Di Jepang, ada sebuah filosofi bernama mono no aware yakni keindahan yang terasa lebih menyentuh justru pada hal yang tidak abadi. Dan tidak ada yang lebih mewakili filosofi itu selain bunga sakura. Ia mekar hanya sekitar satu hingga dua minggu dalam setahun, kemudian kelopaknya berguguran pelan-pelan seolah melambaikan tangan perpisahan. Itulah kenapa jutaan orang rela mengorbankan waktu, tenaga, dan budget hanya untuk menyaksikan momen singkat itu secara langsung.
Tradisi menikmati sakura di Jepang bahkan punya namanya sendiri yakni hanami atau melihat bunga. Biasanya dilakukan sambil piknik di bawah pohon, ditemani makanan, minuman, dan orang-orang terkasih. Tapi hanami yang sesungguhnya bukan cuma soal duduk-duduk, ia tentang hadir sepenuhnya di momen yang tidak akan pernah bisa diulang persis sama. Berikut tujuh spot terbaik untuk hanami yang wajib masuk itinerary musim semi di Jepang!
