Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Potret Kim Seon Ho dan Go Youn Jung dalam KDrama Can This Love be Translated?
Potret Kim Seon Ho dan Go Youn Jung dalam KDrama Can This Love be Translated? (Dok. Netflix/Can This Love be Translated?)

KDrama selalu punya caranya tersendiri untuk membuat penonton jatuh cinta. Bukan hanya pada ceritanya, tetapi juga pada lokasi syuting yang ditampilkan. Drama Can This Love Be Translated? menjadi salah satu judul yang mencuri perhatian pada pertengahan Januari 2026 ini, berkat visual dan sinematorgrafinya yang estetik, serta pemilihan lokasi syuting yang romantis. Setiap adegan seolah mengajak penonton ikut berjalan menyusuri kota dan tempat-tempat yang menawan.

Bagi kamu yang suka menjadikan lokasi syuting KDrama sebagai inspirasi liburan, drama ini wajib masuk wishlist-mu. Beberapa tempat yang muncul dalam Can This Love Be Translated? bukan hanya indah di layar, tetapi juga bisa dikunjungi langsung untuk merasakan atmosfernya.

Yuk, intip deretan lokasi syuting KDrama Can This Love Be Translated? di berbagai negara yang menarik sebagai ide liburanmu berikutnya!

1. Civita di Bagnoregio, Italia

Potret Civita di Bagnoregio, Italia (civita-di-bagnoregio.info)

Pada episode pertama, Cha Mu Hee (Go Youn Jung) dan Hiro Kurosawa (Sota Fukushi) sedang menjalani syuting di sebuah benteng menarik yang terletak di dataran tinggi. Joo Ho Jin (Kim Seon Ho) bertindak sebagai penerjemah keduanya.

Adegan tersebut difilmkan di Civita di Bagnoregio, sebuah desa kecil di puncak bukit di Italia tengah dan di atas lembah tebing yang terkikis. Tempat ini hanya dapat dijangkau melalui jembatan penyeberangan yang cukup panjang dan khusus pejalan kaki.

Di sana terdapat desa kuno dengan rumah-rumah bebatuan, jalan-jalan sempit, dan pemandangan cantik. Suasananya sangat sunyi dan tenang, cocok buat kamu yang tidak suka keramaian.

Waktu terbaik untuk berkunjung ke sini adalah pagi atau sore hari saat musim semi dan musim gugur. Pada waktu tersebut, cuacanya sejuk dan pemandangannya cantik banget. Kamu bisa duduk santai atau makan di kafe-kafe lokal yang ada di sana.

2. Gokurakuji Station, Kamakura, Jepang

Potret Gokurakuji Station, Kamakura, Jepang (enoden.co.jp)

Dalam adegan flashback pertemuan pertama Cha Mu Hee (Go Youn Jung) dan Joo Ho Jin (Kim Seon Ho), keduanya naik kereta di sebuah stasiun di Jepang dan hendak pergi ke suatu tempat. Ho Jin mengambil beberapa pamflet atau selebran tentang rekomendasi wisata di Jepang dalam berbagai bahasa.

Stasiun tersebut adalah Gokurakuji Station di Kamakura, Jepang. Tempat ini sudah dibuka sejak awal abad ke-20 dan masih mempertahankan arstitektur klasiknya hingga sekarang. Bahkan, bangkunya pun masih terbuatd ari kayu dan ada bagian atap yang sedikit lapuk, lho! Selain itu, suasana di sekitarnya juga sangat tenang, dikelilingi pepohonan hijau dan perbukitan cantik.

3. Pulau Enoshima, Kanagawa

Pulau Enoshima di Kamakura, Jepang (japan-guide.com)

Setelah pertemuan pertama yang menguras emosi, Cha Mu Hee dan Joo Ho Jin pergi ke sebuah tempat di tepi pantai dengan pemandangan Gunung Fuji di seberangnya. Cha Mu Hee mengambil foto Joo Ho Jin, kemudian diunggah di akun Instagram pribadinya. Ternyata, bagi Ho Jin, tempat tersebut sangat bermakna untuknya dan ia selalu menyempatkan diri datang ke sana.

Adegan tersebut difilmkan di Pulau Enoshima, sebuah pulau kecil di pesisir selatan Tokyo. Jarak ibu kota Jepang ke pulau ini sekitar satu jam perjalanan dengan kereta JR Tokaido dan Enoden.

Enoshima dikenal dengan pemandangan lautnya, jalur pejalan kaki di sepanjang pantai, dan pemandangan Gunung Fuji. Dalam adegan ini, suasana tenang pulau dan cakrawala yang luas ditampilkan dengan sangat cantik. Tak jauh dari pantai ini ada Kuil Enoshima, Enoshima Aquarium, dan Sea Candle (menara pandang setinggi 60 meter).

