5 Wisata Subak di Tabanan selain Jatiluwih, Suguhkan Pemandangan Menawan!

Menikmati pemandangan persawahan menjadi aktivitas wisata menarik untuk rehat dari kesibukan sehari-hari. Udara segar, hamparan hijau yang memanjakan mata, serta suasana yang menenangkan menjadi daya tarik utama tempat ini.
Bali menawarkan hamparan persawahan dengan sistem irigasi tradisional yang dikenal sebagai subak. Selain indah secara visual, sistem ini juga menyimpan nilai budaya yang tinggi. Salah satunya yang terkenal adalah sawah terasering Jatiluwih di Kabupaten Tabanan yang ditetapkan sebagai Warisan Budaya Dunia oleh UNESCO.
Menariknya, selain Jatiluwih masih terdapat sejumlah area persawahan lain di Tabanan yang gak kalah memikat untuk destinasi wisata. Berikut lima wisata subak di Tabanan selain Jatiluwih yang menawarkan pemandangan keren dan pengalaman wisata tidak terlupakan.
1. Subak Piak

Subak Piak adalah destinasi wisata alam di Desa Wongaya Gede, Kecamatan Penebel, Tabanan yang menawarkan hamparan sawah berundak sangat luas. Suasana pedesaan yang asri, udara sejuk, serta pemandangan alam berlatarkan Gunung Batukaru tersaji di sini.
Kamu bisa berjalan-jalan di pematang sawah, bersepeda, ngopi estetik di beberapa tempat di sekitarnya, hingga berinteraksi dengan petani yang ada di sawah. Serunya lagi, kamu bisa melihat pemandangan matahari terbit yang Instagramable di sini.
2. Subak Timpli

Subak Timpli atau disebut juga Subak Batu Timpli berlokasi di Desa Gunung Salak, Selemadeg Timur, Tabanan yang menawarkan pemandangan alam memanjakan mata. Kamu bisa melihat hamparan sawah berundak, pepohonan kelapa, dan pemandangan laut di sisi selatan.
Para petani lokal merawat dan mengelola ladang hijau ini, meneruskan tradisi turun-temurun dalam merawat bumi. Saat pagi hari, kamu akan dimanjakan dengan aroma tanah basah dan sejuknya angin pegunungan di antara rumpun padi. Kamu pun bisa jalan-jalan santai atau jogging di sekitarnya.
3. Belimbing Rice Terrace

Belimbing Rice Terrace berlokasi di Desa Belimbing, Kecamatan Pupuan, Tabanan. Destinasi ini menawarkan keindahan lanskap hijau yang memukau dan sering disandingkan dengan keindahan Jatiluwih.
Pemandangan alam yang tenang dan asri dengan latar belakang perbukitan, cocok untuk wisata alam sambil berburu foto. Di sekitarnya pun ada beberapa tanaman tropikal lainnya seperti durian, singkong, dan manggis. Kamu bisa menyegarkan diri sambil menikmati pemandangan sawah tradisional.
4. Subak Bengkel

Subak Bengkel berada di dua desa, yaitu Desa Bengkel dan Desa Pangkungtibah, Kecamatan Kediri, Tabanan. Tempat ini diakui UNESCO sebagai Ecohydrology Demonstration Site pada tahun 2023 yang memproduksi padi organik berkualitas tinggi serta menjadi contoh keberlanjutan petani modern yang harmonis.
Tempat ini menawarkan keindahan pemandangan sawah dan budaya. Ditambah lagi, lokasinya pun strategis dan berdekatan dengan Tanah Lot. Kamu pun bisa mengunjunginya untuk wisata sambil jalan-jalan santai menikmati udara segar di sini.
5. Desa Wisata Pinge

Desa Wisata Pinge berlokasi di Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan dikenal sebagai destinasi ekowisata yang menawarkan keindahan alam memukau dan suasana pedesaan yang asri. Desa ini didukung oleh tiga sistem subak, yaitu Subak Pinge, Subak Baluan, dan Subak Pacung yang bisa dikunjungi untuk wisata.
Subak-subak ini menyuguhkan pemandangan sawah terasering yang indah, hijau, dan tenang. Kamu pun bisa mempelajari sistem irigasi tradisional Bali yang berlandaskan gotong royong, hingga terlibat dalam aktivitas pemeliharaan subak sambil menikmati panorama sawah yang memanjakan mata.
Kelima wisata subak di atas bisa jadi alternatif destinasi selain kawasan Jatiluwih. Semuanya menawarkan panorama persawahan yang hijau nan luas, dan bisa jadi spot untuk jalan santai, jogging, maupun bersepeda menyusuri area persawahan. Yuk, kunjungi salah satunya buat liburanmu nanti di Tabanan!


















