Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
7 Lokasi Syuting Gimbap and Onigiri di Semenanjung Izu, Indah nan Romantis
Pantai Lalala Sun, cuplikan drama Gimbap dan Onigiri (dok. Netflix/Gimbap dan Onigiri)

Siapa nih yang suka nonton drama slow pace? Jika kamu termasuk, maka wajib menjadikan Gimbap and Onigiri (2026) sebagai salah satu watchlist. Drama lintas negara Jepang–Korea Selatan itu seolah mengajak penonton untuk kulineran dan traveling.

Park Rin (Kang Hyewon) punya bucket list, daftar keinginannya saat menjadi mahasiswa internasional di Jepang dan dilakukan sekali seumur hidup. Pacarnya, Hase Taiga (Eiji Akaso) ingin membantu mewujudkannya satu per satu. Pada episode 6, mereka menikmati ketenangan Semenanjung Izu, kontras dengan hubungan yang entah mau dibawa ke mana setelah Rin lulus dan kembali ke Korea Selatan.

Penonton memang akan menangkap interaksi tidak nyaman dalam konflik tersebut. Namun, latar tempatnya dapat memberikan sudut pandang berbeda dan seharusnya menjadi itinerary kencan yang romantis. Mau tahu seperti apa keindahannya? Berikut ini tujuh lokasi syuting Gimbap and Onigiri di Semenanjung Izu.

1. Pantai Lalala Sun

Pantai Lalala Sun, cuplikan drama Gimbap dan Onigiri (dok. Netflix/Gimbap dan Onigiri )

Beberapa menit pertama, Park Rin berjalan di tepi pantai berpasir tanpa alas kaki. Lokasinya di Pantai LaLaLa Sun, menyuguhkan beberapa pulau kecil yang berpadu dengan Gunung Fuji di kejauhan. Pasirnya putih, airnya jernih dengan dominasi warna biru dan ombaknya tenang.

LaLaLa Sun merupakan pantai buatan yang populer dan dilengkapi dengan fasilitas shower, toilet, serta ruang ganti. Pantai ini akan lebih ramai saat pertengahan Juli hingga akhir Agustus. Sambil menikmati musim panas, kamu dapat menyantap aneka camilan hingga es serut yang dijajakan di sekitarnya.

Alamat: 517-4 Nishiura Hirasawa, Kota Numazu, Prefektur Shizuoka.

Akses: naik bus dari pintu keluar selatan Stasiun JR Numazu dan turun di Halte Bus Lalala Sun Beach.

2. Izu Panorama Park

Izu Panorama Park, cuplikan drama Gimbap dan Onigiri (dok. Netflix/Gimbap dan Onigiri )

Semenanjung Izu menawarkan pemandangan birunya laut dan hijaunya gunung sekaligus. Setelah puas bermain di pantai, kamu dapat melihat dari sudut pandang berbeda di Izu Panorama Park. Tersedia kereta gantung yang menghubungkan Pemandian Air Panas Izu Nagaoka dan Gunung Katsuragi dengan durasi sekitar 7 menit.

Panorama Gunung Fuji, Teluk Suruga, Kota Izunokuni, dan Gunung Hakone terlihat saat cuaca cerah. Kereta gantung tersebut beroperasi sepanjang tahun dan akan memberikan pengalaman berbeda pada setiap musimnya.

Alamat: 260-1 Nagaoka, Kota Izunokuni, Prefektur Shizuoka.

Akses: dari Stasiun Izu-Nagaoka, naik Bus Izu-Hakone dan turun di Halte Bus Izunokuni City Hall, lalu berjalan kaki sekitar 2 menit.

3. Katsuragi Saryo Private Gazebo

Katsuragi Saryo Private Gazebo, cuplikan drama Gimbap dan Onigiri (dok. Netflix/Gimbap dan Onigiri )

Masih di kawasan Izu Panorama Park, terdapat dek observasi di puncak gunung yang disebut Ao Terrace. Uniknya terdapat tiga kolam air yang dirancang untuk merefleksikan warna biru Gunung Fuji, Teluk Suruga, dan langit. Masing-masing kolam menghadap spot yang berbeda, sesuai dengan objeknya.

Spot lain di Ao Terrace yakni Katsuragi Saryo Private Gazebo yang memerlukan reservasi. Kamu bisa bersantai sambil melihat pemandangan Gunung Fuji, Teluk Suruga, dan pegunungan di sekitarnya. Semakin lengkap dengan menyantap hidangan maupun minuman menyegarkan. 

Alamat: 517-4 Nishiura Hirasawa, Kota Numazu, Prefektur Shizuoka.

Akses: naik bus dari pintu keluar selatan Stasiun JR Numazu dan turun di halte bus Lalala Sun Beach.