4.Heritage Park, Calgary, Kanada

Potret Hiro Kurosawa (Sota Fukushi) di Heritage Park dalam KDrama Can This Love be Translated? (Dok. Netflix/Can This Love be Translated?)

Pada episode 4, Cha Mu Hee dan Hiro Kurosawa menjalani syuting reality show di Kanada. Mereka pergi ke sebuah taman cantik. Hiro membawa balon warna-warni sembari naik sepeda. Sayangnya, balon tersebut lepas saat hendak diberikan kepada Mu Hee.

Taman tersebut bernama Heritage Park atau Heritage Park Historical Village, sebuah museum hidup yang dibuka 1 Juli 1964 dan berada di tepi Telaga Glenmore, Calgary, Alberta, Kanada. Berdiri di atas lahan seluas 127 hektare ini termasuk di antara objek wisata yang paling banyak dikunjungi di kota tersebut. Wisatawan bisa melihat pameran sejarah Kanada bagian barat dari tahun 1860-an hingga 1950-an.

Banyak bangunan bersejarah dari berbagai tempat di Kanada dipindahkan ke taman ini untuk dipajang. Namun, ada pula rekonstruksi dari bangunan bersejarah lainnya. Sebagian besar bangunan tersebut dilengkapi dan didekorasi dengan artefak asli. Guide dan staf yang bekerja di sini mengenakan kostum bersejarah dan naik mobil antik atau kendaraan yang ditarik kuda saat keliling tempat ini.

5. Lake Louise, Alberta, Kanada

Potret Lake Louise di Alberta, Kanada (unsplash.com/adnanseye)

Tempat pengambilan gambar lainnya di Kanada adalah Lake Louise yang berlokasi di Taman Nasional Banff di Alberta, Kanada. Nama danau glasial berair toska ini terinspirasi dari Putri Louise, Duchess of Argyll. Di sekelilingnya terdapat puncak-puncak tinggi dan posisinya berada di ketinggian 1.600 meter di atas permukaan laut, sehingga udaranya sejuk.

Selain menikmati pemandangan yang cantik, wisatawan yang datang ke sini bisa melalukan beragam aktivitas luar ruangan. Seperti mendaki dan berkano saat musim panas, serta bermain ski dan naik kereta luncur di musim dingin, hingga berkuda di sekitarnya.

6. Tuscany, Italia

Potret Kim Seon Ho dan Go Youn Jung di Tuscany dalam KDrama Can This Love be Translated? (Dok. Netflix/Can This Love be Translated?)

Syuting reality show Cha Mu Hee dan Hiro Kurosawa berlanjut ke Tuscany, Italia. Mereka mengunjungi beberapa tempat di wilayah ini, seperti Siena, Montalcino, dan Florence. Di Siena, syuting berlangsung di situs-situs bersejarah, seperti Piazza del Campo, Teatro dei Rozzi, Torre del Mangia, Loggia dei Nove, dan Contrada della Torre.

Tuscany merupakan salah satu wilayah administratif di Italia tengah yang beribu kota Florence. Wilayah ini dikenal dengan lanskap alamnya yang menawan, sejarah, warisan seni, dan pengaruhnya pada budaya Italia. Bahkan, Tuscany dianggap sebagai tempat kelahiran Renaisans Italia dan fondasi Bahasa Italia, serta Tuscany telah menjadi rumah bagi banyak tokoh berpengaruh dalam sejarah seni dan sains.

Tempat-tempat di Tuscany yang muncul dalam drama Can This Love Be Translated? ini juga cukup populer dan menyimpan kisah menarik sejak ratusan tahun lalu. Cocok banget jadi destinasimu selama liburan di sana, lho!

7. Piazza IV Novembre, Perugia, Italia

Potret Piazza IV Novembre Perugia (articity.it)

Selain di Tuscany, Cha Mu Hee dan Joo Ho Jin juga mengunjungi Piazza IV Novembre, Umbria, Perugia. Tempat ini merupakan alun-alun bersejarah dengan bentuk asimetris. Ada lima sumbu jalan yang bercabang dan membentuk kota abad pertengahan. Dulunya, di sini terdapat forum kuno dan terdapat monumen-monumen yang terkait dengan sistem perencanaan kota Etruska-Romawi dan masih terpelihara hingga saat ini.

Air Mancur Maggiore terletak di tengah alun-alun dan dibangun antara tahun 1275 dan 1277. Alun-alun ini dikelilingi Palazzo dei Priori, yang dibangun antara tahun 1293 dan 1297, dan Katedral Perugia, yang dibangun antara tahun 1345 dan 1490.

Nah, itu dia deretan lokasi syuting KDrama Can This Love Be Translated? di berbagai negara yang cocok banget liburanmu berikutnya. Kamu paling tertarik berkunjung ke mana dulu, nih?

Editorial Team