Lombok tidak hanya dikenal lewat pantai dan kawasan Mandalika, tetapi juga memiliki tradisi tenun yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Sasak. Kain tenun Lombok dibuat secara tradisional dengan teknik dan motif yang diwariskan antar generasi. Sejumlah desa wisata bahkan membuka kesempatan untuk melihat proses pembuatan kain hingga mencoba aktivitas menenun secara langsung.
Tradisi tersebut tersebar di beberapa wilayah Lombok, mulai dari sentra songket di Lombok Tengah hingga tenun ikat dan tenun tradisional di Lombok Timur serta Lombok Utara. Setiap desa menawarkan suasana perkampungan dan pengalaman budaya yang berkaitan dengan kehidupan para perajin. Berikut lima desa tenun tradisional di Lombok yang dapat menjadi pilihan untuk mengenal lebih dekat warisan tekstil Sasak.
