ilustrasi seseorang yang menunggu kereta (unsplash.com/kwan fung)
Dilansir dari China Railway, penumpang internasional diperbolehkan naik di gerbong kereta penumpang tertentu pada layanan Beijing-Pyongyang. Namun, seorang agen perjalanan mengatakan kepada BBC bahwa tiket tersebut belum tersedia untuk pebisnis atau turis. Saat ini, hanya orang-orang yang memenuhi syarat yang dapat membeli tiket tersebut.
Sementara berdasarkan laporan eksklusif Agence France-Presse (AFP), orang-orang yang dapat menikmati layanan kereta penumpang antara China dan Korea Utara adalah pemegang visa yang sah, termasuk warga negara China yang bekerja atau belajar di Korea Utara dan warga Korea Utara yang bekerja, belajar, atau perlu mengunjungi keluarga di luar negeri.
Tiket untuk kereta pertama yang berangkat pada Kamis (11/3/2026) lalu telah terjual habis dalam sekejap mengutip kantor penjualan tiket resmi di Beijing, lho. Laporan itu juga menyebutkan bahwa mereka yang membeli tiket merupakan pengusaha, pejabat pemerintah, hingga wartawan.