Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Nara National Museum: Lokasi, Rute, Jam Buka, Harga Tiket Masuk, dan Tips
potret Nara National Museum (commons.wikimedia.org/663highland)

Kalau kamu sedang merencanakan liburan ke Jepang dan ingin wisata yang tenang tapi berkelas, Nara National Museum bisa jadi pilihan tepat. Museum ini bukan hanya menyimpan sejarah, tapi juga menawarkan pengalaman visual yang memanjakan mata.

Artikel ini akan mengajak kamu mengenal Nara National Museum secara lengkap dan praktis. Mulai dari lokasi, rute, hingga tips wisata yang sering terlewatkan oleh wisatawan. Jadi, pastikan kamu membaca sampai akhir agar kunjunganmu makin maksimal.

1. Lokasi strategis dan rute menuju Nara National Museum

potret Nara National Museum (commons.wikimedia.org/663highland)

Nara National Museum berlokasi di Taman Nara, Prefektur Nara, Jepang. Area ini terkenal karena suasananya yang asri dan dekat dengan berbagai destinasi wisata populer. Lokasinya sangat mudah dijangkau, bahkan untuk wisatawan yang baru pertama kali ke Jepang.

Untuk menuju ke museum, kamu bisa naik kereta dari Osaka atau Kyoto menuju Stasiun Kintetsu-Nara. Dari stasiun tersebut, perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki sekitar 10–15 menit. Rutenya ramah pejalan kaki dan penuh pemandangan menarik.

2. Jam buka dan harga tiket masuk yang ramah wisatawan

potret Nara National Museum (commons.wikimedia.org/663highland)

Nara National Museum biasanya buka mulai pukul 09.30 hingga 17.00 waktu setempat. Pada musim tertentu atau saat pameran khusus, jam operasional bisa diperpanjang. Oleh karena itu, selalu cek jadwal terbaru sebelum berkunjung.

Harga tiket masuk tergolong terjangkau dan sebanding dengan pengalaman yang didapatkan. Tiket dewasa, pelajar, dan anak-anak memiliki tarif berbeda. Dewasa sekitar ¥700 per orang, mahasiswa ¥350 dengan menunjukkan kartu pelajar, anak usia 18 tahun ke bawah dan pelajar sekolah menengah ke bawah gratis, lansia usia 70 tahun ke atas gratis dengan menunjukkan bukti usia, disabilitas dan pendampingnya juga gratis.

3. Aktivitas seru yang bisa kamu lakukan di dalam museum

potret Nara National Museum (commons.wikimedia.org/663highland)

Museum ini terkenal dengan koleksi seni Buddha dan artefak bersejarah Jepang. Kamu bisa menikmati pameran permanen maupun pameran temporer yang selalu berganti tema. Setiap ruangan dirancang informatif dan nyaman untuk dijelajahi.

Selain melihat koleksi, kamu juga bisa mengikuti tur audio atau membaca penjelasan interaktif di beberapa area. Aktivitas ini cocok untuk kamu yang ingin memahami sejarah Jepang lebih dalam. Jangan lupa luangkan waktu untuk menikmati suasana tenang di dalam museum.

4. Tips wisata agar kunjungan lebih nyaman dan efisien

potret Nara National Museum (KENPEI)

Datanglah lebih pagi untuk menghindari keramaian, terutama saat musim liburan. Gunakan alas kaki yang nyaman karena area museum dan sekitarnya cukup luas. Membawa botol minum sendiri juga bisa jadi pilihan praktis.

Simpan barang bawaan besar di loker agar kamu bisa bergerak lebih leluasa. Jika kamu berkunjung saat musim dingin, siapkan jaket karena beberapa area cukup sejuk. Perhatikan juga aturan fotografi di dalam ruangan pameran.

5. Spot foto menarik yang sayang untuk dilewatkan

potret Nara National Museum (commons.wikimedia.org/663highland)

Bagian luar museum menawarkan arsitektur klasik yang sangat fotogenik. Bangunan bergaya Barat yang berpadu dengan taman hijau menciptakan latar foto yang estetik. Banyak wisatawan memanfaatkan area ini untuk foto OOTD.

Di dalam museum, beberapa lorong dan ruang pameran memiliki pencahayaan artistik. Meski tidak semua area boleh difoto, spot yang diizinkan tetap menarik untuk diabadikan. Jangan lupa juga mengambil foto di sekitar Taman Nara yang ikonik.

Kalau kamu ingin wisata budaya yang santai tapi tetap berkesan, Nara National Museum layak masuk itinerary. Siapkan kamera, energi, dan rasa ingin tahumu, lalu nikmati pengalaman berbeda di jantung sejarah Jepang ini. Siapa tahu, kunjungan kali ini jadi momen favorit selama liburanmu.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team