Haramain Express (commons.wikimedia.org/Glory20)
Setiap kunjungan dengan visa multiple entry mengharuskan jemaah membeli paket layanan dari penyedia yang disetujui di platform Nusuk. Isi paket dapat berbeda sesuai pilihan yang tersedia. Dalam layanan Nusuk Umrah, paket tertentu mencakup akomodasi di Makkah dan Madinah, makanan, transportasi antarkota, penerbangan, serta layanan pemesanan kunjungan ke Raudah. Namun, tidak semua fasilitas tersebut otomatis termasuk dalam setiap paket.
Sebelum membayar, periksa rincian paket untuk mengetahui apakah harga sudah mencakup hotel, berapa malam menginap, apakah transportasi dari bandara dan perjalanan Makkah–Madinah tersedia, serta apakah tiket pesawat dan makanan termasuk di dalamnya. Jemaah juga perlu membedakan izin umrah dari pemesanan kunjungan ke Raudah di Masjid Nabawi karena keduanya merupakan layanan yang berbeda. Izin umrah harus diterbitkan melalui aplikasi Nusuk dengan tanggal yang sesuai dengan paket yang disetujui, sedangkan pemesanan Raudah perlu diperiksa tersendiri sesuai prosedur yang berlaku.
Untuk kunjungan berikutnya, jemaah harus membeli paket baru dan mengurus izin umrah sesuai jadwal perjalanan terbaru. Durasi paket tidak boleh melebihi sisa hari tinggal yang tersedia pada visa. Status visa yang dinonaktifkan setelah kepulangan juga baru dapat diaktifkan kembali setelah persyaratan untuk kunjungan selanjutnya terpenuhi.
Kebijakan visa Umrah multiple entry bisa menjadi pilihan menarik bagi jemaah yang ingin memiliki kesempatan lebih fleksibel untuk kembali ke Tanah Suci. Namun, manfaatnya bagi setiap orang tentu bergantung pada kebutuhan perjalanan, anggaran, dan frekuensi umrah yang direncanakan. Apakah menurutmu visa ini akan memudahkan jemaah yang ingin beribadah ke Tanah Suci lebih dari sekali dalam setahun?