Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi barongsai
ilustrasi barongsai (unsplash.com/Visual Karsa)

Cap Go Meh di Singkawang bukan sekadar perayaan budaya, tapi sudah jadi magnet wisata nasional yang selalu ramai setiap tahun. Kota yang dijuluki Kota Seribu Kelenteng ini menawarkan pengalaman unik berupa pawai Tatung, festival budaya Tionghoa, hingga wisata alam, dan kuliner khas Kalimantan Barat.

Supaya liburan kamu gak cuma ikut keramaian, tapi benar-benar optimal, menyusun itinerary 3 hari di Singkawang saat Cap Go Meh jadi langkah penting. Dengan pembagian waktu yang tepat, kamu bisa menikmati acara puncak Cap Go Meh, menjelajah tempat ikonik, dan tetap punya waktu santai tanpa terburu-buru.

1. Hari pertama: eksplor kota dan wisata religi

ilustrasi perayaan Imlek (unsplash.com/Philippe BONTEMPS)

Hari pertama cocok banget buat santai sambil mengenal Singkawang lebih dekat. Setelah tiba dan check-in penginapan, kamu bisa mulai perjalanan ke Vihara Tri Dharma Bumi Raya. Vihara ini jadi salah satu pusat aktivitas ibadah dan budaya, terutama menjelang Cap Go Meh. Suasana sudah terasa ramai, tapi tetap khidmat.

Lanjutkan perjalanan ke Kelenteng Tua Pek Kong yang juga gak kalah populer. Di sekitar area ini, kamu bisa menemukan banyak pedagang makanan khas Singkawang, seperti choi pan, bubur gunting, dan mie tiaw Asuk.

Sore harinya, sempatkan mampir ke Pantai Pasir Panjang buat menikmati sunset. Pantai ini jadi favorit wisatawan karena aksesnya mudah dan pemandangannya cantik.

Malam hari, jangan lewatkan kuliner malam di pusat kota. Banyak kedai dan warung makan yang buka sampai larut, cocok buat isi tenaga sebelum hari puncak Cap Go Meh.

2. Hari kedua: puncak Cap Go Meh dan atraksi tatung

ilustrasi pertunjukkan barongsai (pexels.com/Vlad Vasnetsov)

Hari kedua adalah inti dari itinerary 3 hari di Singkawang saat Cap Go Meh. Pagi-pagi, kamu disarankan sudah berada di pusat kota, karena jalanan biasanya ditutup dan dipadati pengunjung. Acara utama yang paling ditunggu tentu saja pawai Tatung.

Tatung dikenal dengan aksi ekstrem dan ritual spiritual yang unik. Mereka berjalan keliling kota sambil menusuk tubuh dengan benda tajam tanpa terluka. Atraksi ini bukan sekadar tontonan, tapi juga punya makna religius dan budaya yang kuat. Pastikan kamu datang lebih awal supaya dapat spot nonton yang nyaman.

Selain pawai, ada juga barongsai, liong, dan pertunjukan seni tradisional. Siang hingga sore, suasana kota benar-benar hidup dan penuh warna. Jangan lupa bawa topi, air minum, dan pakai sunscreen karena cuaca bisa cukup panas.

Malam hari, biasanya masih ada acara hiburan dan festival lampion. Jalanan kota terlihat semakin cantik dengan cahaya lampu dan ornamen khas Imlek.

3. Hari ketiga: wisata alam dan belanja oleh-oleh

ilustrasi festival budaya Imlek (pexels.com/HONG SON)

Setelah dua hari penuh aktivitas, hari ketiga bisa kamu manfaatkan buat wisata alam yang lebih santai. Kamu bisa mengunjungi Danau Biru Singkawang, bekas area tambang yang berubah jadi spot wisata dengan air berwarna biru kehijauan. Tempat ini cocok buat foto-foto dan healing sebelum pulang.

Alternatif lainnya adalah Bukit Bougenville yang menawarkan pemandangan kota dari ketinggian. Udara di sini cukup sejuk dan jadi tempat favorit buat bersantai.

Sebelum kembali, jangan lupa beli oleh-oleh khas Singkawang, seperti kue keranjang, keramik, atau camilan tradisional. Banyak toko oleh-oleh di pusat kota yang mudah dijangkau.

4. Tips singkat liburan Cap Go Meh di Singkawang

ilustrasi perayaan Imlek (pexels.com/Noel Snpr)

  1. Pesan penginapan jauh-jauh hari, karena biasanya akan cepat penuh.

  2. Datang lebih awal saat hari pawai biar gak terjebak macet.

  3. Pakai outfit yang sopan dan bisa berbaur dengan budaya sekitar.

  4. Jaga barang pribadi karena kondisi sangat ramai

Dengan itinerary 3 hari di Singkawang saat Cap Go Meh ini, kamu bisa menikmati perpaduan budaya, wisata, dan kuliner dalam satu perjalanan. Singkawang bukan cuma meriah, tapi juga penuh cerita yang sayang banget kalau dilewatkan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team