Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Pesona Rize, Kota Penghasil Teh di Turki yang Mirip Swiss

Pesona Rize, Kota Penghasil Teh di Turki yang Mirip Swiss
Pemandangan kota Rize (commons.wikimedia.org/Mark Lowen)
Intinya Sih
  • Rize dikenal sebagai pusat produksi teh terbesar di Turki dengan lanskap hijau subur, perkebunan bertingkat, dan budaya minum teh yang melekat dalam kehidupan masyarakatnya.
  • Kota ini menawarkan keindahan alam seperti Lembah Fırtına dengan jembatan batu Ottoman bersejarah serta dataran tinggi Ayder yang mirip Pegunungan Alpen lengkap dengan pemandian air panas alami.
  • Selain panorama alam, Rize kaya akan sejarah melalui kastil kuno, kuliner khas berbasis mentega dan ikan hamsi, serta budaya musik Tulum dan tarian Horon yang energik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Ketika mendengar kata "Turki", sebagian besar traveler pasti langsung membayangkan kemegahan Masjid Hagia Sophia di Istanbul, keunikan batuan kuno di Cappadocia, atau indahnya pamflet wisata Pamukkale. Padahal, Turki punya sisi lain yang tak kalah menakjubkan di sisi utaranya.

Jika kamu bergeser ke wilayah Laut Hitam (Black Sea region), kamu akan menemukan sebuah kota bernama Rize. Jauh dari kesan gersang atau gurun, Rize adalah definisi nyata dari zamrud khatulistiwa versi Turki. Dikelilingi oleh pegunungan tinggi yang hijau, lembah-lembah berkabut, dan perkebunan teh yang menghampar luas, kota ini sering kali dijuluki sebagai "Swiss-nya Turki".

Bagi kamu yang menyukai wisata alam tersembunyi, tenang, dan kaya akan budaya lokal yang otentik, Rize wajib masuk ke dalam bucket list. Yuk, simak ulasan mendalam mengenai 6 fakta unik dan pesona Kota Rize berikut ini!

1. Ibu kota teh Turki dengan lanskap hijau yang menyejukkan

Ilustrasi teh Turki
Ilustrasi teh Turki (flickr.com/Travel-Turkey)

Bagi masyarakat Turki, teh (çay) bukan sekadar minuman, melainkan sebuah budaya dan napas kehidupan sehari-hari. Nah, Rize adalah "jantung" dari budaya tersebut. Wilayah ini memproduksi sebagian besar kebutuhan teh untuk seluruh penjuru negeri Turki, bahkan diekspor ke berbagai belahan dunia.

Berkat iklimnya yang basah dengan curah hujan tinggi, lereng-lereng bukit di Rize bertransformasi menjadi perkebunan teh hijau bertingkat yang sangat estetik. Saat berkunjung ke sini, kamu bisa berjalan-jalan di tengah kebun teh, berinteraksi dengan petani lokal yang ramah, hingga mampir ke kedai-kedai kayu tradisional. Menikmati secangkir teh Rize yang hangat di dalam gelas berbentuk bunga tulip yang khas, sembari memandangi kabut yang turun di perbukitan, akan menjadi momen kedamaian yang sulit kamu lupakan.

2. Rumah bagi lembah Fırtına dan Jembatan Batu Ottoman yang estetik

Sungai Firtina
Sungai Firtina (commons.wikimedia.org/Dr. Zeynel Cebeci)

Salah satu kawasan paling ikonik di Rize adalah Lembah Fırtına (Fırtına Vadisi). Di lembah ini, mengalir Sungai Fırtına yang deras dan menjadi tempat favorit bagi para pencinta olahraga ekstrem seperti rafting dan zipline.

Namun, daya tarik utama lembah ini tidak hanya alamnya yang liar, melainkan keberadaan belasan jembatan batu lengkung peninggalan era Kesultanan Ottoman. Jembatan-jembatan kuno ini dibangun tanpa semen, melainkan menggunakan teknik penyusunan batu yang luar biasa kokoh hingga mampu bertahan selama berabad-abad. Berfoto di atas jembatan batu dengan latar belakang sungai yang bergemuruh dan hutan hijau yang lebat akan membuat media sosialmu langsung diserbu likes!

3. Dataran tinggi Ayder dan Çamlıhemşin yang magis

Dataran tinggi Ayder
Dataran tinggi Ayder (commons.wikimedia.org/Dr. Zeynel Cebeci)

Jika kamu mencari suasana yang benar-benar mirip dengan Pegunungan Alpen di Swiss, datanglah ke Dataran Tinggi Ayder (Ayder Yaylası) yang terletak di distrik Çamlıhemşin. Berada di ketinggian lebih dari 1.300 meter di atas permukaan laut, Ayder menawarkan pemandangan padang rumput hijau yang luas, air terjun yang meluncur dari tebing tinggi, serta rumah-rumah kayu tradisional bergaya Laut Hitam.

