potret suasana Pengyu Kopitiam (instagram.com/pengyukopitiam)
Jika setelah menyusuri Kayutangan perutmu mulai keroncongan, spot terakhir ini adalah pilihan yang tepat untuk mengisi energi. Berlokasi di area pertokoan lama Kayutangan, tepatnya di Jalan Jenderal Basuki Rahmat, Kauman, Kecamatan Klojen, ada Pengyu Kopitiam yang telah berdiri sejak 2022. Namun, sejarah tempat ini ternyata jauh lebih panjang. Awalnya tempat ini merupakan bangunan tempat pangkas rambut legendaris sejak tahun 70-an dengan nama Pangkas Rambut Sahabat.
Pengyu Kopitiam sendiri merupakan gabungan dari kedai kuliner yang cukup terkenal di Malang, yaitu Depot 2 Legenda dan Toko Kopi Kongca. Salah satu menu yang wajib kamu coba di sini adalah Mie Kwa dengan kuah kari kental dan bumbu otentik Pengyu. Namun, jika kamu sedang kurang selera makan berat, kamu bisa mencoba Roti Gandum Srikaya Butter dan Butter Coffee yang menggugah. Terdapat juga Es Milo Melayu, Es Kopi O, dan Teh Tarik panas yang menjadi best seller mereka.
Nah, soal harga kamu tidak perlu khawatir. Menu-menu di Pengyu Kopitiam dibanderol mulai dari Rp5 ribu hingga Rp30 ribuan sehingga cukup ramah di kantong. Kedai ini buka setiap hari kecuali Kamis, pukul 07:30–21:00 WIB.
Keempat spot di atas bukan sekadar tempat untuk bersinggah, makan, atau berfoto. Masing-masing spot ini menjadi bagian dari pengalaman walking tourism yang seru, unik, dan tidak monoton. Untuk mendapat pengalaman yang lebih maksimal, kamu bisa menyusuri Kampung Kayutangan dari arah utara menuju selatan. Perjalanan bisa dimulai dari Toko Meru untuk berburu pernak-pernik unik dan kreatif. Dilanjutkan menuju Bougenville Cafe untuk beristirahat sejenak menikmati kopi dalam suasana Jawa tempo dulu, sekaligus berburu foto di bawah rimbunnya bunga bougenville. Setelah itu, beranjak menuju Kios Mera untuk menikmati suasana gang dan berfoto dengan latar belakang estetis. Terakhir, perjalananmu bisa ditutup dengan semangkuk Mie Kwa dan segelas teh tarik suguhan Pengyu Kopitiam yang akan menghangatkanmu di tengah suasana dinginnya Malang.
Menikmati walking tourism di Kayutangan Heritage bisa dengan berbagai cara. Ini bukan tentang destinasi yang kamu tuju, tapi juga tentang apa yang kamu temukan di sepanjang perjalanan karena tiap langkah membawa pengalaman dan cerita yang berbeda. Jadi, sudah siap mengunjungi Kayutangan sebagai destinasi wisata berikutnya?