Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Paspor Malaysia Jadi yang Terkuat Kedua di Dunia, Samai SIngapura
ilustrasi paspor Malaysia (commons.wikimedia.org/มองโกเลีย๔๔)
  • Paspor Malaysia naik dari peringkat ketiga menjadi posisi kedua dunia dalam The Passport Index Global Ranking 2026, sejajar dengan Singapura dan di bawah Uni Emirat Arab.
  • Pemegang paspor Malaysia memiliki akses ke 175 destinasi: 129 bebas visa dan 46 visa saat kedatangan, sementara 23 destinasi masih memerlukan visa.
  • Penguatan paspor dikaitkan dengan stabilitas politik, kebijakan luar negeri seimbang, keamanan e-paspor, serta keanggotaan Malaysia di ASEAN dan APEC.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kekuatan paspor Malaysia melesat tajam hanya dalam beberapa bulan, mengalahkan negara-negara Eropa dan Amerika. Dilansir The Passport Index Global Ranking 2026 pada Rabu (30/9/2026), Malaysia berhasil menyamai Singapura dengan menjadi yang terkuat kedua di dunia.

Dengan pencapaian yang luar biasa secara internasional tersebut, Warga Negara Malaysia kini mempunyai banyak keuntungan saat akan bepergian ke luar negeri. Pemegang paspor Negeri Jiran tersebut akan diberikan akses bebas visa yang lebih luas dibandingkan tahun lalu.

1. Paspor Malaysia terkuat kedua di dunia

Petronas Twin Towers, Malaysia (unsplash.com/Esmonde Yong)

Paspor Malaysia kini yang terkuat kedua secara global menurut The Passport Index Global Ranking 2026, naik dari peringkat ketiga tahun lalu. Baru-baru ini, Departemen Imigrasi negara ini juga menyatakan dalam sebuah unggahan di akun media sosial resmi mereka bahwa pencapaian ini mencerminkan kekuatan dan penerimaan internasional dari paspor Malaysia.

"Pemegang paspor Malaysia saat ini memiliki akses ke 175 destinasi, terdiri dari 129 destinasi bebas visa dan 46 destinasi dengan visa saat kedatangan, sementara 23 destinasi memerlukan visa," bunyi pernyataan Departemen Imigrasi Malaysia, seperti dilansir Malay Mail.

Berdasarkan peringkat tersebut, kekuatan paspor Malaysia terus melesat melampaui sejumlah negara dari Eropa hingga Amerika Serikat. Sementara itu, paspor Spanyol berada di peringkat ketiga, sedangkan 16 negara lainnya, termasuk Belgia, Denmark, Jerman, Swedia, Italia, Swiss, Austria, hingga Norwegia, berbagi peringkat keempat.

2. Paspor Malaysia juga terkuat di Asia Tenggara bersama Singapura

Malaysia (unsplash.com/Hongwei FAN)

Pada pemeringkatan The Passport Index Global Ranking 2025, paspor Malaysia sempat berada di peringkat ketiga dunia bersama 15 negara lainnya. Saat itu, Uni Emirat Arab (UEA) menempati posisi puncak, disusul Singapura dan Spanyol di posisi kedua. Dalam daftar terbaru, Malaysia melesat naik satu tingkat ke posisi kedua dan kini sejajar dengan Singapura, nih. Sedangkan Uni Emirat Arab (UEA) masih kokoh di peringkat pertama.

Di Asia Tenggara, paspor Malaysia juga menjadi yang perkasa bersama Singapura. Setelah itu, baru Brunei Darussalam, Timor-Leste, Thailand, Indonesia, Filipina, Vietnam, Kamboja, Laos, dan Myanmar di peringkat terakhir. Tahun lalu, paspor Malaysia menjadi yang terkuat kedua di Asia Tenggara setelah Singapura. Namun, hanya dalam beberapa bulan, Malaysia berhasil menyamai posisi Singapura di mata dunia maupun di Asia Tenggara.

3. Kenapa paspor Malaysia terus menguat di dunia?

Malaysia (unsplash.com/Meimei Ismail)

Kekuatan paspor sangat mencerminkan seberapa besar kepercayaan internasional terhadap warga negara tersebut. Dalam beberapa bulan terakhir, Malaysia memiliki nilai yang baik di mata dunia berkat politiknya yang relatif stabil dan kebijakan luar negerinya yang seimbang. Oleh karena itu, sebagian besar negara akhirnya tidak menganggap Warga Negara Malaysia sebagai risiko migrasi yang tinggi. Jika negara lain berpikir bahwa pengunjung dari negara tertentu kemungkinan akan tinggal melebihi batas waktu atau secara permanen, maka jauh lebih kecil kemungkinannya untuk mendapatkan pembebasan visa.

Selain itu, Malaysia telah berada di garis depan dalam hal keamanan paspor. Malaysia bahkan termasuk yang pertama di dunia yang memperkenalkan paspor biometrik atau yang kini dikenal sebagai e-paspor sejak 1998, yang meyakinkan otoritas asing bahwa dokumen mereka sulit untuk dipalsukan. Kemudian, Malaysia juga merupakan bagian dari ASEAN (Association of Southeast Asian Nations) hingga APEC (Asia-Pacific Economic Cooperation) yang semakin meningkatkan kepercayaan internasional terhadap nilai paspor Malaysia.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article