Pada pagi hari, tempat ini biasanya diselimuti oleh kabut tebal yang melayang rendah di antara celah perbukitan. Berada di sini akan membuatmu merasa sedang berdiri di atas awan. Selain menikmati alam, kamu juga bisa berendam di pemandian air panas alami (hot springs) yang kaya mineral untuk merelaksasi tubuh.

4. Menengok sejarah di Kastil Rize dan Kastil Zilkale

Kastil Rize
Kastil Rize (commons.wikimedia.org/Babbsack)

Rize tidak hanya menjual keindahan alam, tetapi juga menyimpan rekam jejak sejarah yang panjang. Jika kamu berada di pusat kota, kamu bisa mendaki ke Kastil Rize (Rize Kalesi) yang dibangun sejak masa Kekaisaran Bizantium. Dari puncak kastil ini, kamu bisa melihat pemandangan panorama kota Rize secara 360 derajat lengkap dengan hamparan Laut Hitam di satu sisi dan kebun teh di sisi lainnya.

Namun, jika kamu ingin petualangan yang lebih menantang, pergilah jauh ke dalam hutan Çamlıhemşin untuk mengunjungi Kastil Zilkale. Kastil abad pertengahan ini berdiri dengan anggun di tepi tebing curam yang menghadap langsung ke Lembah Fırtına. Berada di kelilingi hutan belantara, kastil ini terlihat sangat magis dan misterius, mirip seperti kastil-kastil yang ada di film Lord of the Rings.

5. Mencicipi kuliner khas yang menggoyang lidah

Muhlama
Muhlama (commons.wikimedia.org/E4024)

Geografi dan iklim yang unik membuat kuliner di Rize sangat berbeda dari kota-kota lain di Turki yang didominasi oleh kebab. Di sini, mentega, keju, tepung jagung, dan hasil laut adalah primadonanya. Ada tiga kuliner wajib yang tidak boleh kamu lewatkan:

  • Muhlama (atau Kuymak): Makanan legendaris yang terbuat dari campuran tepung jagung, mentega lokal melimpah, dan keju khusus yang dilelehkan hingga molor panjang. Dimakan selagi hangat dengan cara dicocol menggunakan roti.
  • Hamsi: Ikan teri khas Laut Hitam. Di Rize, hamsi diolah menjadi berbagai macam hidangan, mulai dari digoreng tepung jagung yang krispi, dipanggang, hingga dicampur ke dalam nasi (Hamsili Pilav).
  • Rize Pidesi: Roti pipih panggang khas Turki sejenis pizza, namun dengan adonan roti yang lebih empuk dan diberi topping keju lokal serta daging sapi yang melimpah.

6. Budaya unik dan musik Tulum yang menghentak

Ilustrasi seorang pria memainkan bagpipe
Ilustrasi seorang pria memainkan bagpipe (commons.wikimedia.org/Oleg Yunakov)

Masyarakat Rize dikenal memiliki ikatan budaya yang sangat kuat dengan alam mereka. Salah satu hal unik yang bisa kamu temukan di sini adalah alat musik tradisional bernama Tulum. Tulum adalah alat musik tiup sejenis bagpipe khas Skotlandia yang terbuat dari kulit kambing.

Suara lengkingan tulum yang khas biasanya mengiringi tarian komunal bernama Horon. Jika kamu beruntung datang saat ada festival di dataran tinggi, kamu akan melihat penduduk lokal saling berpegangan tangan membentuk lingkaran besar dan menari Horon dengan gerakan kaki yang sangat cepat dan enerjik. Energi positif mereka dijamin akan membuatmu ikut bergoyang!

Tips Tambahan untuk Traveler: Karena letak geografisnya yang berhadapan langsung dengan Laut Hitam dan dikelilingi pegunungan, Rize merupakan salah satu daerah dengan tingkat curah hujan tertinggi di Turki. Cuaca di sini bisa berubah dengan sangat cepat. Jadi, kapan pun kamu memutuskan untuk berkunjung, pastikan selalu membawa payung, jas hujan, serta jaket tebal yang tahan air, ya!

Bagaimana, traveler? Rize membuktikan bahwa Turki tidak selalu soal bangunan kuno berwarna cokelat tanah atau pantai-pantai berpasir putih. Sisi hijau Turki yang menyegarkan mata dan menenangkan jiwa ini jelas menyajikan petualangan baru yang sangat sayang untuk dilewatkan. Tertarik memasukkan Kota Rize ke dalam rencana liburanmu selanjutnya?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ernia Karina
EditorErnia Karina

Related Articles

See More