Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Aktivitas Wisata Gratis yang Bisa Dicoba Selama Gion Matsuri di Jepang
Gion Matsuri (commons.wikimedia.org/江戸村のとくぞう)

Gion Matsuri menjadi salah satu festival musim panas paling terkenal di Jepang dan telah berlangsung selama ratusan tahun di Kyoto. Festival yang digelar sepanjang Juli ini menarik jutaan pengunjung karena menghadirkan parade megah, tradisi kuno, serta suasana kota yang berbeda dari hari-hari biasa. Menariknya, tidak semua keseruan di festival ini membutuhkan biaya besar untuk dinikmati.

Banyak pengalaman menarik yang justru bisa dirasakan tanpa mengeluarkan uang sepeser pun selama perayaan berlangsung. Mulai dari menyaksikan arak-arakan Yamaboko hingga menikmati suasana jalanan bersejarah Kyoto pada malam festival, berikut lima pengalaman gratis yang bisa dicoba selama Gion Matsuri.

1. Menyaksikan arak-arakan Yamaboko dari tepi jalan

Yamaboko Junko (commons.wikimedia.org/江戸村のとくぞう)

Puncak perayaan Gion Matsuri adalah Yamaboko Junko, yaitu parade puluhan kendaraan hias raksasa yang melintasi pusat kota Kyoto. Kendaraan kayu setinggi beberapa lantai itu dihiasi ukiran, tekstil bersejarah, dan ornamen yang telah diwariskan selama beberapa generasi. Ribuan warga lokal berkumpul di sepanjang Karasuma-dori dan Shijo-dori untuk menyaksikan prosesi yang hanya berlangsung beberapa kali dalam setahun. Suasana semakin meriah ketika para peserta parade mengenakan pakaian tradisional khas Jepang.

Kamu tidak perlu membeli tiket untuk menikmati pemandangan tersebut karena banyak area tepi jalan yang dapat diakses secara gratis. Datang lebih pagi menjadi langkah yang bijak karena lokasi strategis biasanya cepat dipenuhi penonton. Persimpangan antara Karasuma-dori dan Oike-dori sering menjadi tempat favorit untuk melihat manuver kendaraan hias saat berbelok. Jangan lupa membawa air minum dan topi karena cuaca Kyoto pada Juli bisa cukup panas sejak pagi hari.

2. Menikmati suasana Yoiyama di jalan bersejarah Kyoto

Yoiyama (commons.wikimedia.org/Stéfan)

Beberapa malam sebelum parade utama berlangsung, kawasan pusat kota Kyoto berubah menjadi area pejalan kaki yang dipenuhi suasana festival. Periode ini dikenal sebagai Yoiyama dan menjadi salah satu momen paling dinanti selama Gion Matsuri. Lampion tradisional mulai menyala saat matahari terbenam, sementara suara musik festival terdengar dari berbagai penjuru jalan. Nuansa klasik Kyoto terasa sangat kuat pada periode ini.

Kawasan seperti Shijo-dori, Karasuma-dori, dan Muromachi-dori menjadi lokasi terbaik untuk berjalan santai menikmati atmosfer festival. Banyak bangunan tua atau machiya membuka bagian depannya sehingga pengunjung dapat melihat dekorasi tradisional dari luar. Meski banyak stan makanan yang berbayar, menikmati suasana jalanan dan melihat keramaian festival tidak memerlukan biaya sama sekali. Datang menjelang malam biasanya memberikan pengalaman yang lebih nyaman karena suhu udara mulai menurun.

3. Menikmati arsitektur Machiya yang jarang terlihat

Machiya (commons.wikimedia.org/Peka)

Gion Matsuri tidak hanya menampilkan festival jalanan, tetapi juga membuka kesempatan untuk melihat sisi lain Kyoto. Banyak rumah tradisional Machiya yang berada di pusat kota menjadi lebih mudah diamati karena aktivitas festival berpusat di kawasan tersebut. Bangunan kayu berusia puluhan hingga ratusan tahun itu memperlihatkan karakter khas Kyoto yang masih bertahan hingga sekarang. Detail fasad, kisi-kisi kayu, dan pintu geser tradisional menjadi daya tarik tersendiri.

Berjalan kaki di sekitar Muromachi-dori, Shinmachi-dori, dan Aburanokoji-dori memberikan pengalaman wisata yang berbeda dibandingkan sekadar berburu foto festival. Beberapa gang kecil juga menawarkan suasana yang lebih tenang meskipun berada tidak jauh dari keramaian utama. Pagi hari menjadi waktu yang ideal untuk menikmati arsitektur karena jalanan belum terlalu padat. Selain gratis, aktivitas ini memungkinkan kamu melihat kehidupan lokal dari sudut yang lebih dekat.

Gion Matsuri membuktikan bahwa pengalaman berkesan selama perjalanan tidak selalu harus menguras anggaran. Banyak aktivitas wisata gratis yang justru memberikan kesempatan lebih dekat untuk menikmati budaya, sejarah, dan suasana khas Kyoto. Jika berencana berkunjung pada bulan Juli, sempatkan waktu untuk menikmati sisi festival yang bisa dinikmati tanpa biaya tersebut.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article