Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Mengapa Cape Verde Layak Masuk Bucket List Liburan setelah Piala Dunia 2026?
ilustrasi suasana tropis di Cape Verde (unsplash.com/Bruno Martins)

Ada negara yang menjadi pembicaraan dunia karena trofi, ada pula yang mencuri perhatian karena kisanya seperti Cape Verde atau Cabo Verde. Negara kepulauan kecil di lepas pantai Afrika Barat ini sukses membuat banyak pencinta sepak bola penasaran setelah tampil di Piala Dunia 2026. Di balik pencapaian tersebut, tersimpan destinasi yang menawarkan lebih dari sekadar pertandingan sepak bola.

Bayangkan hamparan pantai pasir putih dengan air jernih, desa-desa berwarna cerah, jalur pendakian di lereng gunung berapi, hingga alunan musik yang menemani matahari terbenam. Semuanya itu pun bisa kamu temukan di Cape Verde.

Jika selama ini daftar liburanmu dipenuhi destinasi yang sudah populer, mungkin inilah saatnya melirik tempat yang masih terasa autentik. Berikut beberapa alasan mengapa Cape Verde layak masuk dalam bucket list liburan.

1. Pantai eksotis dengan suasana masih tenang

ilustrasi pasir putih dan air jernih di pantai Cape Verde (unsplash.com/Christian Cacciamani)

Cape Verde dikenal memiliki garis pantai yang panjang dengan hamparan pasir putih serta air laut berwarna biru jernih. Pulau Sal dan Boa Vista menjadi dua destinasi favorit karena menawarkan panorama yang memikat sekaligus fasilitas wisata yang cukup lengkap. Ditambah lagi, negara ini terkenal dengan iklim tropis hangat hampir sepanjang tahun.

Selain bersantai di pantai, kamu juga dapat menikmati berbagai aktivitas seperti snorkeling, diving, selancar angin, hingga kitesurfing. Menariknya, banyak pantai di Cape Verde yang masih belum seramai destinasi wisata populer lainnya. Suasana yang lebih tenang, membuat pengalaman menikmati matahari terbit maupun terbenam terasa lebih istimewa.

2. Lanskap vulkanik yang spektakuler

ilustrasi lanskap vulkanik Cape Verde

Tidak hanya pantai, Cape Verde juga mempunyai bentang alam yang memukau. Pulau Fogo menjadi rumah bagi Pico do Fogo, gunung berapi aktif yang menjadi ikon negara ini. Jalur pendakiannya menawarkan pemandangan kawah vulkanik, hamparan bebatuan hitam, hingga panorama Samudra Atlantik dari ketinggian.

Selain itu, Pulau Santo Antão juga menawarkan jalur trekking melewati lembah hijau, perbukitan curam, serta desa-desa tradisional yang masih mempertahankan kehidupan lokal. Perpaduan lanskap vulkanik dan alam tropis menjadikan Cape Verde berbeda dari kebanyakan destinasi pantai.

3. Budaya yang kaya berkat perpaduan Afrika dan Eropa

ilustrasi kawasan pemukiman di Cape Verde (unsplash.com/Bruno Martins)

Sebagai bekas koloni Portugal, Cape verde memiliki identitas budaya yang unik. Pengaruh Afrika dan Eropa berpadu dalam bahasa, arsitektur, musik, hingga kuliner yang berkembang selama berabad-abad.

Salah satu warisan budaya paling terkenal adalah musik morna, genre tradisional yang telah diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda. Di samping itu, kamu juga bisa mengunjungi Cidade Velha di Pulau Santiago, situs bersejarah yang telah ditetapkan sebagai Warisan Dunia UNESCO. Tempat ini juga menjadi salah satu permukiman kolonial Eropa tertua di kawasan tropis.

4. Biaya liburan yang masih relatif terjangkau

ilustrasi tempat makan di Pulau Sal Cape Verde (unsplash.com/JP)

Daya tarik lainnya di Cape Verde adalah biaya liburannya yang masih kompetitif dibandingkan sejumlah destinasi kepulauan populer. Pilihan akomodasi tersedia mulai dari hotel sederhana hingga resor tepi pantai, sehingga kamu bisa menyesuaikan anggaran perjalanan.

Biaya makan di restoran lokal juga relatif ramah di kantong, terutama jika mencoba hidangan khas berbahan ikan segar serta hasil laut. Selain itu, beberapa pulau utama seperti Sal dan Boa Vista telah memiliki akses penerbangan internasional yang cukup baik, terutama dari berbagai negara Eropa. Buat kamu yang ingin menikmati suasana pantai tropis tanpa harus mengeluarkan biaya sebesar destinasi premium lainnya, Cape Verde patut dipertimbangkan.

5. Destinasi yang masih autentik sebelum makin populer

ilustrasi suasana pantai Cape Verde yang belum terlalu ramai (unsplash.com/Bruno Martins)

Di tengah meningkatnya popularitas destinasi wisata dunia, Cape Verde masih menawarkan pengalaman yang terasa lebih santai dan autentik. Kehidupan masyarakat lokal berjalan dalam ritme tenang, sementara wisatawan masih dapat menikmati berbagai sudut pulau tanpa keramaian berlebihan.

Dengan iklim hangat hampir sepanjang tahun, masyarakat yang ramah, serta keindahan alam beragam dan terjaga, Cape Verde menjadi pilihan menarik bagi pelancong yang ingin mencari pengalaman berbeda. Kamu bisa berkunjung sekarang untuk menikmati pesonanya sebelum semakin dikenal dan ramai oleh wisatawan dari berbagai negara.

Piala Dunia 2026 mungkin menjadi momen ketika banyak orang pertama kali mendengar nama Cape Verde. Namun, setelah sorotan stadion meredup, pesona negara kepulauan ini tetap bersinar lewat pantai-pantainya yang tenang, lanskap vulkanik memukau, serta budaya yang tumbuh dari pertemuan dua benua. Dia menawarkan pengalaman yang masih terasa alami, tidak terburu-buru, dan penuh kejutan untuk membawamu menyaksikan sendiri keindahan Cape Verde dari dekat.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article