Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Bukan Cuman Jepang dan Korea, 5 Kota Asia Ini Punya Suasana Autumn Unik

4 min read
Bukan Cuman Jepang dan Korea, 5 Kota Asia Ini Punya Suasana Autumn Unik
ilustrasi musim gugur di Jepang (unsplash.com/Rafael Hoyos Weht)
  • China menawarkan autumn beragam: Badachu Park di Beijing menampilkan ginkgo dan maple berwarna kuning-merah, sementara Jiuzhaigou memadukan danau biru, dedaunan keemasan, serta air terjun.
  • Taipei menghadirkan kombinasi pegunungan, jalur hiking, dan hot spring di Yangmingshan serta Beitou; Thimphu menawarkan udara sejuk, festival Thimphu Tshechu, dan masa panen pada September–November.
  • Bukhara mengajak pengunjung menjelajahi kota tua warisan UNESCO saat cuaca sejuk, sedangkan Almaty menyuguhkan pepohonan keemasan dengan latar Pegunungan Tian Shan yang mulai bersalju.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Ketika mendengar musim gugur, pikiran mungkin langsung melayang ke jalanan Tokyo yang dipenuhi daun merah atau pegunungan Korea Selatan yang berubah warna. Padahal, autumn di Asia punya banyak wajah lain yang gak kalah menarik.

Ada kota yang menawarkan pepohonan keemasan dengan latar bangunan bersejarah, ada yang mempertemukan hutan maple dengan sumber air panas, hingga kota yang justru terasa istimewa karena udara sejuk dan tradisi musim gugurnya. Jika kamu sedang mencari destinasi autumn di Asia selain Jepang dan Korea, lima kota berikut bisa masuk ke dalam daftar perjalananmu. Masing-masing punya cara sendiri untuk menikmati musim gugur, lho!

  1. 1. Beijing dan Jiuzhaigou, China

    ilustrasi suasana musim gugur di Beijing
    ilustrasi suasana musim gugur di Beijing (unsplash.com/Linda Yuan)

    China memiliki beberapa titik musim gugur paling spektakuler di dunia. Di Beijing, udara mulai sejuk dan pepohonan berubah warna, sementara bangunan dan kawasan bersejarah kota menjadi latar menarik untuk berjalan santai. Salah satu kawasan yang bisa dikunjungi adalah Badachu Park. Taman ini memiliki beragam pepohonan yang berubah menjadi warna kuning dan merah pada musim gugur, termasuk ginkgo serta maple.

    Sementara di kawasan Jiuzhaigou, kamu bisa menyaksikan keajaiban alam berupa danau-danau jernih berwarna biru berpadu sempurna dengan refleksi dedaunan merah dan kuning keemasan di sekitarnya. Selain itu, terdapat aliran air terjun yang mengalir di antara pepohonan musim gugur yang memberikan atmosfer sangat magis serta menenangkan.

  2. 2. Taipei, Taiwan

    ilustrasi pemandangan di Yangmingshan National Park Taiwan
    ilustrasi pemandangan di Yangmingshan National Park Taiwan (usnplash.com/Y S)

    Taipei mungkin bukan kota pertama yang muncul ketika membicarakan musim gugur. Namun, Taiwan memiliki pengalaman autumn yang cukup berbeda karena kamu bisa menggabungkan suasana sejuk pegunungan dengan aktivitas berendam di hot spring.

    Salah satu pilihan menarik adalah Yangmingshan National Park yang berada di sebelah utara Kota Taipei. Kawasan ini memiliki lanskap pegunungan, jalur hiking, serta sumber air panas. Selain itu, ada juga Pemandian Air Panas Beitou yang dihiasi dengan keindahan lanskap hijau dan pepohonan saat musim gugur.

  3. 3. Thimphu, Bhutan

    ilustrasi salah satu sudut kota Thimphu, Bhutan
    ilustrasi salah satu sudut kota Thimphu, Bhutan (unsplash.com/Pema Gyamtsho)

    Jika Jepang punya jalanan yang dipenuhi daun merah dan Korea Selatan menawarkan pegunungan berwarna-warni, Thimphu punya cara yang lebih tenang untuk menikmati autumn. Ibu kota Bhutan ini berada di kawasan pegunungan Himalaya, sehingga suasana musim gugur terasa lewat udara sejuk, langit cerah, lanskap perbukitan, serta kehidupan budaya yang masih kuat.

    Musim gugur yang berlangsung September hingga November di sini ditandai dengan hari-hari cerah, cuaca yang menyenangkan, dan kemungkinan turunnya salju lebih awal di dataran tinggi. Musim ini juga bertepatan dengan periode festival serta masa panen di berbagai wilayah Bhutan. Salah satunya adalah Thimphu Tshechu, festival budaya yang menampilkan tarian bertopeng atau cham yang biasanya jatuh pada September atau Oktober mengikuti kalender Bhutan.

  4. 4. Bukhara, Uzbekistan

    ilustrasi jalan-jalan di Bukhara, Uzbekistan
    ilustrasi jalan-jalan di Bukhara, Uzbekistan (unsplash.com/Evgeny Matveev)

    Tidak semua pengalaman musim gugur harus diisi dengan berburu dedaunan berwarna merah dan kuning. Di Bukhara, Uzbekistan, autumn justru bisa dinikmati sambil menyusuri gang-gang kota tua, melihat kubah dan menara berwarna tanah, hingga duduk santai di sekitar Lyabi-Hauz ketika udara mulai terasa sejuk.

    Bukhara merupakan salah satu kota bersejarah terpenting di Asia tengah. Pusat kota bersejarahnya pun telah masuk dalam daftar UNESCO World Heritage List, dengan berbagai peninggalan seperti Poi-Kalyan, Ark Fortress, hingga bangunan perdagangan kuno yang mengingatkan pada kejayaan Jalur Sutra. Musim gugur menjadi salah satu periode yang menarik untuk menjelajahi kawasan ini.

  5. 5. Almaty, Kazakhstan

    ilustrasi pemandangan di Almaty
    ilustrasi pemandangan di Almaty (unsplash.com/Ilyas Dautov)

    Kalau ingin merasakan autumn yang terasa sangat berbeda, Almaty bisa menjadi pilihan menarik. Kota di Kazakhstan ini berada di dekat Pegunungan Tian Shan sehingga pemandangan musim gugurnya punya satu elemen tambahan, yakni pegunungan tinggi sebagai latarnya.

    Pada musim gugur, pepohonan di Almaty dan kawasan pegunungan di sekitarnya berubah menjadi kuning serta keemasan. Taman kota seperti First President’s Park dan Gorky Park menawarkan suasana berbeda ketika daun mulai berubah warna. Yang membuat pemandangannya semakin menarik adalah kontras antara dedaunan musim gugur dan puncak pegunungan yang mulai tertutup salju. Jadi, dalam satu perjalanan, kamu bisa mendapatkan nuansa golden autumn sekaligus alpine scenery.

    Musim gugur di Asia tidak berhenti pada Jepang dan Korea Selatan. Buat kamu yang ingin mencari suasana autumn unik di Asia, kelima kota di atas bisa menjadi alternatif untuk menikmati autumn dengan pengalaman yang jauh lebih beragam. Jadi, sudah siap untuk menikmati petualangan berbeda selama musim gugur?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Ambang Batas Jelang Pemilu 2029

Related Articles

See More