Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Cara Mendapatkan Museum Passport untuk Koleksi Cap
Potret museum passport (unsplash.com/ Kit (formerly ConvertKit))

Museum kini tak lagi identik dengan tempat kuno yang terasa membosankan. Untuk menarik minat generasi muda agar lebih dekat dengan sejarah dan budaya, Kementerian Kebudayaan melalui unit Museum dan Cagar Budaya (MCB) menghadirkan cara baru yang lebih seru lewat Museum Passport atau Paspor Museum. Program ini memungkinkan pengunjung mengoleksi cap unik dari berbagai museum dan cagar budaya di Indonesia, mirip seperti mengumpulkan stempel saat traveling ke luar negeri.

Peluncuran Paspor Museum dijadwalkan berlangsung pada 16 Juni 2026, bertepatan dengan hari jadi Museum dan Cagar Budaya (MCB). Program ini dibuat untuk menghadirkan pengalaman wisata sejarah yang lebih interaktif, terutama bagi anak muda yang gemar berburu pengalaman baru, sekaligus koleksi menarik.

Bisa didapatkan di toko suvenir yang berada di bawah pengelolaan MCB

Potret museum passport (unsplash.com/Global Residence Index)

Paspor Museum merupakan hasil kolaborasi antara MCB dan Paperina. Nantinya, buku paspor ini bisa dibeli langsung di beberapa titik resmi seperti IHA Shop dan toko suvenir yang berada di bawah pengelolaan MCB. Distribusinya juga direncanakan akan diperluas melalui kerja sama dengan sejumlah toko buku agar lebih mudah dijangkau masyarakat di berbagai daerah.

Setelah memiliki paspor tersebut, pengunjung dapat mulai mengumpulkan cap atau stempel dari museum dan cagar budaya yang berpartisipasi. Menariknya, setiap lokasi memiliki desain cap yang berbeda-beda, sehingga membuat koleksinya terasa lebih eksklusif dan unik. Konsep ini sekaligus mendorong wisatawan untuk mengunjungi lebih banyak museum di berbagai kota.

Saat ini, sudah ada 18 museum dan 34 cagar budaya di bawah naungan MCB yang siap ikut dalam program tersebut. Lokasinya tersebar di berbagai wilayah Indonesia, mulai dari museum tingkat kabupaten/kota hingga provinsi. Program ini juga tidak terbatas untuk museum milik pemerintah saja. Pihak MCB membuka peluang bagi museum swasta yang ingin bergabung dan menyediakan cap khusus untuk para pengunjung.

Kehadiran Paspor Museum diharapkan bisa menjadi cara baru menikmati wisata sejarah yang lebih menyenangkan dan terasa personal. Bukan sekadar datang lalu pulang, pengunjung kini bisa membawa pulang pengalaman dalam bentuk koleksi cap yang bisa terus bertambah seiring banyaknya museum yang dikunjungi.

Jadi, kapan terakhir kamu pergi ke museum?

Editorial Team