari kanan) dan Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Edwin Hidayat Abdullah (tengah) saat kunjungan ke kantor PT Brilian Teknologi Sejahtera (BTS) di Jakarta (01/10) (Dok. Sinar Mas)

Pengembangan solusi semacam ini menjadi semakin relevan di Indonesia karena teknologi digital dituntut tidak hanya canggih, tetapi juga mampu menjawab persoalan yang dihadapi masyarakat. Pemerintah turut mendorong pemanfaatan AI secara produktif di sektor strategis seperti pendidikan dan kesehatan, sembari menekankan pentingnya tata kelola agar perkembangan teknologi tetap aman dan bertanggung jawab.

Di tengah laju transformasi digital yang semakin cepat, tantangannya bukan lagi sekadar seberapa canggih teknologi yang dapat dikembangkan, melainkan bagaimana inovasi tersebut dapat diterapkan secara aman, inklusif, dan relevan bagi masyarakat Indonesia. (WEB/AD)

Sponsored Content: This article is a paid collaboration. While this content is sponsored, all insights, reviews, and editorial standards remain entirely our own.

Curated For You

Editorial Team

Related Article