Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Tempat Wisata Sekitar Jakarta yang Bisa Naik Kereta, Praktis dan Hemat!
KRL Commuter Line (commons.wikimedia.org/Davee Jonesey)

KRL Commuter Line bukan lagi sekadar andalan para pekerja kantoran di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi sebab moda transportasi ini kini juga menjadi pilihan cerdas untuk menjelajahi tempat wisata yang bisa naik kereta dengan tiket mulai Rp3.000 saja.

Sayangnya, belum semua warga Jabodetabek belum menyadari bahwa stasiun-stasiun yang mereka lewati setiap hari ternyata menjadi pintu masuk menuju destinasi wisata kelas atas. Dari taman botani bersejarah hingga kawasan hiburan modern, semuanya bisa kamu capai tanpa harus pusing memikirkan parkir atau macet. Berikut lima destinasi wisata sekitaran Jakarta yang bisa dipilih untuk wisata long weekend.

1. Kebun Raya Bogor dan Istana Bogor menyimpan sejarah lebih dari dua abad

Kebun Raya Bogor (commons.wikimedia.org/Cep Budhi Darma)

Kebun Raya Bogor bukan taman biasa sebab merupakan lembaga riset botani ini didirikan pada 18 Mei 1817 oleh Gubernur Jenderal Hindia Belanda Godert Alexander Gerard Philip van der Capellen, menjadikannya salah satu kebun raya tertua di Asia Tenggara yang masih aktif beroperasi hingga sekarang. Koleksinya mencapai lebih dari 13.000 spesimen tanaman dari sekitar 3.500 spesies berbeda, termasuk pohon-pohon berusia ratusan tahun yang ditanam sejak era kolonial. Cukup turun di Stasiun Bogor, kamu bisa berjalan kaki sekitar 10 menit atau naik angkot menuju pintu masuk utama di Jalan Ir. H. Juanda.

Tepat di sisi barat kebun raya berdiri Istana Bogor, salah satu dari enam istana kepresidenan resmi Republik Indonesia yang dibangun pertama kali pada 1745 oleh Gubernur Jenderal Baron van Imhoff. Kawasan istana ini terkenal karena dihuni ratusan rusa totol atau Axis axis  spesies rusa berbintik putih asal Asia Selatan yang berkeliaran bebas di halaman luasnya.

Setelah puas menjelajahi kebun raya, kamu bisa melanjutkan perjalanan kuliner ke kawasan sekitar stasiun untuk mencicipi asinan bogor atau soto kuning yang sudah ada sejak puluhan tahun lalu.

2. Kota Tua Jakarta merekam 400 tahun sejarah perdagangan dunia dalam satu kawasan

Kota Tua Jakarta (commons.wikimedia.org/Chitra arti)

Kawasan Kota Tua Jakarta atau yang dikenal sebagai Batavia Lama adalah pusat pemerintahan dan perdagangan Hindia Belanda sejak abad ke-17, tepatnya sejak Jan Pieterszoon Coen mendirikan benteng pertahanan di lokasi ini pada 1619. Arsitektur bergaya Eropa yang masih tegak berdiri mulai dari Museum Fatahillah yang dulunya adalah Balai Kota Batavia hingga Museum Wayang yang menyimpan koleksi lebih dari 4.000 wayang dari berbagai penjuru dunia adalah bukti fisik kejayaan kota pelabuhan ini berabad-abad silam. Dari KRL, kamu cukup turun di Stasiun Jakarta Kota dan berjalan kaki sekitar lima menit menuju kawasan utama.

Museum Bank Indonesia yang terletak di Jalan Pintu Besar Utara Nomor 3 juga wajib masuk daftar kunjungan karena gedung bergaya neoklasik ini dulunya adalah kantor pusat De Javasche Bank yang didirikan pada 1828 cikal bakal Bank Indonesia modern. Tiket masuk museum ini gratis, namun kamu perlu mendaftar secara daring melalui situs resmi Bank Indonesia sebelum berkunjung.

Sewa sepeda ontel di sekitar kawasan juga tersedia dengan harga Rp25.000 per 30 menit jika kamu ingin menjelajahi gang-gang sempit bersejarah di sekitarnya.

