ilustrasi Skye (pexels.com/Aaron Mridha)
Ada lokasi quietcation yang benar-benar sunyi sampai-sampai suara burung adalah satu-satunya tanda kehidupan, seperti cabin tunggal di Skye, Skotlandia atau lodge di kepulauan Banda bagian luar. Saat malam tiba dan tidak ada cahaya lain di sekeliling kecuali lampu kamar sendiri, rasa sepi bisa berubah jadi gelisah. Ketika tidak ada tetangga, lampu jalan, atau kendaraan lewat, banyak orang justru merasa makin waspada.
Sebagian pelancong lebih nyaman bila keheningan ditemani sedikit suasana peradaban misalnya dusun kecil yang masih memiliki warung mungil atau pos penjaga. Quietcation ekstrem lebih cocok bagi traveler berpengalaman yang memang mencari sensasi sunyi total. Untuk pemula, memilih lokasi yang sepi tapi tidak sendirian bisa jauh lebih menyenangkan.
Quietcation bisa menjadi pengalaman berharga bagi mereka yang benar-benar membutuhkan jeda dan tahu apa yang harus diantisipasi sebelum berangkat. Namun tidak semua pelancong cocok dengan lokasi terpencil, fasilitas sederhana, dan aktivitas minim yang menjadi ciri khasnya. Jadi kamu tim melakukan quietcation atau gak, nih?