TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

5 Pesona Lumpur Bledug Kuwu, Wisata Andalan Grobogan Jawa Tengah

Letupan lumpur terjadi secara periodik

Wisata Bledug Kuwu (instagram.com/abiedd.e)

Kabupaten Grobogan barangkali gak pernah menjadi prioritas utama para traveler yang ingin mengeksplorasi Jawa Tengah. Namun, tahukah kamu kalau kabupaten di timur laut Provinsi Jawa Tengah ini menyimpan fenomena alam menakjubkan?

Bernama Bledug Kuwu, kamu bisa menyaksikan ledakan lumpur yang selalu terjadi secara periodik. Letupan kerap terjadi setiap beberapa menit sekali dan berpindah-pindah lokasi. Unik, bukan?

Daripada hanya penasaran, berikut ulasan lengkap fenomena Bledug Kuwu yang telah menjadi wisata andalan Kabupaten Grobogan. Bisa jadi bekal liburanmu ke sana nanti.

1. Mitos dan fakta ilmiah Bledug Kuwu

Letupan lumpur Bledug Kuwu (instagram.com/antarin_indonesie_reizen)

Letupan lumpur di kawasan Bledug Kuwu memunculkan mitos yang diyakiniki penduduk setempat. Konon, lokasi letupan tersebut merupakan tempat kembalinya Joko Linglung dari laut selatan setelah berhasil mengalahkan Prabu Dewatacengkar.

Wujud Joko Linglung dipercaya berubah menjadi ular naga ketika menembus tanah dari laut selatan ke lokasi semburan Bledug Kuwu. Mitos ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan yang berkunjung ke Bledug Kuwu.

Sementara itu, secara ilmiah, Bledug Kuwu merupakan gunung api lumpur yang terjadi karena tekanan gas dari bagian bawah bumi. Gas yang dikeluarkan tersebut banyak mengandung metana dan sedikit karbondioksida.

2. Luas area Bledug Kuwu

Bledug Kuwu dilihat secara aerial (instagram.com/wisatagrobogan)

Jika dihitung, area wisata Bledug Kuwu mencapai angka 45 hektare. Hanya saja, area yang memiliki letusan lumpur tidak menyeluruh, melainkan hanya beberapa titik di bagian tengah kawasan Bledug Kuwu.

Karena itulah, saat kamu menginjak bagian lumpur yang telah mengering dan berada agak jauh dari titik semburan, pijakan tersebut terasa kenyal karena lumpur di bagian bawahnya tidaklah padat.

Baca Juga: 10 Wisata Alam Jawa Tengah yang Mirip Luar Negeri, Cantik Banget!

3. Penambang garam di sekitar area Bledug Kuwu

Penambang garam di kawasan Bledug Kuwu (instagram.com/peter_tono)

Pesona dan keunikan lain dari Bledug Kuwu adalah adanya penambang garam di sekitar area wisata. Keberadaan mereka bukan tanpa alasan karena ternyata letupan lumpur Bledug Kuwu menghasilkan air yang rasanya asin.

Fenomena itulah yang kemudian dimanfaatkan penduduk sekitar untuk menambang garam. Mereka membuat parit untuk mengalirkan air yang dihasilkan letupan lumpur dan menampungnya di sumur.

Setelah itu, mereka memindahkan air dari sumur ke bambu-bambu yang telah dibelah menjadi dua dan menjemurnya sampai terbentuk kristal-kristal garam. Garam dari Bledug Kuwu dipercaya rasanya lebih gurih dibanding garam dari air laut.

4. Fasilitas yang terus diperbaiki

Patung Aji Saka di kawasan Bledug Kuwu (instagram.com/genpar_grobogan)

Semakin meningkatnya angka pengunjung ke wisata Bledug Kuwu, pemerintah setempat berusaha untuk memperbaiki fasilitas yang tersedia. Ketersediaan warung penjaja makanan, toilet bersih, dan musala menjadi perhatian utama.

Patung Aji Saka juga turut dibangun di area wisata Bledug Kuwu. Aji Saka sendiri dipercaya sebagai raja Medang Kamulan yang memerintah Joko Linglung untuk mengalahkan Prabu Dewatacengkar.

Baca Juga: 10 Wisata Alam Tersembunyi di Pulau Jawa yang Jarang Diketahui Orang

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya