Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Museum Radya Pustaka
Museum Radya Pustaka (commons.wikimedia.org/Meursault2004)

Kamu sedang berada di Solo, tapi waktumu terbatas untuk jalan-jalan? Eits, gak usah khawatir! Kamu tetap bisa jalan-jalan di dekat pusat kota, kok. Salah satu cara untuk menikmati liburan singkat adalah dengan mengunjungi beberapa jenis museum.

Ada banyak pilihan museum tematik dengan beragam koleksi menarik yang dapat dikunjungi. Sebagian lokasinya juga berdekatan dan mudah dijangkau menggunakan transportasi umum. Tak perlu bingung mau ke mana, berikut beberapa museum di Solo yang dapat dikunjungi dalam sehari di Solo.

1. Museum Tumurun

Museum Tumurun sesuai buat pencinta seni, terutama seni rupa. Keberadannya sejak tahun 2018 memang menjadi wadah untuk mengoleksi, merawat, memamerkan, dan mengedukasi masyarakat tentang seni modern serta kontemporer. Tidak terbatas pada karya seni dalam negeri, tetapi juga mancanegara.

Museum ini menempati bangunan keluarga besar Lukminto. Beberapa koleksinya yang menarik, antara lain Changing Perspective karya Wedhar Riyadi, Exergie- Butter Dance karya Melati Seryodarmono, dan The Last Supper karya Eddy Susanto. Masih ada pula pameran temporer yang biasanya digelar dua kali dalam satu tahun dengan tema beragam.

Harga tiket: Rp25 ribu.

Jam operasional: Selasa–Minggu pukul 10.00–16.00 WIB.

Lokasi: Jalan Kebangkitan Nasional Nomor 2, Sriwedari, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta.

2. Museum Radya Pustaka

Koleksi Museum Radya Pustaka (commons.wikimedia.org/Muhamad_Abdu)

Cukup berjalan sekitar 500 meter dari tempat sebelumnya, kamu akan menjumpai Museum Radya Pustaka. Museum tersebut didirikan pada 1890 dan menjadikannya salah satu yang tertua di Indonesia. Didirikan Kanjeng Raden Adipati Sosrodiningrat IV, menempati bekas kediaman warga Belanda bernama Johannes Busselaar.

Awalnya, Radya Pustaka berfungsi sebagai tempat penyimpanan surat-surat kerajaan. Lambat laun berkembang dan menyimpan lebih banyak benda penting yang berkaitan dengan kerajaan. Kini, beberapa koleksi yang dapat dijumpai, yakni aneka jenis wayang, senjata tradisional berbahan logam, kotak musik, arca, dan miniatur rumah adat Jawa Tengah.

Harga tiket: Rp10 ribu.

Jam operasional: Selasa–Minggu pukul 08.00–16.00 WIB.

Lokasi: Jalan Slamet Riyadi Nomor 275, Sriwedari, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta.

3. Museum Keris Nusantara

Masih di sekitar kawasan Taman dan Stadion Sriwedari, terdapat Museum Keris Nusantara. Dari namanya saja sudah dapat ditebak bahwa museum ini punya koleksi utama berupa senjata tradisional Nusantara, yakni keris. Museum tersebut didirikan setelah diakuinya keris Indonesia sebagai warisan budaya dunia UNESCO.

Museum Keris Nusantara punya koleksi sekitar 409 keris dengan berbagai jenis dan ukuran. Tak hanya itu, senjata tradisional lainnya seperti tombak dan benda pusaka bersejarah pun ada di sini. Semakin menarik dengan adanya video visual tentang sejarah keris di Indonesia.

Harga tiket: Rp10 ribu.

Jam operasional: Selasa–Minggu pukul 08.00–16.00 WIB.

Lokasi: Jalan Bhayangkara Nomor 2, Sriwedari, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta.

4. Museum Batik Danar Hadi

Pembuatan batik tulis di Museum Danar Hadi (commons.wikimedia.org/Christophe95)

Museum Batik Danar Hadi merupakan bagian dari House of Danar Hadi, menjadi salah satu tempat yang wajib dikunjungi pencinta batik. Museum ini menempati bangunan cagar budaya, dulunya adalah kediaman Pangeran Wuryaningrat, cucu Pakubuwono IX.

Bagian luarnya memang bergaya kolonial Eropa, tetapi tata letak ruangannya mengikuti adat dan kebiasan Jawa. Kamu akan disuguhi koleksi batik yang jumlahnya mencapai 10.000 helai.

Koleksi batik tersebut enggambarkan periode, pengaruh budaya, serta lingkungan yang berbeda dari masa ke masa. Setelah puas melihat koleksinya, berkunjunglah ke bagian belakang museum untuk melihat kompleks pabrik batik tulis dan cap.

Harga tiket: Rp45 ribu.

Jam operasional: setiap hari pukul 09.00–16.30, istirahat pukul 11.30–13.00 WIB.

Lokasi: Jalan Slamet Riyadi Nomor 261, Sriwedari, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta.

Sederet museum di Solo tersebut berada di Kelurahan Sriwedari dan lokasinya beredekatan. Oleh karena itu, kamu dapat mengunjungi semuanya dalam seharian. Meski gak punya banyak waktu, kamu tetap bisa menjelajahi Kota Solo dengan lebih efektif dan cara yang unik, deh!

Editorial Team