Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Lokasi Hanami Terbaik di Shinjuku Gyoen Tokyo yang Wajib Dikunjungi

5 Lokasi Hanami Terbaik di Shinjuku Gyoen Tokyo yang Wajib Dikunjungi
Shinjuku Gyoen Tokyo (pexels.com/Alex Brites)

Musim sakura selalu punya daya tarik yang susah ditolak. Begitu bunga-bunga mulai mekar, suasana berubah jadi lebih lembut, lebih tenang, dan entah kenapa terasa jauh lebih hangat. Hanami pun jadi momen yang ditunggu-tunggu. Bukan cuma untuk melihat bunga, tapi juga untuk menikmati ritme musim semi yang datang sebentar lalu pergi lagi.

Di Tokyo, Shinjuku Gyoen sering jadi pilihan yang menonjol karena areanya luas, suasananya lebih santai, dan jenis sakuranya beragam. Taman ini memadukan tiga gaya lanskap berbeda sehingga pengalaman hanami terasa lebih kaya dari sekadar berjalan di bawah pohon berbunga. Ada ruang terbuka yang lapang, sudut taman yang tenang, sampai jalur-jalur yang memberi kesan visual sangat cantik dari pagi sampai menjelang sore. Berikut lokasi terbaik untuk menikmati hanami di Shinjuku Gyoen.

1. English Landscape Garden

Shinjuku Gyoen Tokyo
Shinjuku Gyoen Tokyo (commons.wikimedia.org/Carbonium)

Bagian ini terasa paling terbuka dan ringan dengan hamparan rumput luas yang memberi ruang untuk berjalan santai dan menikmati pemandangan tanpa terasa sesak. Saat sakura mekar, area ini berubah jadi lanskap lembut dengan latar pepohonan yang membingkai langit Tokyo. Nuansanya sederhana, tapi justru itu yang bikin tempat ini enak dinikmati lama-lama.

Daya tarik utamanya ada pada kesan lapang dan mudah dinikmati siapa saja. Area rumput yang luas membuat suasana hanami terasa lebih rileks, apalagi ketika kelopak bunga mulai berjatuhan dan menutup permukaan taman seperti karpet tipis. Tempat ini cocok untuk menikmati momen sakura dengan tempo pelan, tanpa tergesa-gesa.

2. Japanese Traditional Garden

Shinjuku Gyoen Tokyo
Shinjuku Gyoen Tokyo (commons.wikimedia.org/Kakidai)

Kalau mencari suasana yang lebih tenang dan berkarakter, bagian taman bergaya Jepang ini terasa paling pas. Kolam, jembatan kecil, dan elemen lanskap tradisional membuat area ini punya suasana yang lebih teduh dan fotogenik. Di sini, sakura tidak hanya hadir sebagai bunga, tetapi juga sebagai bagian dari komposisi taman yang rapi dan menenangkan.

Yang menarik, area ini memberi pengalaman hanami yang lebih puitis. Pantulan bunga di air, bayangan pepohonan, dan detail taman yang tertata membuat setiap sudut terasa hidup. Saat musim sakura datang lebih awal maupun lebih lambat, bagian ini tetap menarik untuk disinggahi karena ragam bunganya membuat suasana tetap panjang dan bertahap.

3. French Formal Garden

Shinjuku Gyoen Tokyo
Shinjuku Gyoen Tokyo (pexels.com/Travel with Lenses)

Area bergaya formal ini punya karakter yang berbeda dari bagian taman lainnya. Tata letaknya lebih teratur, garis-garis lanskapnya terasa tegas, dan hasilnya adalah suasana yang elegan sekaligus bersih. Saat sakura masuk ke dalam frame taman seperti ini, tampilannya jadi kontras dan sangat menarik untuk dilihat.

Keunggulan utamanya ada pada kesan visual yang rapi dan mudah dinikmati dari berbagai sudut. Cocok untuk berjalan santai sambil mencari komposisi foto yang seimbang antara bunga, ruang terbuka, dan struktur taman. Di Shinjuku Gyoen, bagian ini memberi rasa hanami yang sedikit lebih formal, tapi tetap hangat dan nyaman.

4. Jalur di Sekitar Lawn dan Kolam Tengah

Shinjuku Gyoen Tokyo
Shinjuku Gyoen Tokyo (commons.wikimedia.org/Craig Wyzik Olympia)

Bagian ini bukan sekadar tempat lewat, justru sering jadi salah satu sudut paling indah saat kelopak sakura mulai gugur. Rumput, jalur pejalan kaki, dan area sekitar kolam memberi pemandangan yang berubah-ubah sepanjang hari. Saat bunga mulai menua, suasananya tidak kehilangan pesona; justru muncul keindahan baru yang lebih lembut dan lebih melankolis.

Tempat ini cocok untuk menikmati hanami di fase akhir, ketika kelopak menutupi rumput dan sebagian jatuh ke permukaan air. Ada rasa tenang yang khas seperti taman sedang masuk ke babak paling lembut dari musimnya. Untuk yang suka suasana kalem dan tidak terlalu ramai, area ini terasa sangat menyenangkan.

5. Area Sakura Akhir Musim di Seluruh Taman

Shinjuku Gyoen Tokyo
Shinjuku Gyoen Tokyo (commons.wikimedia.org/Kakidai)

Shinjuku Gyoen punya satu keunggulan besar: masa berbunga sakuranya terasa lebih panjang karena varietasnya beragam. Ada bunga yang muncul lebih awal, lalu disusul varietas lain yang mekar di pertengahan hingga akhir April. Ini membuat taman terasa seperti berjalan mengikuti gelombang musim, bukan hanya mengejar satu puncak mekar saja.

Bagian ini paling menarik bagi yang datang setelah masa sakura utama lewat. Ketika bunga sakura Somei Yoshino mulai rontok, jenis lain seperti Ichiyo, Kanzan, dan Baigoji Juzukakezakura masih memberi warna baru. Hasilnya, pengalaman hanami tetap hidup lebih lama dan taman ini terasa layak dikunjungi bahkan saat kebanyakan tempat lain sudah mulai sepi dari bunga.

Shinjuku Gyoen memang bukan sekadar taman untuk melihat sakura. Tempat ini menawarkan suasana yang lengkap: luas, tenang, visualnya cantik, dan ragam bunganya membuat terasa lebih panjang dari biasanya. Dari area rumput yang terbuka sampai taman tradisional yang teduh, semuanya memberi pengalaman musim semi yang sangat layak untuk masuk daftar kunjungan di Tokyo.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febrianti Diah Kusumaningrum
EditorFebrianti Diah Kusumaningrum
Follow Us

Related Articles

See More

6 Destinasi Wisata Museum di Mekkah: Napak Tilas Sejarah Islam

29 Apr 2026, 20:02 WIBTravel