Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Baru Tiga Hari, Songkran Thailand 2026 Telan 95 Korban Jiwa
Potret Festival Songkran(pexels.com/Shaga Tripura)

Festival Songkran atau Tahun Baru Thailand selalu menjadi momen yang paling dinanti setiap tahunnya. Perayaan yang identik dengan tradisi perang air ini sukses menarik wisatawan dari berbagai penjuru dunia untuk ikut merasakan euforia khas Negeri Gajah Putih. Namun, di balik kemeriahannya, Songkran sedang menjadi sorotan akibat tingginya angka kecelakaan selama periode perayaan berlangsung.

Perayaan Songkran tahun ini kembali diwarnai lonjakan insiden lalu lintas. Thailand mencatat ada 581 kecelakaan lalu lintas dengan 95 korban jiwa dan 486 orang mengalami luka-luka selama 10-12 April 2026 (beberapa wilayah melangsungkan Songkran lebih cepat dari tanggal yang diberikan pemerintah).

Angka ini mempertegas bahwa periode Festival Songkran masih menjadi salah satu masa paling rawan di jalan raya di Thailand.

Berkendara dalam kondisi mabuk

Potret Festival Songkran (pixabay.com/zixww2020)

Wakil Juru Bicara Pemerintah Thailand, Lalida Persvivatana, menyampaikan Kementerian Pariwisata dan Olahraga bersama Biro Polisi Pariwisata, serta sejumlah instansi terkait terus melakukan pengawasan ketat selama periode yang dikenal sebagai “tujuh hari berbahaya.”

Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan tetap terjaga, sekaligus meningkatkan rasa percaya wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, selama perayaan berlangsung. Mayoritas insiden diketahui berkaitan dengan konsumsi alkohol saat berkendara.

Dari total 1.750 pelanggaran lalu lintas yang tercatat, sekitar 92 persen di antaranya melibatkan pengemudi dalam kondisi mabuk. Beberapa wilayah seperti Chiang Mai, Nonthaburi, dan Samut Prakan menjadi daerah dengan kasus tertinggi.

Pengawasan diperketat di berbagai destinasi wisata utama, sedangkan layanan bantuan seperti hotline Polisi Pariwisata juga disiagakan selama 24 jam. Jika wisatawan membutuhkan bantuan, hubungi Pusat Bantuan Wisatawan (TAC) di seluruh negeri atau hotline Polisi Pariwisata di 1155.

Situasi ini menunjukkan di balik keseruan Festival Songkran, aspek keselamatan tetap menjadi perhatian utama yang tidak boleh diabaikan. Pemerintah Thailand pun terus mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk lebih bertanggung jawab, terutama dengan menghindari kebiasaan berkendara dalam kondisi mabuk.

Bagi kamu yang sedang berlibur ke Thailand, khususnya untuk mengikuti Festival Songkran, selalu berhati-hati, ya! Utamakan keselamatan dan kenyamanan di atas segalanya!

Editorial Team