Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Itinerary Sehari di George Town Penang, Penuh Street Art dan Heritage

ilustrasi George Town, Penang (pexels.com/Wilfried Strang)
ilustrasi George Town, Penang (pexels.com/Wilfried Strang)

George Town, Penang selalu punya cara untuk membuat siapa pun jatuh cinta sejak pertama kali menginjakkan kaki ke sini. Kota ini bukan sekadar destinasi wisata, tapi ruang hidup yang dipenuhi sejarah, street art, dan kuliner legendaris. Kalau kamu hanya punya waktu sehari, tenang saja, itinerary di bawah ini bisa membantumu menjelajah tanpa terburu-buru.

Bayangkan berjalan kaki di antara bangunan kolonial, mural warna-warni, dan aroma kopi lokal yang menggoda. Setiap sudut George Town terasa fotogenik dan penuh cerita. Yuk, ikuti itinerary seharian di George Town Penang yang padat pengalaman tapi tetap santai dinikmati.

1. Pagi hari di Armenian Street, surga street art ikonik

potret Armenian Street
potret Armenian Street (commons.wikimedia.org/RaffiKojian)

Mulailah pagi di Armenian Street saat suasana masih sejuk dan belum terlalu ramai. Kawasan ini terkenal dengan mural ikonik seperti Kids on Bicycle yang jadi favorit wisatawan. Cahaya pagi membuat warna mural terlihat lebih hidup dan cocok untuk berfoto.

Sembari berjalan, kamu bisa menikmati detail bangunan heritage yang masih terjaga. Banyak toko kecil dan galeri seni yang mulai buka sejak pagi. Jangan lupa berjalan santai agar bisa menemukan mural tersembunyi di gang-gang kecil.

2. Menyusuri Chew Jetty, jejak kehidupan di atas laut

potret Chew Jetty
potret Chew Jetty (commons.wikimedia.org/HundenvonPenang)

Dari Armenian Street, lanjutkan perjalanan ke Chew Jetty yang ikonik. Permukiman di atas laut ini menawarkan pengalaman unik melihat kehidupan warga lokal. Deretan rumah kayu di atas air menciptakan suasana yang autentik dan penuh budaya.

Berjalanlah perlahan di jembatan kayu sembari menikmati pemandangan laut. Beberapa sudut Chew Jetty juga cocok untuk foto bernuansa heritage. Datang lebih siang sedikit memberi kesempatan melihat aktivitas warga dengan lebih jelas.

3. Siang hari wisata sejarah di Khoo Kongsi

ilustrasi Khoo Kongsi
ilustrasi Khoo Kongsi (pexels.com/Nimalan Sugumaran)

Saat matahari mulai terik, Khoo Kongsi jadi pilihan tepat untuk wisata indoor. Bangunan klan ini terkenal dengan arsitektur megah dan ukiran detail yang memukau. Setiap sudutnya mencerminkan kekayaan budaya Tionghoa di Penang.

Luangkan waktu untuk membaca informasi sejarah yang tersedia di dalam area. Suasana di dalam cukup sejuk dan tenang untuk istirahat sejenak. Tempat ini wajib dikunjungi para pencinta wisata budaya dan sejarah.

4. Sore hari santai di Fort Cornwallis dan Padang Kota Lama

potret Fort Cornwallis
potret Fort Cornwallis (commons.wikimedia.org/Supanut Arunoprayote)

Sore hari adalah waktu terbaik mengunjungi Fort Cornwallis. Benteng tertua di Penang ini menawarkan pemandangan laut yang menenangkan. Angin sore membuat area Padang Kota Lama terasa nyaman untuk berjalan santai.

Kamu bisa berfoto dengan latar bangunan bersejarah sembari menikmati suasana klasik yang menenangkan. Area ini juga cocok untuk rehat sebelum melanjutkan perjalanan. Banyak bangku taman yang bisa digunakan untuk sekadar duduk menikmati suasana.

5. Malam hari menjelajah kuliner di Chulia Street

potret Chulia Street
potret Chulia Street (commons.wikimedia.org/HundenvonPenang)

Tutup hari dengan wisata kuliner di Chulia Street yang legendaris. Saat malam tiba, kawasan ini berubah menjadi pusat street food yang ramai. Aroma char kway teow, roti canai, dan nasi kandar langsung menggoda selera.

Kamu bisa mencoba beberapa menu sekaligus tanpa harus berpindah jauh. Suasana malam di George Town terasa hidup dan bersahabat. Makan malam di sini memberi pengalaman suasana lokal yang autentik dan tak terlupakan.

George Town Penang selalu punya cerita baru di setiap kamu melangkahkan kaki di dalamnya, bahkan dalam waktu sehari. Mulai dari street art hingga bangunan bersejarah, semuanya menyatu dengan ritme kota yang hangat. Jadi, sudah siapkah menyiapkan kamera dan sepatu nyaman untuk memulai petualangan di kota ini?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febrianti Diah Kusumaningrum
EditorFebrianti Diah Kusumaningrum
Follow Us

Latest in Travel

See More

[QUIZ] Karakter Doraemon Ini akan Menentukan Destinasi Liburanmu!

11 Jan 2026, 07:10 WIBTravel