3. Taman Mini Indonesia Indah memperkenalkan Indonesia dalam satu kompleks seluas 150 hektare

Taman Mini Indonesia Indah (commons.wikimedia.org/ Gunawan Kartapranata)

Taman Mini Indonesia Indah atau TMII diresmikan oleh Presiden Soeharto pada 20 April 1975 atas prakarsa Ibu Tien Soeharto, dan sejak saat itu menjadi salah satu destinasi wisata edukasi paling ikonik di Indonesia. Kompleks seluas 150 hektare ini menampilkan 34 anjungan rumah adat yang merepresentasikan seluruh provinsi di Indonesia, lengkap dengan pakaian tradisional, pertunjukan seni budaya, hingga makanan khas masing-masing daerah yang dijual di dalam kawasan. Dari KRL, turun di Stasiun Tanjung Barat atau Stasiun Cawang, lalu lanjutkan dengan transportasi daring menuju pintu masuk utama.

Di dalam kompleks, Teater Keong Mas adalah daya tarik tersendiri sebab gedung berbentuk keong raksasa ini menayangkan film dokumenter format IMAX tentang keindahan alam dan budaya Indonesia sejak diresmikan pada 1984. Kamu juga bisa menaiki kereta gantung atau gondola yang melintasi danau buatan di tengah kompleks untuk mendapatkan pemandangan miniatur kepulauan Indonesia dari ketinggian. TMII juga memiliki lebih dari 16 museum tematik, mulai dari Museum Transportasi, Museum Penerangan, hingga Museum Komodo dan Reptil.

4. Ancol dan Dunia Fantasi menawarkan hiburan tepi laut sejak 1966

Pantai Ancol (commons.wikimedia.org/Ramses Sinaga)

Taman Impian Jaya Ancol adalah kawasan rekreasi terpadu terbesar di Asia Tenggara yang berdiri di atas lahan reklamasi seluas 552 hektare di tepi Teluk Jakarta. Kawasan ini mulai dikembangkan secara serius sejak 1966 di bawah gubernur Ali Sadikin. Kemudian ada juga Dunia Fantasi atau Dufan sebuah taman hiburan bertema di dalamnya yang  resmi dibuka untuk umum pada 29 Agustus 1985.

Jika naik kereta, turun di Stasiun Ancol, kamu bisa melanjutkan perjalanan dengan bus Wara-Wiri yang beroperasi di dalam kawasan atau menggunakan transportasi daring.

Selain Dufan yang memiliki lebih dari 30 wahana termasuk kora-kora dan hysteria, kawasan Ancol juga menyediakan Seaworld sebuah akuarium raksasa dengan terowongan bawah air sepanjang 80 meter serta Ocean Dream Samudra yang menampilkan pertunjukan lumba-lumba dan singa laut. Pantai Ancol juga terbuka untuk pengunjung yang ingin menikmati suasana tepi laut tanpa harus membayar tiket wahana, cukup dengan membayar tiket masuk kawasan seharga Rp35.000 per orang.

5. Kebun Binatang Ragunan adalah rumah bagi spesies langka di atas lahan 140 hektare

Kebun Binatang Ragunan (commons.wikimedia.org/Midori)

Kebun Binatang Ragunan didirikan pada 1864 dengan nama Planten En Dierentuin di kawasan Cikini, Jakarta Pusat dan merupakan kebun binatang tertua di Indonesia sekaligus salah satu yang tertua di Asia. Lokasi saat ini yakni di Pasar Minggu baru digunakan sejak 1966 ketika kawasan Cikini dianggap terlalu padat untuk menampung koleksi satwa yang terus bertambah.

Koleksi satwanya mencakup lebih dari 2.000 ekor dari sekitar 295 spesies, termasuk spesies yang masuk daftar merah IUCN (International Union for Conservation of Nature), lembaga internasional yang mengelola data kepunahan satwa dunia  seperti orangutan Sumatra, harimau Sumatra, dan komodo. Area hijaunya yang luas juga menjadikan Ragunan sebagai lokasi piknik keluarga yang populer, terutama pada akhir pekan, dengan tiket masuk yang sangat terjangkau, yakni Rp4.000 untuk dewasa dan Rp3.000 untuk anak-anak.

Dari KRL, turun di Stasiun Pasar Minggu, lalu lanjutkan perjalanan sekitar 15 menit dengan angkot jurusan Ragunan atau ojek daring.

Lima destinasi di atas membuktikan bahwa tempat wisata yang bisa naik kereta di Jabodetabek jauh lebih beragam dari yang kebanyakan orang bayangkan  dan semuanya bisa dijangkau tanpa kendaraan pribadi. Perjalanan yang hemat, minim stres, sekaligus kaya pengalaman adalah kombinasi yang sulit ditolak. Jadwalkan kunjunganmu sekarang karena weekend berikutnya terlalu sayang untuk dilewatkan hanya di rumah.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team