Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Kuil Buddha di Asia Tenggara Ini Memiliki Arsitektur Memukau, Wajib Dikunjungi!
Shwedagon Pagoda (pixabay.com/Thailand_becausewecan)

Asia Tenggara selalu punya cara tersendiri untuk memikat perhatian para pencinta perjalanan. Selain terkenal dengan pantai tropis dan kuliner khasnya, kawasan ini juga menyimpan banyak bangunan religius yang tampil megah dengan detail arsitektur luar biasa. Perpaduan budaya lokal, pengaruh kerajaan kuno, hingga sentuhan spiritual membuat banyak kuil Buddha di kawasan ini terasa begitu memukau.

Beberapa kuil bahkan sudah menjadi ikon wisata dunia karena desainnya yang unik dan atmosfernya yang menenangkan. Dari kuil putih yang terlihat seperti negeri fantasi hingga kompleks berlapis emas yang berdiri megah di tengah kota, Asia Tenggara menawarkan pengalaman wisata budaya yang sulit dilupakan.

1. Wat Rong Khun, Thailand

Wat Rong Khun (pixabay.com/hs1oaf)

Wat Rong Khun menjadi salah satu kuil Buddha paling terkenal di Thailand berkat tampilannya yang berbeda dari kuil tradisional pada umumnya. Bangunan yang juga dikenal sebagai White Temple ini didominasi warna putih dengan detail kaca berkilau yang membuatnya tampak mencolok saat terkena cahaya matahari.

Bagian paling menarik dari kuil ini terletak pada ukiran dan simbol artistiknya yang penuh detail. Jembatan menuju bangunan utama dibuat dengan konsep perjalanan menuju pencerahan spiritual. Area sekitar kuil juga dipenuhi patung unik dan ornamen modern yang membuat suasana terasa artistik sekaligus mistis.

2. Shwedagon Pagoda, Myanmar

Shwedagon Pagoda (pixabay.com/ArkkrapolA)

Shwedagon Pagoda berdiri megah di atas bukit di Yangon dan menjadi situs Buddha paling sakral di Myanmar. Kompleks pagoda ini dikenal dengan stupa raksasa berlapis emas yang terlihat berkilau dari berbagai sudut kota, terutama saat matahari terbenam.

Suasana di area pagoda terasa sangat tenang dengan deretan kuil kecil, lonceng besar, dan lampu-lampu keemasan yang menyala saat malam hari. Banyak wisatawan datang untuk menikmati panorama kota Yangon dari area atas sambil melihat aktivitas ibadah yang berlangsung hampir sepanjang hari.

3. Candi Borobudur, Indonesia

Candi Borobudur (pixabay.com/Mikkinis)

Candi Borobudur merupakan salah satu kuil Buddha terbesar di dunia dan menjadi kebanggaan Indonesia. Struktur bertingkat dengan susunan batu vulkanik ini dibangun sejak abad ke delapan dan masih berdiri megah hingga sekarang.

Daya tarik utama Borobudur terletak pada relief batu yang sangat detail dan ratusan arca Buddha yang tersebar di setiap tingkatannya. Momen matahari terbit menjadi pengalaman paling dicari karena kabut tipis dan cahaya pagi membuat suasana candi terasa dramatis sekaligus damai.

4. Pha That Luang di Laos

Pha That Luang (commons.wikimedia.org/Danou Samnang)

Pha That Luang dikenal sebagai simbol nasional Laos sekaligus pusat spiritual penting di negara tersebut. Bangunan utamanya berupa stupa besar berwarna emas yang terlihat mencolok di tengah lanskap kota Vientiane.

Kompleks kuil ini menawarkan suasana yang lebih tenang dibanding beberapa destinasi populer lain di Asia Tenggara. Detail arsitektur bergaya Laos dengan sentuhan tradisional membuat area kuil terasa elegan dan hangat. Saat festival keagamaan berlangsung, kawasan ini dipenuhi prosesi budaya dan suasana yang sangat meriah.

5. Bái Đính Pagoda di Vietnam

Bái Đính Pagoda (commons.wikimedia.org/Travelphotographery)

Bái Đính Pagoda merupakan kompleks kuil Buddha terbesar di Vietnam dengan area yang sangat luas dan latar pegunungan hijau yang menenangkan. Lokasinya berada di kawasan Ninh Binh yang memang terkenal dengan pemandangan alam dramatis.

Kompleks ini memiliki koridor panjang berisi ratusan patung arhat serta patung Buddha perunggu berukuran besar yang menjadi pusat perhatian. Perjalanan mengelilingi area kuil terasa seperti menyusuri perpaduan antara wisata budaya dan panorama alam khas Vietnam utara.

Kuil-kuil Buddha ini tidak hanya menawarkan nilai spiritual, tetapi juga pengalaman visual yang luar biasa. Setiap tempat memiliki karakter arsitektur berbeda yang dipengaruhi sejarah, budaya, dan tradisi lokal. Dari bangunan serba putih di Thailand hingga stupa emas di Myanmar, semua destinasi tersebut menghadirkan suasana yang membuat perjalanan terasa lebih berkesan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team