Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
potret Kimiidera Temple
potret Kimiidera Temple (commons.wikimedia.org/Hyppolyte de Saint-Rambert)

Kimiidera Temple atau Kimii-dera adalah salah satu kuil tertua di Prefektur Wakayama yang punya pemandangan spektakuler ke Teluk Wakayama. Kuil Buddha bersejarah ini dibangun pada tahun 770 dan terkenal dengan tiga mata air sucinya yang dipercaya punya kekuatan penyembuhan berbeda-beda. Lokasinya yang berada di perbukitan bikin kamu harus naik ratusan anak tangga, tapi pemandangan dari atas totally worth it!

Kimiidera Temple juga jadi spot favorit untuk melihat bunga sakura di musim semi dan dedaunan musim gugur yang bikin foto-fotomu Instagram-worthy. Buat kamu yang mau berkunjung, penting banget tahu info lengkap soal lokasi, jam operasional, harga tiket, dan tips praktis supaya perjalananmu lancar. Yuk, simak panduan lengkapnya biar pengalaman wisata ke Kimiidera Temple makin berkesan!

1. Lokasi dan cara menuju Kimiidera Temple

potret Kimiidera Temple (commons.wikimedia.org/Motokoka)

Kuil Kimiidera berada di kawasan perbukitan Prefektur Wakayama, tepatnya di distrik Kimii-dera. Destinasi bersejarah tersebut mudah dikenali karena posisinya yang menghadap langsung ke Teluk Waka, memberikan perpaduan pemandangan kuil tradisional dan panorama laut yang menyegarkan bagi para pengunjung.

Untuk mencapai lokasi, kamu cukup menaiki kereta JR jalur Kisei menuju Stasiun Kimii-dera dari pusat kota Wakayama. Dari stasiun tersebut, kamu hanya perlu berjalan kaki sekitar 10 menit menyusuri pemukiman penduduk yang tenang hingga tiba di gerbang utama kuil yang berwarna merah ikonik.

2. Jam buka dan harga tiket masuk terbaru

potret Kimiidera Temple (commons.wikimedia.org/極地狐)

Wisatawan dapat mengunjungi kompleks kuil setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 17.00 waktu setempat. Penetapan waktu operasional tersebut memungkinkan kamu menikmati suasana pagi yang tenang atau momen sore hari saat cahaya matahari mulai menguning dan mempercantik arsitektur bangunan kayu di sana.

Harga tiket masuk terbaru dibanderol sebesar 200 Yen untuk dewasa dan 100 Yen bagi pelajar. Jika kamu ingin melihat patung Buddha kayu terbesar di Jepang yang tersimpan di dalam gedung baru, terdapat biaya tambahan kecil yang berfungsi sebagai kontribusi pemeliharaan benda cagar budaya tersebut.

3. Aktivitas seru yang bisa dilakukan di Kimiidera Temple

potret Kimiidera Temple (commons.wikimedia.org/m-louis .®)

Menaklukkan 231 anak tangga batu menuju bangunan utama menjadi tantangan fisik sekaligus pengalaman spiritual yang mendalam bagi setiap pengunjung. Sepanjang pendakian, kamu akan ditemani deretan pohon sakura yang mekar lebih awal dibanding wilayah Kyoto atau Osaka, menjadikannya rujukan utama bagi pemburu bunga musim semi di Jepang.

Sesampainya di puncak, kamu wajib menyaksikan kemegahan patung Senju Kannon berlapis emas yang berdiri anggun setinggi 12 meter di dalam aula utama. Jangan lewatkan pula kesempatan untuk berdiri di area balkon kuil guna menikmati pemandangan spektakuler Kota Wakayama dan hamparan laut lepas yang efektif menenangkan pikiran.

4. Fasilitas yang tersedia di Kimiidera Temple

potret Kimiidera Temple (commons.wikimedia.org/Hyppolyte de Saint-Rambert)

Pengelola menyediakan fasilitas kereta kabel atau cable car bagi pengunjung lansia atau mereka yang memiliki keterbatasan fisik agar tetap bisa mencapai puncak tanpa harus menaiki ratusan tangga manual. Fasilitas pendukung lain seperti toilet yang bersih, area parkir kendaraan, dan papan informasi multibahasa juga tersedia dengan kualitas yang terjaga.

Di sekitar area kuil, terdapat toko cendera mata yang menjual jimat keberuntungan (omamori) serta kedai teh tradisional untuk beristirahat sejenak. Kamu bisa mencicipi camilan khas setempat sambil duduk santai menikmati semilir angin perbukitan sebelum melanjutkan perjalanan menuju destinasi berikutnya.

5. Tips berkunjung agar aman dan nyaman

potret Kimiidera Temple (commons.wikimedia.org/663highland)

Penggunaan sepatu kets atau alas kaki yang nyaman sangat dianjurkan karena jalur tangga batu yang dilalui cukup curam dan membutuhkan tenaga ekstra. Mengingat cuaca di perbukitan bisa berubah sewaktu-waktu, sebaiknya kamu membawa payung lipat atau jas hujan ringan serta botol minum sendiri untuk menjaga hidrasi selama beraktivitas di area terbuka.

Jagalah ketenangan selama berada di area pemujaan dengan tidak berbicara terlalu keras atau mengambil foto di zona yang dilarang, terutama di bagian dalam aula utama. Datanglah saat pagi hari begitu kuil dibuka untuk mendapatkan suasana yang lebih sakral sekaligus menghindari kerumunan wisatawan yang biasanya mulai ramai menjelang siang hari.

Kimiidera Temple menawarkan pengalaman spiritual yang dipadukan dengan keindahan alam khas Jepang. Lokasinya yang strategis di Wakayama membuatnya mudah dijangkau dari berbagai kota besar. Jangan lupa siapkan stamina untuk naik tangga dan bawa kamera untuk mengabadikan pemandangan spektakuler dari atas bukit. Selamat menjelajahi salah satu kuil bersejarah yang wajib masuk bucket list perjalananmu ke Negeri Sakura!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team