Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Cuaca Buruk, Kampung Adat Waerebo Ditutup Sementara
Potret Desa Waerebo, NTT (unsplash.com/Ash Hayes)

Kampung Adat Waerebo di Nusa Tenggara Timur merupakan desa yang berada di ketinggian sekitar 1.200 meter di atas permukaan laut. Terkenal dengan rumah adat berbentuk kerucut bernama Mbaru Niang yang menjadi ikon budaya masyarakat setempat, pesona Waerebo tak bisa ditemukan di mana pun.

Kampung Adat Waerebo juga dikenal sebagai destinasi wisata budaya yang menawarkan suasana pegunungan asri. Daya tarik lainnya adalah pengalaman tinggal di kampung adat tradisional.

Baru-baru ini, pengelola Kampung Adat Waerebo mengumumkan penutupan sementara kunjungan wisata. Alhasil, rencana kunjungan wisatawan harus ditunda.

Ditutup hingga cuaca aman

Informasi tersebut disampaikan melalui akun Instagram resmi @waerebo.official pada Rabu (13/5/2026). “Untuk sementara, perjalanan atau keberangkatan menuju Kampung Adat Waerebo ditunda hingga kondisi cuaca dinyatakan aman untuk perjalanan dan aktivitas tracking.”

Mempertimbangkan keselamatan jalur perjalanan

Potret rumah adat Mbaru Niang, Desa Waerebo, NTT (unsplash.com/Marcella Oscar)

Pihak pengelola juga menjelaskan keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan keselamatan jalur perjalanan. Dalam pengumuman resminya, tertulis, “Keputusan ini diambil berdasarkan pertimbangan keselamatan jalur perjalanan, kondisi hujan yang cukup tinggi, serta potensi gangguan di jalur tracking menuju Waerebo.”

Pengelola menyampaikan permohonan maaf

Selain itu, pihak pengelola turut menyampaikan permohonan maaf kepada wisatawan atas ketidaknyamanan yang terjadi. “Kami memahami bahwa penundaan ini dapat memengaruhi rencana perjalanan para tamu, dan kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Namun, keselamatan seluruh pengunjung dan tim lapangan tetap menjadi prioritas utama,” tulis pihak Lembaga Pelestari Budaya Waerebo.

Jika kamu berencana mengunjungi Kampung Adat Waerebo dalam waktu dekat, sesuaikan kembali jadwalnya, ya. Stay safe, everyone!

Editorial Team