4. Kuil Numazu Hie

Kuil Numazu Hie, cuplikan drama Gimbap dan Onigiri (dok. Netflix/Gimbap dan Onigiri )

Ketenangan Semenanjung Izu juga dapat dinikmati dari Kuil Numazu Hie yang didirikan pada tahun 1096. Kompleks kuil Shinto bersejarah ini meliputi aula utama (honden), aula persembahan (haiden), tempat cuci tangan (temizuya), dan monumen batu Matsuo Basho. Terdapat area berupa papan permohonan yang disebut Ema di mana kamu bisa menuliskan doa, keinginan, atau ucapan syukur.

Suasana damai nan teduh semakin terasa dengan adanya pohon kamper suci (goshujinoki) pohon sakura Miharu Takizakura dan jenis lain yang disebut sakura Sanno-san, serta gerbang torii besar. Saat musim semi halaman kuil akan dipenuhi bunga sakura, sedangkan musim panas pemandangannya menjadi hijau. 

Alamat: 7-24 Hiramachi, Kota Numazu, Prefektur Shizuoka.

Akses: sekitar 15 menit berjalan kaki dari South Exit Stasiun JR Numazu.

5. Naigazaki

Naigazaki, cuplikan drama Gimbap dan Onigiri (dok. Netflix/Gimbap dan Onigiri)

Cuplikan Gimbap and Onigiri menunjukkan bus yang ditumpangi Rin dan Taiga melewati tikungan dengan latar laut dan gunung. Lokasi tersebut bernama Nagaizaki, tanjung yang terletak di pantai Kota Numazu. Sepintas memang pemandangan yang tidak jauh berbeda dari sekitarnya, tetapi tanjung ini punya keunikan dari proses terbentuknya.

Naigazaki menjorok ke barat Teluk Uchiura merupakan tanjung yang terbentuk oleh aliran lava dari Gunung Daruma. Gunung itu termasuk gunung berapi daratan yang erupsi sekitar 1 juta hingga 500.000 tahun lalu. Tidak jauh dari sana sebuah pulau kecil di lepas pantai Kuzura yang konon berubah bentuk seperti sekarang akibat gempa bumi dan tsunami.

Alamat: 507 Shigesu, Uchiura, Kota Numazu, Prefektur Shizuoka.

Akses: naik bus dari South Exit Stasiun JR Numazu dan turun di Halte Bus Nagaizaki Shochu Ikkan Gakko Iriguchi, setelah itu jalan kaki 15 menit.

6. Cruise Suruga Bay dari Numazu Port

Cruise Suruga Bay dari Numazu Port, cuplikan drama Gimbap dan Onigiri (dok. Netflix/Gimbap dan Onigiri)

Aktivitas seru lainnya untuk menikmati keindahan Semenanjung Izu, yakni dengan naik kapal. Cruise Suruga Bay merupakan pelayaran 30 menit dari Numazu Port yang menawarkan view Gunung Ashitaka, Gunung Fuji, Numazu Imperial Villa Memorial Park, Senbon Matsubara, dan View-O, salah satu pintu air terbesar di Jepang. Pelayaran tersebut dioperasikan oleh Chidori Kanko Kisen.

Kamu bisa menyaksikan pemandangan yang sama dengan pelayaran dari Mito Port. Tersedia pelayaran makan siang selama 55 menit dan pelayaran wisata reguler 25 menit. Seafood menjadi hidangan wajib untuk dicicipi saat kamu berlayar dengan paket makan siang.

Alamat: Senbonminato-cho, Kota Numazu, Prefektur Shizuoka.

Akses: naik bus dari South Exit Stasiun JR Numazu dan turun di Halte Bus Pelabuhan Numazu, setelah itu jalan kaki 1 menit.

7. Yasudaya Ryokan

Yasudaya Ryokan, cuplikan drama Gimbap dan Onigiri (dok. Netflix/Gimbap dan Onigiri)

Yasudaya Ryokan merupakan penginapan tradisional Jepang yang didirikan pada tahun 1887. Bangunannya menampilkan arsitektur Jepang klasik dengan material alami dan tata letak kamar yang fungsional. Di sisi lain ryokan tersebut mewujudkan tradisi keramahan Jepang melalui hidangan yang disiapkan dengan cermat menggunakan bahan musiman.

Ryokan bukan penginapan biasa, karena telah ditetapkan sebagai Properti Budaya Berwujud Terdaftar Jepang. Pengakuan tersebut untuk menghargai pentingnya arsitektur bangunan dan keahlian dari era tersebut. Selain itu juga melestarikan teknik pengerjaan akhir abad ke-19 yang telah diakui kualitas dan daya tahan konstruksinya.

Alamat: 19 Uchiura Mitsu, Kota Numazu, Prefektur Shizuoka.

Akses: naik bus dari pintu keluar selatan Stasiun Izu-Nagaoka dan turun di Halte Bus Izu-Mitsu Sea Paradise, lalu berjalan kaki sekitar 1 menit.

Lokasi syuting di atas hampir seluruh tempatnya terletak di Kota Numazu yang relatif tenang dan memadukan alam dan sisi tradisional Jepang. Kamu dapat menjadikan tujuh lokasi syuting Gimbap and Onigiri di Semenanjung Izu tersebut sebagai itinerary saat liburan. Ada yang masuk bucket list?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team